Avesiar – Jakarta
Kejahatan genosida yang dilakukan oleh pasukan Israel berupaya disembunyikan dengan memindahkan jutaan ton puing dari wilayah tersebut, kata sebuah kelompok hak asasi manusia pada hari Senin, dikutip dari The New Arab, Rabu (5/8/2026).
Tentara dan kontraktor, disebut oleh Euro-Med Human Rights Monitor, telah membersihkan setidaknya 10 juta ton puing dari dua pertiga wilayah Gaza yang saat ini berada di bawah kendali Israel.
Organisasi tersebut mengatakan telah melacak hampir 100 truk yang meninggalkan Gaza setiap hari membawa puing ke lokasi yang tidak diungkapkan di Israel dan Tepi Barat yang diduduki.
Kontraktor sipil mengoperasikan sekitar 400 alat berat untuk merobohkan bangunan, meratakan tanah, dan membersihkan puing dari lokasi kejadian.
“Pemindahan puing secara sistematis dengan kecepatan ini menyembunyikan bukti kejahatan mengerikan yang dilakukan Israel di Gaza, terutama yang terkait dengan genosida, seperti eksekusi tanpa pengadilan dan pembunuhan warga sipil tak bersenjata,” kata Euro-Med.
Situs-situs tersebut, lanjut Euro-Med, perlu diperiksa dengan cermat dan diselidiki secara menyeluruh oleh pihak berwenang sebelum intervensi apa pun yang dapat mengubah atau menghapus ciri-cirinya,” tambah laporan itu.
Laporan tersebut menyatakan bahwa operasi tersebut dapat menghancurkan bukti kejahatan yang sedang diselidiki oleh Mahkamah Pidana Internasional secara permanen, yang pada tahun 2024 mendakwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya atas kejahatan perang.
Militer Israel telah menghancurkan sebagian besar Gaza menjadi puing-puing sejak Oktober 2023. Ribuan serangan udara dan penghancuran terkontrol telah menghapus seluruh kota dari peta, mengubah sebagian besar wilayah menjadi tanah tandus.
Penghancuran tersebut telah meninggalkan lebih dari 68 juta ton puing, berdasarkan penilaian kerusakan yang diterbitkan oleh PBB, Bank Dunia, dan Uni Eropa pada bulan April.
Militer Israel telah menghancurkan atau merusak lebih dari 80 persen dari semua bangunan di Jalur Gaza, termasuk lebih dari tiga perempat rumah.
Penilaian tersebut memperkirakan biaya rekonstruksi lebih dari 71 miliar dolar, dengan lebih dari 1,7 miliar dolar dibutuhkan hanya untuk membersihkan puing-puing. (ard)











Discussion about this post