Avesiar – Jakarta
Pernyataan tentang bahayanya komunitas LGBTQ+ disampaikan seorang anggota parlemen Israel. Dilansir The New Arab, Kamis (22/6/2023), seorang anggota parlemen Israel yang terkenal karena membuat komentar yang mengatakan bahwa komunitas LGBTQ+ di negara itu lebih berbahaya bagi Israel daripada kelompok teror Negara Islam (ISIS).
Yitzhak Pindrus, anggota Knesset dari aliansi politik Yudaisme Taurat Bersatu – bagian dari pemerintahan sayap kanan Israel saat ini – mengatakan kepada saluran televisi Israel Channel 12 awal pekan ini bahwa komunitas LGBTQ+ adalah “hal paling berbahaya bagi Negara Israel – lebih dari IS, lebih dari Hizbullah, lebih dari Hamas”.
“Jika terserah saya, saya akan mencegah tidak hanya pawai kebanggaan tetapi juga seluruh gerakan,” kata Pindrus beberapa minggu setelah pawai kebanggaan berlangsung di Yerusalem dan Tel Aviv.
ISIS merebut sebagian besar wilayah Suriah dan Irak pada tahun 2014, mendirikan kekhalifahan yang pemerintahan barbarnya mencakup genosida dan perbudakan seks. Di antara target kelompok ekstremis adalah orang-orang LGBTQ+, dengan mereka yang diduga gay atau trans digantung atau dilempar dari atap gedung.
Pindrus adalah seorang konservatif religius yang memiliki sejarah membuat komentar mencela tentang orang-orang LGBTQ+, yang keberadaannya menurutnya bertentangan dengan ajaran agama Yahudi. (ard)













Discussion about this post