• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Kesehatan

Sedang Dikaji dan Diuji Coba Tiga Vaksin Anak 5–11 Tahun

by Avesiar
28 Oktober 2021 | 16:55 WIB
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
A A
Sedang Dikaji dan Diuji Coba Tiga Vaksin Anak 5–11 Tahun

Ilustrasi. Pemeriksaan suhu pihak sekolah kepada murid sebelum dan sepulang sekolah. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan masih mengkaji dan menguji coba kemungkinan pemberian vaksin kepada anak-anak usia 5-11 tahun yang berada di Sekolah Dasar. Ada 3 jeni svaksin yang diujicobakan yaitu Sinovac,,Sinopharm, dan Pfizer. Foto : dok. avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Pemberian vaksin Covid-19 untuk anak usia 5 hingga 11 tahun masih dalam proses pengkajian Pemerintah. Ada beberapa pertimbangan yang membuat pemerintah tidak segera melakukan vaksinasi anak usia di bawah 12 tahun.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan, pemberian vaksin anak usia 5–11 tahun belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab, pemerintah harus menunggu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan emergency use authorization (EUA).

”Diharapkan segera mungkin (EUA) dikeluarkan setelah di negara asalnya digunakan untuk anak di bawah 12 tahun,” ungkap Budi dilansir jawapos.com.

Dalam mengeluarkan EUA, BPOM menggandeng ITAGI dan ahli. Itu dilakukan sebagai langkah hati-hati dalam memberikan izin penggunaan vaksin pada kondisi darurat. Sejauh ini ada tiga vaksin yang sedang diuji coba untuk anak usia 5–11 tahun. Yakni, Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer.

“Rencananya setelah itu (EUA, Red) keluar, asumsinya akan bisa digunakan pada 2022,” ujar Budi.

Vaksinasi dengan sasaran anak memang tidak direncanakan sejak awal. Anak usia 12–17 tahun, misalnya, baru bisa mendapatkan vaksin Covid-19 pada Juli lalu. Sedangkan vaksinasi telah dimulai pada Januari. Dengan menambahkan usia 12–17 tahun, sasaran vaksinasi menjadi lebih banyak.

Hingga kemarin (27/10), baru sekitar 14,5 persen dari sasaran vaksinasi kelompok usia 12–17 tahun yang mendapatkan dosis pertama. Sedangkan yang sudah mendapatkan dosis lengkap mencapai 11,7 persen. Secara total, lebih dari 115 juta warga Indonesia yang mendapatkan dosis pertama dan 70 juta di antaranya telah menerima dosis lengkap.
“Vaksinasi remaja atau kelompok usia 12 hingga 17 tahun harus kita percepat karena sangat penting untuk memberikan perlindungan dan rasa aman dalam pelaksanaan PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Dia meminta para orang tua dan sekolah bisa mendorong vaksinasi bagi anak yang berusia di atas 12 tahun. Menurut dia, vaksinasi terbukti dapat mengurangi risiko sakit berat jika terinfeksi virus Covid-19.

Sementara itu, di Amerika Serikat, jalan bagi anak usia 5–11 tahun untuk mendapatkan vaksin Covid-19 kian dekat. Selasa (26/10) Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait yang dinaungi Badan Pangan dan Obat (FDA) melakukan pemungutan suara. Hasilnya, 17 orang setuju pemberian vaksin Covid-19 pada anak usia 5–11 tahun dan satu orang lagi memilih abstain. Tidak ada satu pun yang menolak.

Komite yang terdiri atas para pakar independen itu menyatakan bahwa manfaat pemberian vaksin jauh lebih besar daripada risikonya. Mulai melindungi kesehatan anak-anak hingga mengatasi berbagai masalah lainnya seperti akses pendidikan. Selama pandemi, sekolah-sekolah di seluruh dunia memang berlangsung secara online. Saat ini pun di banyak negara sekolah belum normal sepenuhnya, termasuk AS.

