Avesiar.com
Siapa yang tidak mengenal Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz, salah seorang ulama besar yang lahir di zaman modern ini. Habib Umar sudah sejak belia telah mempelajari sejumlah ilmu agama seperti Fiqih, Al-Hadits, Ushul Fiqih, dan Tauhid. Keilmuannya ulama karismatik ini disegani oleh umat Islam di seluruh dunia.
Sebagai zuriah atau keturunan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Ulama Islam berpengaruh kelahiran Yaman, 27 Mei 1963 ini berperan penting dalam dakwah Islam. Bahkan, hampir sepanjang tahun, beliau mengunjungi berbagai negara di seluruh dunia untuk berdakwah. Beberapa negara yang kerap dikunjungi Habib Umar di antaranya Lebanon, Suriah, Aljazair, Kenya, Afrika Selatan, India, Indonesia, dan masih banyak lagi.
Habib Umar bin Hafidz senantiasa berpesan kepada umat Islam di dunia melalui kata-katanya yang bijak. Berikut di antaranya :
- “Mata yang memandang rendah terhadap orang lain, adalah mata yang tak layak melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.”
- “Ketahuilah, setiap yang keluar daripada lidah kita akan dibayar dengan pahala atau azab di hari kiamat nanti.”
- “Di antara pintu masuknya syaitan ke dalam hati seseorang adalah perasaan terburu-buru untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya.”
- “Sungguh celakalah orang orang yang tidak melihat wajahnya Nabi Muhammad di akhirat kelak, yaitu orang-orang yang mengagungkan para pemain bola dan para artis lebih dari mengagungkan Rasulullah SAW dan para sahabat RA.”
- “Layanilah orang tuamu seperti raja, maka rezekimu juga akan menjadi seperti raja.”
- “Jika jernih keadaan seorang mukmin, maka dia tak akan sabar untuk zikir kepada Allah.”
- “Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah, maka Allah akan penuhi hatinya dengan rahmat dan ketenangan di setiap waktu.”
- “Didiklah mata hati supaya jangan memandang hina pada orang lain walaupun dengan ahli maksiat.”
- “Suatu saat kau akan dapati sesuatu yang kau pinta dari Allah sejak lama, mungkin sejak masa kecilmu yang bahkan kau sudah lupakan itu, tapi Allah tak akan melupakannya”
- “Jika kaulihat seseorang jauh dari Tuhannya, jangan kau ejek dia. Allah lebih dekat kepada pendosa ketimbang orang-orang yang sombong.”
- “Jika kamu ingin untuk berada dekat dengan Nabi Muhammad, maka kamu perlu untuk bangun malam dan melaksanakan Tahajjud.”
- “Bila aku merasa harus membalas kejahatan orang terhadapku, aku teringat Rasulullah ketika beliau dilempari batu, dipukul, dan diusir dari Thoif, maka beliau hanya berdoa kebaikan dan hidayah untuk seluruh kampung tersebut, Shalallahu Alaihi Wasallam.”
- “Ramai wanita yang meniru wanita-wanita di televisi, sehingga mereka tidak kenal lagi siapa Sayyidatina Fatimah Binti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.”
(ard)











Discussion about this post