• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ave Menulis

‘Pelanggaran’ Manis Prof Deddy Mulyana, Menulis “Pada Suatu Musim Semi”

by Ave Rosa
8 Juni 2022 | 17:02 WIB
in Ave Menulis
Reading Time: 3 mins read
A A
‘Pelanggaran’ Manis Prof Deddy Mulyana, Menulis “Pada Suatu Musim Semi”

‘Pelanggaran’ manis Prof Deddy Mulyana, menulis kumpulan cerpen fiksi Islami dalam buku berjudul “Pada Suatu Musim Semi”. Ave Rosa memegang buku karya Prof Deddy Mulyana. Foto: Nur Khotijah/Avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Oleh: Ave Rosa A. Djalil, Wartawan Berpengaruh

Sebenarnya saya sangat jarang serius menulis untuk mengomentari hal-hal tertentu yang berkembang di masyarakat atau tentang orang-orang tertentu. Saya lebih suka memengaruhi orang melalui judul dari berita-berita umum dan internasional yang saya tampilkan.

Tapi Profesor yang maestro di dunia komunikasi Indonesia ini seperti ‘memaksa’ saya untuk mengomentari salah satu buku barunya. Apalah daya saya, bagaikan murid, di hadapan guru besar fakultas komunikasi Universitas Padjajaran Bandung 2008 – 2016, yang seorang penulis kelas dunia dari begitu banyak buku-buku berpaham komunikasi.

Baru-baru ini, sebuah pesan Whattsapp masuk ke ponsel saya, dari pria yang suka berpeci hitam itu.

“Ave, saya mau kirim buku kumpulan cerpen terbaru saya. Minta alamatnya.”

Begitu bunyi pesannya. Dan alamat rumah saya berikan.

Cerpen? Buku kumpulan cerpen terbaru? Jujur, saya belum lama-lama amat mengenal secara langsung profesor yang bagi saya cukup low profile itu. Semua orang-orang komunikasi, utamanya di Indonesia, mengenal dia banyak dari buku-buku komunikasi besutannya. Sebagai panduan, bahan referensi, perbandingan, dan macam-macam alasan.

Bacaan Terkait :

Prof Deddy dan Saya, Communication and Mass Media

Munajat Cinta: Linangan Air Mata Zakariyah dan Tangisan Ruqayyah (bagian 3, habis)

Munajat Cinta: Linangan Air Mata Zakariyah dan Tangisan Ruqayyah (bagian 2)

Munajat Cinta: Linangan Air Mata Zakariyah dan Tangisan Ruqayyah (bagian 1)

Muhasabah Cinta: Jalan Pulang Menuju-Nya,Ketika Azzam Mengagumi Nadia (bagian 3, habis)

Muhasabah Cinta: Jalan Pulang Menuju-Nya, Ketika Azzam Mengagumi Nadia (bagian 2)

Muhasabah Cinta: Jalan Pulang Menuju-Nya, Ketika Azzam Mengagumi Nadia (bagian 1)

Load More

Selang sehari, buku tiba di rumah saya, sore hari. Istri menyampaikan bahwa ada paket datang. Saya yakin, ini pasti buku yang dimaksud. Malam hari, setelah waktu agak luang, saya buka amplop besar warna coklat dengan nama dan alamat rumah yang ditulis tangan oleh pemilik karya masyhur, “Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar” itu.

Usai merobek amplop, saya tarik buku yang bagi saya cukup tebal. Terpampang judul besar, “Pada Suatu Musim Semi”, diikuti sebuah tulisan kecil tepat di bawahnya, “Kisah hati yang bermuara”, tercetak di atas cover dengan paduan warna romantis biru awan, pink muda, dan putih. Syahdu.

Salah satu penggalan cerpen fiksi Islami yang menceritakan pengalaman spiritual Suzanne seorang mualaf yang tinggal di Washington DC. Foto: Ave Rosa/Avesiar.com

Saya penasaran dengan isinya. Di prakata, Prof Deddy mengatakan bahwa ini hasil penyaluran hobi lamanya yang tidak berpretensi sastra, saat dia mengisi waktu luang, di masa lalu, yang justru malah karya-karya awalnya.

Saya ibaratkan seperti Rhoma Irama yang awalnya adalah seorang penyanyi rock, ternyata belakangan menjadi Raja Dangdut. Pun halnya dengan Ahmad Albar, yang awalnya seorang penyanyi dangdut, kemudian cadas dengan lantunan lagu rock-nya hingga kini.

