Avesiar – Jakarta
Sedang beroperasi saat ajang WSBK Mandalika berlangsung, empat pencopet asal Jakarta berhasil ditangkap Polisi. Salah seorang dari mereka akhirnya baru terungkap pada hari terakhir balapan WSBK di Sirkuit Mandalika.
Identitas copet itu terungkap, di mana tiga di antaranya memiliki hubungan darah. Dilansir tempo.co, mereka adalah DC (45), suami dari LA (41). Kedua pasangan itu diketahui membawa seorang anak perempuannya bernisial DA (24). Sedangkan satu perempuan lagi adalah tetangganya, AW (34).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kombes Pol Hari Brata menjelaskan bahwa pencopet tersebut memang sudah terbiasa menjalankan operasi di ajang balap internasional. Bahkan mereka pernah beraksi di Sirkuit Sepang, Malaysia.
“Jadi mereka ini sudah spesialis yang melancarkan aksi kalau ada event-event seperti ini (ajang balap). Seperti di Sirkuit Sepang, Malaysia, Singapura, itu mereka pernah (beraksi). Yang paling sering itu di Batam, di sana mereka bisa dapat puluhan handphone,” ujar Hari, dikutip dari Antara.
Empat pencopet itu nyatanya sudah berniat nonton ajang balap untuk melakukan aksi tak terpujinya. Bahkan, mereka berlaku seperti pengunjung biasa dengan membeli tiket dan menginap di hotel sekitaran Sirkuit Mandalika.
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa aksi kotor ini terungkap setelah salah satu petugas kepolisian melihat langsung aksi pencopet. Keempat pencopet itu dilaporkan berhasil mendapatkan barang dalam operasinya di tribun Sirkuit Mandalika.
“Jadi awalnya salah seorang pelaku tertangkap tangan oleh anggota berpakaian preman yang kita sebar di tribun. Jadi satu dapat di TKP (tribun penonton), lainnya tertangkap di Pelabuhan Lembar,” kata Artanto. (ros)












Discussion about this post