Avesiar – Jakarta
Larangan membenci dan menyakiti Ahlul Bait Rasulullah SAW banyak dijelaskan di dalam Al Qur’an dan Hadits. Karenanya, setiap Muslim harus berhati-hati jangan sampai membenci salah seorang diantara Ahlu Bait Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Hal ini akan membahayakan iman dan kehidupannya serta akan termasuk orang-orang yang menyusahkan beliau.
Dikutip dari ngajisalafi, Kamis (5/5/2022), para ulama menyebutkan hadits-hadits yang menerangkan bahwa orang-orang yang menyakiti Ahhlul Bait Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berarti ia telah menyakiti Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Dan barang siapa yang menyakiti Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, maka sama dengan menyakiti Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan ia berhak memperoleh kutukan serta siksaan. Hal ini seperti tercantum dalam al-Qur’an:
“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi mereka.“ (QS. al-Ahzab ayat:57)
“Dan kamu tidak boleh menyakiti (hati) Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.” (QS. Al-Ahzab:53)
Adapun dalil dalil-dalil hadist disebutkan sebagai berikut:
“Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabdah sedangkan beliau diatas mimbar, “Apa keadaan kaum yang menyakiti aku dalam nasab dan kerabatku. Ingat!!! Barang siapa yang menyakiti keturunanku dan orang-orang yang mempunyai hubungan denganku, berarti ia telah menyakiti aku dan barang siapa yang menyakiti aku, maka ia benar-benar menyakiti Allah ta’ala.” (HR. Thobrani dan al-Baihaqi)
“Sesungguhnya saya memerangi orang-orang yang memerangi Ahli Baitku, dan saya memberi jaminan selamat kepada orang-orang yang berdamai dengan Ahli Baitku.” (H.R at-Turmudzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)
“Sesungguhnya Allah melarang masuk surga bagi orang-orang yang menganiaya Ahli Baitku atau orang-orang yang memerangi mereka atau orang yang membantu orang lain untuk memerangi mereka dan atau orang-orang yang mencaci mereka.” (HR. Imam Ahmad)
“Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: andaikata seseorang laki-laki berdiri antara Hajar aswad dan Maqom Ibrahim melakukan sholat dan puasa, kemudian meninggal dunia sedangkan ia membenci Ahli bait Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, maka ia masuk akan masuk neraka.” (HR. At-Thobrani dan al-Hakim).
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda: “Allah menjadi sangat murka terhadap orang-orang yang menyakiti aku (nabi) tentang keluargaku.” Wallahua’lam. (dwi)











Discussion about this post