• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nusantara Prestasi

Nama 23 Pahlawan Nasional dari Persyarikatan Muhammadiyah

by Avesiar
17 November 2024 | 23:28 WIB
in Prestasi
Reading Time: 6 mins read
A A
Nama 23 Pahlawan Nasional dari Persyarikatan Muhammadiyah

Nama 23 Pahlawan Nasional dari Persyarikatan Muhammadiyah. Gambar ilustrasi via laman Muhammadiyah.

Avesiar – Jakarta

Warga Muhammadiyah Indonesia perlu mengetahui tentang sepak terjang para pendahulunya dalam membela kemerdekaan Indonesia. Hal ini tentu sebagai bagian dari literasi, kebanggaan, serta menjadi motivasi untuk turut serta membangun bangun bangsa dan negara yang berintegritas bebas perilaku korupsi.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman Muhammadiyah, Ahad (17/2024), disebutkan bahwa hingga tahun 2023, Indonesia memiliki 206 pahlawan nasional dengan rincian 190 pahlawan berjenis kelamin laki-laki dan 16 pahlawan perempuan. Dari jumlah tersebut, 23 orang di antaranya berasal dari Persyarikatan Muhammadiyah.

Sekitar 11 persen dari 206 Pahlawan Nasional, kiprah yang diberikan kader-kader Muhammadiyah berasal dari beragam latar belakang seperti ulama, cendekiawan, politisi, hingga militer, yang banyak mengambil peran kunci pada situasi genting seperti saat persiapan kemerdekaan, proklamasi, agresi militer, hingga pasca kemerdekaan.

Nama 23 Pahlawan Nasional tersebut yaitu;

1. Ahmad Dahlan

Sebagai pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan membangun banyak prasyarat menuju kemerdekaan Indonesia dari pembangunan SDM, pemerataan sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan. Selain itu, ia memelopori alam pikiran Islam modern yang adaptif, dinamis, dan progresif.

Lahirnya banyak Pahlawan Nasional dari rahim Muhammadiyah merupakan bukti kesuksesannya. Atas jasa-jasanya, Pemerintah menetapkan sebagai Pahlawan Nasional dengan surat Keputusan Presiden no.657 tahun 1961.

Bacaan Terkait :

Asal-usul Muhammadiyah, Ormas Islam yang Memperkenalkan Sistem Pendidikan Modern dan Peduli Orang Miskin

Akselerasi Pendayagunaan Wakaf, Muhammadiyah Serukan Gerakan Jihad Berwakaf

Tempat Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Bandung dan Sekitarnya

Memperkuat Kolaborasi di Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Lima Hal yang Disampaikan Haedar Nashir Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-48

Anggota DPR RI Melani Leimena Suharli Putri Pahlawan Nasional Kunjungi RS Dr. J Leimena

Dukung Program Imunisasi dan Pencegahan Hoaks Soal Kesehatan

Load More

2. Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan)

Istri KH Ahmad Dahlan, Siti Walidah berperan dalam perjuangan Muhammadiyah merintis rekonstruksi peran perempuan yang lebih modern, aktif dan luas dalam urusan publik, keagamaan, dan perjuangan Nasional. Perempuan harus terdidik, tidak dibatasi oleh belenggu konservatisme, dan urusan domestik. Organisasi Aisyiyah, ia dirikan dalam rangka itu. Siti Walidahditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 22 September 1971 melalui SK No.042/TK/1971.

3. Soekarno

Ketua Bagian Pengajaran Muhammadiyah Bengkulu ini merupakan proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia. Di tingkat internasional, Sukarno memiliki pengaruh besar dengan Gerakan Non-Blok (GNB) di konferensi Asia-Afrika. Pemerintah memberinya anugerah pahlawan proklamator pada 1986 dan gelar pahlawan nasional pada 2012.

4. Fatmawati

Aktivis Nasyiatul Aisyiyah Bengkulu ini merupakan istri Sukarno. Bapak-ibunya juga aktivis militan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Ia  adalah orang pertama yang menjahit bendera Merah Putih yang kemudian dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Pemerintah menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2000 melalui Keppres RI No.118/TK/2000.

5. Jenderal Soedirman

Jenderal bintang lima pertama di Indonesia ini adalah anggota pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah dan guru HIS (SD) Muhammadiyah di Cilacap. Ia digelari sebagai Bapak TNI karena memimpin TKR dalam pertempuran Ambarawa, memimpin PETA melucuti senjata Jepang, mendirikan BKR, dan memimpin gerilya selama Agresi Militer II tahun 1948-1949. Pemerintah memberi gelar Pahlawan Nasional pada 10 Desember 1964 lewat Keppres No.314 Tahun 1964.

