Avesiar – Jakarta
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES) yang rutin digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, dengan tema tahun ini “Mandiri Berprestasi Membangun Kemuliaan Generasi”, akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, 3 – 7 September 2023.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, KSM merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang sains bagi para siswa madrasah, baik jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun Madrasah Aliyah (MA).
“KSM merupakan wadah bagi siswa madrasah untuk berkompetisi dan mengembangkan bakat dan minat di bidang sains,” jelas Kang Dhani demikian sapaan akrabnya, di Jakarta, Kamis (31/8/2023), dikutip dari laman Kementerian Agama.
Menurut Kang Dhani, kompetisi tersebut bertujuan meningkatkan semangat siswa mengasah kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berlandaskan nilai-nilai agama, serta mengikuti budaya kompetitif yang positif. Sehingga anak-anak kelak menjadi insan-insan yang bermanfaat dan mampu bersinergi dengan situasi dan kondisi pada setiap zaman.
KSM, imbuhnya, juga bertujuan membentuk siswa madrasah yang memiliki akhlak mulia, kreatif, inovatif, dan berwawasan kebangsaan siswa Madrasah. Ajang itu juga membentuk siswa menjadi cerdas, sehat, disiplin, dan menguasai ilmu pengetahuan, serta teknologi.
Sesuai tema tersebut, Ramdhani berharap KSM 2023 akan melahirkan generasi muslim berprestasi dan kompeten yang akan berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa di masa yang akan datangi
“Anak-anakku harus semangat mengikuti KSM 2023 tingkat nasional. Tetap jaga sportifitas dan junjung tinggi integritas serta kejujuran dalam berkompetisi. Belajar itu harus, juara itu bonus,” pesan Ramdhani.
Plt. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Muchammad Sidik Sisdiyanto menambahkan, KSM Nasional merupakan puncak tahapan seleksi, sejak dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, hingga provinsi.
“Tahapan ini dimaksudkan untuk menjaring siswa terbaik per bidang studi KSM. Mereka akan mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu, atau penghargaan lainnya,” ujar Sidik.
“KSM Nasional dilaksanakan dengan menggunakan sistem yang disiapkan dan di bawah kendali Komite KSM Nasional berbasis elektronik, eksplorasi, dan eksperimen,” bebernya. (adm)













Discussion about this post