Avesiar – Malaysia
Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Mercu Buana untuk 300 Tenaga Kerja Indonesia di Penang, Malaysia, Ahad (28/1/2024), dibuka oleh Konsulat Jenderal Pulau Pinang Wanton Saragih bersama Rektor Universitas Mercu Buana Prof Dr Andi Adriansyah, M.Eng, para Wakil Rektor, pimpinan Permai, para Kaprodi, dan 90 dosen.
Dalam sambutannya Konsulat Jenderal Pulau Penang Wanton Saragih menyampaikan bahwa kehadiran Universitas yang ada di Indonesia dalam memberikan edukasi dan pelatihan bagi TKI sangat dibutuhkan.
“UMB adalah universitas pertama yang datang ke Pinang melakukan pelatihan dan literasi. Semoga akan ada universitas lain dari Indonesia yang mengikuti jejak Universitas Mercu Buana melakukan pengabdian masyarakat di Pinang, Malaysia,” bebernya.
Wanton juga berpesan kepada para TKI untuk melengkapi dokumen kerja sehingga pekerja dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi.
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Mercu Buana Prof Dr Andi Adriansyah, M.Eng menyampaikan tujuan pengabdian masyarakat ini agar dapat memanfaatkan teknologi terbaru bagi TKI, baik teknologi yang membantu pekerjaan, teknologi media dan teknologi industri sehingga memaksimalkan capaian pekerjaan.
“Pemanfaatan teknologi secara humanis sehingga sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan TKI di sini, penggunaan teknologi secara cerdas dengan emosi positif dalam membangun karir yang cemerlang,” ujar rektor yang memiliki keahlian di bidang robotik itu.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Rizki Briandana, menyampaikan bahwa Universitas Mercu Buana berkomitmen membangun negeri melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat bagi Tenaga Kerja Indonesia.
Menurut Rizki, saat ini kegiatan dilaksanakan di Malaysia, agenda berikutnya sangat mungkin ke Taiwan, Hongkong, dan negara lainnya, demi memberikan kontribusi yang optimal bagi Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. “Tema kegiatan pengabdian kami health communication, media literacyand enchancing employee well being for Indonesian workers in Malaysia,” ujarnya.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Dafit Feriyanto dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam ikut serta memberikan pelatihan bagi Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri, dalam hal ini yang bekerja Malaysia.
“Kami akan secara berkelanjutan untuk melakukan kegiatan ini, dalam upaya ikut serta berpartisipasi meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia,” kata dia.
Ketua Permai Pulau Pinang Eddy Virgo menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi pada Universitas Mercu Buana yang memberi perhatian pada TKI di Pinang dan berharap kerja sama pengabdian masyarakat dengan PERMAI (Pertubuhan Masyarakat Indonesia Pulau Pinang Malaysia) dapat terus berlanjut.
Rahmat (46) TKI yang menjadi peserta kegiatan ini merasa sangat senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut karena para dosen dari Jakarta memiliki perhatian pada pekerja yang berada di Pinang. Ia adalah salah satu TKI dari 300 peserta yang telah bekerja di Pinang selama 15 tahun dalam bidang manufaktur. (adm/srv)













Discussion about this post