6. Soetomo

Pendiri Budi Utomo ini merupakan anggota PKO dan penasihat urusan kesehatan Muhammadiyah sejak 1925. Ia turut mendirikan RS Muhammadiyah Surabaya. Pemerintah mengangkatnya sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional lewat Surat Keputusan Presiden RI No.657/1961.

7. Haji Agus Salim

Di masa KH Ahmad Dahlan, Agus Salim adalah anggota Muhammadiyah. Perannya sangat banyak dalam perjuangan kemerdekaan. Selain menjadi anggota BPUPKI, Agus Salim memimpin sejumlah misi diplomatik ke Timur Tengah (1947) dan mewakili Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Ia juga beberapa kali menjabat Menteri Luar Negeri. Agus Salim dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional lewat Keppres No.657 pada 27 Desember 1961.

8. Mas Mansur

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (1937-1942) ini adalah anggota Empat Serangkai bersama dengan Hatta, Sukarno, dan Ki Hajar Dewantara. Ia pernah menjadi pemimpin Putera pada masa pendudukan Jepang. Mas Mansyur ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan SK No.162 Tahun 1964 pada 26 Juni 1964.

9. Djuanda Kartawidjaja

Digelari sebagai Bapak Maritim lewat Deklarasi Djuanda. Dengan latar belakang pengurus Muhammadiyah Tasikmalaya dan guru SMA Muhammadiyah Kramat, Jakarta, Djuanda juga memelopori dunia penerbangan nasional. Ia pernah menjabat sebagai Menhub, Menkeu, Menhan, dan Menteri PU. Djuanda diangkat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional lewat Keppres No.244 Tahun 1963.

10. Haji Fachrodin

Haji Fachrodin adalah tokoh pers, pendiri Suara Muhammadiyah. Ia adalah perintis Badan Penolong Haji Indonesia. Aktif dalam aktivisme politik di CDI dan PSI, serta pernah menjabat Sekretaris PP Muhammadiyah. Pemerintah menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional lewat Keppres  No.162 Tahun 1964.

11. Otto Iskandar Dinata

Dijuluki Si Jalak Harupat, Otto merupakan seorang guru di SMA Muhammadiyah Kramat Jakarta. Pernah menjadi anggota BPUPKI dan mempersiapkan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR). Usulnya agar Sukarno-Hatta dipilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden diterima secara aklamasi dalam sidang PPKI 18 Agustus 1945. Ia dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional lewat Keppres No.088/TK/1973, 6 November 1973.

12. Andi Sultan Daeng Radja

Pegiat Muhammadiyah Bulukumba ini adalah peserta Kongres Pemuda 1928 dan pemrakarsa PPNI. Beliau menjadi wakil Sulsel dalam sidang PPKI. Riwayat hidupnya penuh dengan aksi militan melawan kolonialisme di Indonesia. Pemerintah mengangkatnya sebagai Pahlawan Nasional lewat Keppres No.085/TK/2006.

13. Teuku H Muhammad Hasan

Mantan Mendikbud RI dalam Kabinet Darurat 1948-1949 ini adalah Konsul pertama Muhammadiyah di Kutaraja Aceh, 1927. Pernah menjadi wakil ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional melalui Keppres No.085/TK/2006.

14. Adam Malik

Anggota pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah ini adalah sosok yang menyiarkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-3, Menlu dan Ketua Majelis Umum PBB. Ia merupakan salah satu pendiri ASEAN dan Kantor Berita ANTARA. Melalui Keppres No.107/TK/1998 pada 6 November 1998, Adam Malik diangkat sebagai Pahlawan Nasional.

15. Buya Hamka

Ulama kharismatik Muhammadiyah ini adalah sastrawan, jurnalis, juga pejuang politik dan gerilya melawan pasukan Belanda dan Jepang di Sumatera Barat. Menjabat sebagai Ketua MUI pertama, Buya Hamka dianugerahi gelar Pahlawan Nasional lewat SK No.113/TK/2011.

16. Ki Bagus Hadikusumo

Ketua PP Muhammadiyah (1942-1953) merupakan anggota BPUPKI dan PPKI, dan menjadi tokoh kunci penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Terlibat dalam penyusunan  pembukaan UUD 1945. Pemerintah menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional lewat Keppres No.116/TK/2015.

17. Nani Wartabone

Tokoh Muhammadiyah asal Gorontalo ini merupakan pejuang militan melawan penjajah Belanda. Ia mendirikan Jong Gorontalo di Surabaya pada tahun 1923, menjadi Ketua PNI cabang Gorontalo, dan mendirikan Komite 12 pada 1941, sebuah untuk menghadapi Perang Pasifik. Nani Wartabone dikukuhkan sebagai pahlawan nasional melalui SK No.085/TK/2003.

