• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Riset

Penelitian Fikom Mercu Buana Mengungkap Media Online Kurang Perhatian Terhadap Isu Stunting

by Ave Rosa
20 Juni 2024 | 21:07 WIB
in Riset
Reading Time: 2 mins read
A A
Penelitian Fikom Mercu Buana Mengungkap Media Online Kurang Perhatian Terhadap Isu Stunting

Ketua tim peneliti Fikom Universitas Mercu Buana Prof. Dr. Suraya. M. Si. Foto: istimewa

Avesiar – Jakarta

Hasil penelitian terbaru Universitas Mercu Buana mengungkap minimnya perhatian media nasional terhadap isu stunting anak di Indonesia. Pengungkapan tersebut dikirimkan melalui siaran pers yang diterima redaksi Avesiar.com, Rabu (19/6/2024).

Penelitian dengan judul Child  Stunting:  Revealing  the  Lack  of  Concern  of  National  Media  in Indonesia, ini dipublikasikan dalam Profetik Jurnal Komunikasi oleh tim dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana media berita online di Indonesia membahas masalah stunting anak.

Penelitian yang dipimpin oleh Prof. Dr.Suraya. M. Si. dan timnya itu terdiri dari dua dosen Universitas Mercu Buana Nurhayani Saragih dan Afgiansyah, serta dua lainnya dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Wiwik Novianti dan S. Bekti Istiyanto.

Metode yang digunakan analisis konten digital dengan pendekatan kualitatif serta data dikumpulkan dari berita-berita yang diterbitkan oleh portal berita online selama bulan November 2022, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional.

Hasilnya menunjukkan bahwa portal berita dengan tingkat kesadaran tertinggi terhadap isu stunting adalah situs berita online Tribunnews yang menerbitkan sekitar 528 berita dari total 750 berita dianalisis.

Suraya menjelaskan, mereka menemukan bahwa meskipun ada beberapa media yang cukup aktif memberitakan isu stunting, secara umum, perhatian media nasional terhadap masalah ini masih kurang. “Kebanyakan berita yang dipublikasikan berkisar pada komitmen pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan program kampanye pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan penanganan stunting,” terangnya.

Penelitian tersebut menyoroti pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting. Media massa diharapkan dapat mendukung kampanye kesehatan pemerintah dengan memberikan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat.

Bacaan Terkait :

Persistensi Pung Purwanto Pemred Sindonews Memimpin Platform Media Online di Tengah Badai Hoaks

Mahasiswa FIKOM Mercu Buana Ajak Siswa Sekolah Master Indonesia Bersuara Lewat Karya Visual

Fikom Mercu Buana dan Pilah Sampah Melatih Pemilahan Sampah dengan Edukasi 3R serta Workshop Daur Ulang di SDN Pengadegan 03

Fikom Mercu Buana Meluncurkan Book Chapter dan Buku Karya Dosen Saat Inaugurasi ke-30

Mahasiswa Fikom Mercu Buana Latih OSIS SMA Perguruan Rakyat 3 Membuat Event

Kuliah Peduli Negeri Mahasiswa Fikom Mercu Buana Mengajak OSIS SMPN 195 Jakarta Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Mahasiswa KPN Fikom Mercu Buana Ajak Siswa TK Iqro Bogor Hidup Bersih dan Sehat

Load More

“Media memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran publik. Oleh karena itu, sangat penting bagi media untuk tidak hanya fokus pada isu-isu yang populer, tetapi juga memberikan sorotan pada isu-isu krusial seperti stunting,” tambah Suraya Mansur.

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan para peneliti dan praktisi komunikasi dapat memperdalam wawasan mereka tentang pentingnya peran media dalam kampanye kesehatan, serta mendorong media nasional untuk lebih proaktif dalam memberitakan isu-isu kesehatan yang krusial seperti stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, yang berdampak pada terganggunya perkembangan otak dan fisik anak. Menurut data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka stunting di Indonesia mencapai 24,4 persen, yang berarti satu dari empat anak di Indonesia mengalami stunting. Provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mencapai target penurunan stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024. Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menyatakan bahwa anggaran kesehatan tahun 2021 diprioritaskan untuk menangani enam masalah kesehatan utama, termasuk pencegahan stunting. (adm/pro)

Tags: Fikom Mercu BuanaFikom UMBIsu StuntingMedia Berita OnlineMedia OnlinePenelitian Fikom Mercu BuanaPenelitian KampusRiset AkademisiSitus Berita OnlineStuntingStunting pada Anak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tasyakuran Penutupan Haji, Indonesia Dijatah 221 Ribu Kuota Haji 1446 H

Next Post

Sepekan di Hotel Transit untuk Jalani Safari Wukuf, 300 Jemaah Lansia Sudah Kembali ke Kloter

Mungkin Anda Juga Suka :

Mengenal Sindrom Pria Kecil atau Napoleon Complex dan Risikonya

Mengenal Sindrom Pria Kecil atau Napoleon Complex dan Risikonya

16 Juli 2025

...

Benarkah? Ponsel Pintar Anda Adalah Parasit, Menurut Evolusi

Benarkah? Ponsel Pintar Anda Adalah Parasit, Menurut Evolusi

5 Juni 2025

...

Studi Pengobatan Kanker Diterbitkan Lagi, Ganja Medis Berpotensi Melawan Kanker

Studi Pengobatan Kanker Diterbitkan Lagi, Ganja Medis Berpotensi Melawan Kanker

18 April 2025

...

Alhamdulillah, Terobosan Medis Ini Membuat Anak-anak Tunanetra Dapat Melihat untuk Pertama Kalinya

Alhamdulillah, Terobosan Medis Ini Membuat Anak-anak Tunanetra Dapat Melihat untuk Pertama Kalinya

27 Februari 2025

...

Baik atau Burukkah Menggaruk Rasa Gatal pada Kulit? Penelitian Berikut Menjelaskannya

Baik atau Burukkah Menggaruk Rasa Gatal pada Kulit? Penelitian Berikut Menjelaskannya

30 Januari 2025

...

Load More
Next Post
Sepekan di Hotel Transit untuk Jalani Safari Wukuf, 300 Jemaah Lansia Sudah Kembali ke Kloter

Sepekan di Hotel Transit untuk Jalani Safari Wukuf, 300 Jemaah Lansia Sudah Kembali ke Kloter

Turki Tegas Mengajak Komunitas Internasional Mengakui Negara Palestina

Malaysia dan Tiongkok Serukan Gencatan Senjata Permanen Saat Israel Semakin Brutal Menginvasi Rafah

Discussion about this post

TERKINI

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

27 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video