Setelah hasil voting keluar, FDA diharapkan segera memberikan izin secara resmi. Jika FDA sudah memberi lampu hijau, sekitar 28 juta anak-anak usia 5–11 tahun di AS bisa segera mendapatkan vaksin Covid-19. Diperkirakan, vaksin tersedia pada pertengahan November. Dosis untuk anak-anak telah dikurangi. Yaitu, hanya 10 mikrogram. Sedangkan dosis untuk orang dewasa 30 mikrogram.

Amanda Cohn, anggota komite yang berasal dari Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC), menjelaskan bahwa banyak anak yang tertular Covid-19 harus berada di ICU. Mereka juga membawa efek jangka panjang pasca penyembuhan. Banyak anak yang sekarat. Karena itu, dia merasa bahwa manfaat vaksin Covid-19 jauh lebih besar dibandingkan risikonya.

Secara teori, vaksin Covid-19 bisa menyebabkan miokarditis. Itu adalah peradangan pada otot jantung. ’’Ini adalah efek yang paling mengkhawatirkan, tapi kemungkinannya sangat rendah. Itu disebabkan dosis pada anak sudah dikurangi,’’ ujar dokter anak di Rumah Sakit Anak Philadelphia Paul Offit.

Meski begitu, beberapa pakar memperingatkan bahwa mereka tidak mendukung untuk mewajibkan vaksinasi di sekolah-sekolah. Hal itu harus menjadi keputusan pribadi keluarga yang bersangkutan.

Beberapa hari sebelumnya, pakar vaksin FDA Peter Marks menyatakan bahwa anak-anak yang berusia muda jauh dari bahaya Covid-19. Ada 1,9 juta penularan pada kelompok anak usia 11 tahun ke bawah dan 8.300 di antaranya dirawat di rumah sakit. Hanya sepertiganya yang membutuhkan perawatan intensif. Meski begitu, angka kematiannya mencapai 100 orang. Itu menjadikan Covid-19 sebagai 10 besar penyebab kematian pada anak-anak. (ard)

Tags: Pemerintah kaji dan uji coba tiga vaksin untuk anak-anak SDvaksinasi Covid-19 anak-anak usia 5-11 tahun di Indonesiavaksinasi Covid-19 pada anak-anak usia 5-11 tahunvaksinasi Covid-19 siswa Sekolah Dasar
ShareTweetSendShare
Previous Post

Apa Saja Manfaat dari Rutin Mengkonsumsi Jahe?

Next Post

Maknai Sumpah Pemuda, Astra Beri Award 11 Pemuda Pembawa Perubahan

Mungkin Anda Juga Suka :

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

...

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

15 Oktober 2025

...

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

27 Agustus 2025

...

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

26 Juni 2025

...

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

25 Juni 2025

...

Load More
Next Post
Maknai Sumpah Pemuda, Astra Beri Award 11 Pemuda Pembawa Perubahan

Maknai Sumpah Pemuda, Astra Beri Award 11 Pemuda Pembawa Perubahan

Elegannya Canda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Elegannya Canda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Discussion about this post

TERKINI

Kematian Capai 5120 Jiwa di Jerman Akibat Gelombang Panas Selama Juni, di Antaranya 2.950 Lansia

9 Juli 2026

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

8 Juli 2026

Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tempat Muktamar ke-35 NU, Siap Tampung Ribuan Peserta

8 Juli 2026

AS Berencana Menjual F-35 ke Turki, Israel Ketar-ketir

7 Juli 2026

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Negara Setara dengan Terorisme, Perpres Nomor 111 Tahun 2025 Disahkan

6 Juli 2026

Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei Dihadiri Jutaan Orang dan Teriakan “Matilah Amerika dan Israel”

5 Juli 2026

Daftar Kebiasaan Kecil yang Membantu Jalani Hidup Lebih Bahagia dan Sehat, Nomor 8 Cukup Menantang

4 Juli 2026

Warga Nahdliyin Diminta Gelar Munajat dan Riyadhoh Jelang Muktamar Ke-35 NU

4 Juli 2026

Aplikasikan 11 Tips Keuangan di Masa yang Tidak Menentu

3 Juli 2026

Perilaku LGBT Tidak Normal dan Ilegal, Ketum MUI Merespons Menteri HAM Pigai

2 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video