18. Lafran Pane

Dibesarkan dengan pendidikan Muhammadiyah, Lafran Pane tumbuh menjadi aktivis politik. Ia ikut terlibat dalam penculikan Sukarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk mempersiapkan proklamasi. Dikenal sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Lafran Pane dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keppres No. 115/TK/2017.

19. AR Baswedan

Mubalig Muhammadiyah kelahiran Ampel, Surabaya, ini adalah anggota BPUPKI, BP-KNIP, parlemen dan Dewan Konstituante. Pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Penerangan Indonesia ke-2 era Kabinet Sjahrir. Misi Diplomatiknya ke Arab menghasilkan pengakuan kemerdekaan Indonesia secara de jure dan de facto dari Mesir. AR Baswedan ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan SK No.123/TK/ 2018.

20. Gatot Mangkupraja

Wakil Ketua PP Muhamadiyah ini merupakan anggota BPUPKI. Ia juga merintis pendirian pasukan sukarela Pembela Tanah Air (PETA). Gatot memperoleh anugerah gelar Pahlawan Nasional lewat SK Presiden No.089/TK/2004.

21. Letkol Mohammad Sroedji

Letkol Sroedji merupakan anggota pandu Hizbul Wathan Muhammadiyah. Ia gugur dalam peperangan melawan pasukan Belanda di desa Karang Kedawung Kedawung, Jember, 1949. Almarhum mendapatkan penghormatan Bintang Mahaputra lewat Keppres No.91/TK/2016.

22. Abdul Kahar Muzakkir

Abdul Kahar Muzakkir adalah anggota PP Muhammadiyah. Meski perjuangannya banyak di bidang pendidikan, ia juga terlibat dalam keanggotaan Panitia Sembilan jelang proklamasi 1945. Di masa revolusi, ia ikut membina mental milisi Angkatan Perang Sabil (APS). Gelar Pahlawan Nasional ia dapatkan lewat Keppres No.120/TK/2019.

23. Kasman Singodimedjo

Kasman merupakan Ketua Muhammadiyah Cabang Jakarta dan anggota PP Muhammadiyah. Di bidang militer ia pernah menjadi Komandan PETA dan BKR. Di bidang politik, menjabat sebagai anggota PPKI, Ketua KNIP, menjadi Jaksa Agung pertama RI, dan Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II. Kasman dianugerahi gelar pahlawan nasional berdasarkan Keppres No.123/TK/Tahun 2018.

(adm)

Tags: MuhammadiyahPahlawan NasionalPahlawan Nasional dari Muhammadiyah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kalah Tinju di Usia 58 Tahun, Mike Tyson Ternyata Sedang Berjuang dengan Beberapa Penyakit

Next Post

Inilah Nama Tokoh yang Hadir di Deklarasi Resolusi Jihad NU, Awal dari Peristiwa 10 November

Mungkin Anda Juga Suka :

Daftarkan Marbot Masjid Anda Ikut Program Terima Kasih Marbot LTM PBNU

Daftarkan Marbot Masjid Anda Ikut Program Terima Kasih Marbot LTM PBNU

24 Desember 2024

...

Apresiasi Siswa Madrasah Berprestasi, Berangkatkan 55 Orang Short Course ke China

Apresiasi Siswa Madrasah Berprestasi, Berangkatkan 55 Orang Short Course ke China

8 Desember 2024

...

Lima Juara MTQ Internasional Menerima Hadiah Rp125 Juta dari Kemenag

Lima Juara MTQ Internasional Menerima Hadiah Rp125 Juta dari Kemenag

23 November 2024

...

Kampus Terbanyak Raih Pendanaan Hibah LLDIKTI III, Mercu Buana Semakin Antusias

Kampus Terbanyak Raih Pendanaan Hibah LLDIKTI III, Mercu Buana Semakin Antusias

18 Juli 2024

...

Di Festival Muharram 1446 H RW 12 Villa Pamulang, Wali Kota Depok Menyerahkan Piala ke Juara Lomba Tahfidz

Di Festival Muharram 1446 H RW 12 Villa Pamulang, Wali Kota Depok Menyerahkan Piala ke Juara Lomba Tahfidz

16 Juli 2024

...

Load More
Next Post
Merayakan 1 Abad NU? Kenali 10 Tokoh Berpengaruh Berikut Profilnya

Inilah Nama Tokoh yang Hadir di Deklarasi Resolusi Jihad NU, Awal dari Peristiwa 10 November

Bikin Postingan di Truth Social Soal Mendeportasi Imigran Ilegal, Trump Ingin Gunakan Militer AS

Bikin Postingan di Truth Social Soal Mendeportasi Imigran Ilegal, Trump Ingin Gunakan Militer AS

Discussion about this post

TERKINI

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video