Penulis ilmiah di banyak media nasional itu blak-blakan menyebut karyanya ini kumpulan cerpen fiksi Islami. Berbanding terbalik dengan karya-karyanya yang biasa ‘menjerumuskan’ peminat bidang komunikasi semakin ‘dalam’ dengan konten ilmiah berbahasa popular dan santai.

Kontradiktif, mengernyitkan dahi. Saya geleng-geleng sambil sesekali tersenyum saat mulai membaca halaman-halaman awal dari kumpulan cerpen yang disebut fiksi Islami. Ini seriusan. Dia benar-benar menuliskannya. Seakan mengajak kita ke masa-masa mudanya yang penuh dengan pengalaman-pengalaman breathtaking (baca, memesona).

Tidak tanggung-tanggung, ada 22 cerita pendek fiksi Islami yang membuat kita ingin terus membaca dari satu cerpen, ke cerpen berikutnya. Ada cerminan realitas kehidupan, berbalut situasi kebatinan tentang pergulatan spiritual di sanubari setiap manusia. Bisa mencerminkan tentang kita, keluarga, teman, sekeliling, hal-hal terdekat dengan kita yang disambungkan menjadi tulisan penggugah oleh kelahiran 1958 itu.

Hidayah, Mencari Kedamaian, Bidadari Kerudung Biru, Hari yang Putih, Putri Mesir, Fatimah Suzuki, Gadis Sampul, Langit Makin Mendung, dan Sang Ustadzah. Kemudian; Jamilah Jackson, Azan Telah Memanggil, Khadijah Gonzales, Setelah Tujuh Lebaran, Lebaran di Marion, Sang Penyanyi, Berkurban di California, serta “Maafkan Aku, Mary!”.

Ditambah cerpen lainnya berjudul Rayuan sang Penelpon, Drama Kampung Dhuafa, Pada Suatu Musim Semi, Suatu Siang di Argo Parahyangan, dan Assalamualaikum Sakura San!, adalah perjalanan fiksi Islami dari kisah nyata pribadi-pribadi dengan berbagai latarbelakang dan kebangsaan dalam buku yang tergeletak di meja kerja saya saat menuliskan ini.

Bagi saya, ini sebuah ‘pelanggaran’ serius dari Prof Deddy Mulyana. ‘Pelanggaran’ yang manis. Yang kalau diteruskan, bisa jadi dia akan masuk dalam deretan penulis cerpen dan novelis lain yang masyhur di negeri ini. Wah! (Ave Rosa A. Djalil)

Tags: Ave Rosa A. DjalilBukuCerita PendekCerpenDeddy MulyanaDosen KomunikasiFakultas Ilmu KomunikasiFiksiFiksi IslamiGuru Besar FikomNovelPada Suatu Musim SemiPenulis InternasionalPerjalanan SpiritualProf Deddy MulyanaSpiritual Storyuniversitas padjajaran
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tidak Terpuji dan Melukai Perasaan Umat Islam, Respons MUI Atas Pernyataan Politisi India

Next Post

Pemilik JNE Loyalty Card (JLC) Dimanjakan dengan Aplikasi MY JNE 

Mungkin Anda Juga Suka :

Prof Deddy dan Saya, Communication and Mass Media

Prof Deddy dan Saya, Communication and Mass Media

26 Juli 2025

...

Ode untuk Mama, Sepanjang Masa

Ode untuk Mama, Sepanjang Masa

14 Maret 2024

...

‘Menyebalkannya’ Prof Deddy, Kenapa “Absurditas Komunikasi” untuk Pendekatan Kasus Baru Terbit

‘Menyebalkannya’ Prof Deddy, Kenapa “Absurditas Komunikasi” untuk Pendekatan Kasus Baru Terbit

27 Februari 2023

...

Cara Mudah Membuat Media Massa yang Tepat dan Bikin Untung

Cara Mudah Membuat Media Massa yang Tepat dan Bikin Untung

21 Juli 2022

...

Sembilanbelas Hari ‘Bersama’ Eril dan Seuntai Kisah Uwais al-Qarni

Sembilanbelas Hari ‘Bersama’ Eril dan Seuntai Kisah Uwais al-Qarni

15 Juni 2022

...

Load More
Next Post
Pemilik JNE Loyalty Card (JLC) Dimanjakan dengan Aplikasi MY JNE 

Pemilik JNE Loyalty Card (JLC) Dimanjakan dengan Aplikasi MY JNE 

PBB Umumkan Pendudukan oleh Israel Adalah Akar Penyebab Kekerasan di Palestina

PBB Umumkan Pendudukan oleh Israel Adalah Akar Penyebab Kekerasan di Palestina

Discussion about this post

TERKINI

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

27 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video