Avesiar – Depok
Gelombang Omicron menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, tidak akan lama. Paling tidak, katanya, hanya dalam hitungan dua minggu kasus bakal kembali mereda.
“Harusnya dalam hitungan dua minggu, insya Allah mudah-mudahan kasus sudah mulai turun dan seterusnya,” kata Ridwan Kamil saat mengunjungi Kota Depok, Senin (14/2/2022).
Pria yang akrab disapa RK itu mengungkapkan, alasan dia bisa memprediksi hal itu karena selain tingkat fatalitas Omicron yang rendah, juga pada pekan ini, angka jumlah kasus aktifnya sudah seperti puncak Delta atau gelombang kedua.
“Kasus aktif saat ini sudah 25 ribuan kasus (seperti puncak Delta), jadi mudah-mudahan kita bisa normal lagi,” kata Ridwan Kamil, dilansir tempo.co.
Gubernur Jaawa Barat itu pun mengatakan bahwa varian Omicron ini lebih mudah ditangani hanya dengan isolasi mandiri di rumah masing-masing, mengingat tingkat case fatality rate (CFR) atau tingkat keparahan penyakit tidak setinggi Delta.
“Dari hasil kita rapat kita dengan Kemenkes, Delta itu bahayanya 13 kali lebih tinggi dari flu biasa, tapi kalau Omicron itu hanya 1,3 kali. Jadi sudah semakin turun daya bahayanya. Tapi daya tularnya tinggi, itulah kenapa di Depok sekarang kasus hariannya masih tinggi,” kata dia.
Disebutkannya, 95 persen kasus Omicron di Jawa Barat itu tidak ada gejala dan gejala ringan. Sehingga arahannya untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Kecuali kalau rumahnya tidak memadai dan membahayakan anggota keluarga lain, baru masuk isolasi terpusat,” ujarnya. (ard)













Discussion about this post