Avesiar – Jeddah
Remaja Saudi berusia 14 tahun berhasil memegang gelar Guinness World Record sebagai penulis termuda dari serial novel.
Ritaj Al-Hazmi pertama kali dicatat namanya pada tahun 2020 oleh lembaga pemberi gelar rekor dunia untuk pencapaian ini.
Dilansir Arab News, Kamis (14/7/2022), Al-Hazmi mulai menulis cerita pendek pada usia enam tahun dengan dukungan keluarganya, yang mengirimnya ke kursus menulis kreatif khusus.
Dia menerbitkan dua novel berbahasa Inggris pertamanya “Treasure of the Lost Sea” dan “Portal of the Hidden World” pada tahun 2019, ketika dia berusia 10 tahun. Pada tahun 2021, dia menerbitkan novel ketiganya “Beyond the Future World.”
Dia baru saja menyelesaikan novel baru, “The Passage to the Unknown,” dan sedang bersiap untuk diterbitkan.
Remaja wanita itu mengatakan dia ingin menginspirasi orang lain untuk membaca dengan menghasilkan karya-karya ini.
Dia mengatakan kepada Saudi Press Agency bahwa dia saat ini sedang mengerjakan novel fiksi ilmiah berjudul “The Day Before 2050,” tentang potensi bahaya perubahan iklim bagi manusia dan hewan.

Dia baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel tentang masalah ini, dan mengatakan dia memilih judul itu karena 2050 adalah tanggal yang ditetapkan oleh banyak negara untuk mencapai emisi nol bersih.
Al-Hazmi tetap mendedikasikan dirinya untuk rajin menulis.
“Saya butuh waktu sekitar satu tahun untuk menulis buku, tergantung jenis bukunya. Mekanisme penulisan yang saya ikuti adalah salah satu metode internasional paling terkenal yang disebut ‘Save The Cat Method’, yang tergantung pada pembagian komposisi novel menjadi poin-poin utama. Selain itu, beberapa aplikasi elektronik membantu saya mengatur ide-ide saya dan memastikan urutan peristiwa yang benar dalam novel saat menulis, dan (saya) merujuknya sebelum tahap proofreading,” bebernya.
Al-Hazmi berterima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung seniman di tanah air.
Ayahnya Hussain Al-Hazmi bangga dengan prestasinya. “Mendapatkan gelar ini adalah salah satu penghargaan terpenting yang dia terima, dan saya sangat senang untuknya bahwa dia dapat mencapai tujuannya dan mewujudkan mimpinya,” kata dia bangga. (ard)













Discussion about this post