• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Riset

Riset Dokter Peneliti Inggris, Rokok Elektrik Vape Juga Merusak Paru-paru Seperti Rokok Konvensional

by Ave Rosa
8 September 2024 | 23:09 WIB
in Riset
Reading Time: 3 mins read
A A
Rokok dan Candanya Para Kyai yang Diceritakan Gus Baha

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Rokok elektrik atau vape yang digadang-gadang lebih sehat dibandingkan rokok konvensional, ternyata juga merusak paru-paru. Dikutip dari The Guardian, Ahad (8/9/2024), berdasarkan penelitian yang menuai perdebatan baru mengenai risiko kesehatan dari rokok elektrik, rokok ini merusak paru-paru kaum muda seperti halnya merokok biasa.

Riset tersebut membandingkan pengguna rokok elektrik dan perokok dalam uji latihan berat dan menemukan bahwa kedua kelompok tersebut tampak kurang bugar dan lebih mudah kehabisan napas dibandingkan orang yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.

Peneliti dari Manchester Metropolitan University Dr. Azmy Faisal dan rekan-rekannya meminta 60 orang berusia 20-an untuk mencatat kapasitas paru-paru mereka dengan menghabiskan waktu di sepeda latihan statis. Dua puluh orang bukan perokok, 20 orang lainnya telah menggunakan rokok elektrik selama setidaknya dua tahun, dan 20 orang lainnya telah merokok konvensional selama setidaknya dua tahun.

Penghisap rokok elektrik memiliki “kapasitas latihan puncak” rata-rata, yaitu sebesar 186 watt, yang serupa dengan perokok konvensional sebesar 182 watt, tetapi jauh lebih rendah dibandingkan dengan nonperokok atau pengguna rokok elektrik (226 watt). Uji tersebut mengukur jumlah latihan fisik maksimum yang dapat dilakukan seseorang.

Para pengguna vape dan perokok konvensional kurang mampu menghirup oksigen, mereka masing-masing 2,7 liter dan 2,6 liter per menit, sedangkan mereka yang tidak merokok atau menggunakan vape sebesar 3 liter.

“Studi ini menambah bukti yang berkembang bahwa penggunaan vape dalam jangka panjang berbahaya dan menantang gagasan bahwa vape bisa menjadi alternatif yang lebih sehat daripada merokok”, kata Faisal dan rekan penulis studinya, yang mereka presentasikan pada hari Minggu di konferensi European Respiratory Society (ESC) di Wina.

Ditambahkannya, baik pengguna vape maupun perokok menunjukkan tanda-tanda bahwa pembuluh darah mereka tidak berfungsi sebaik kelompok yang tidak merokok dan tidak menggunakan vape, menurut tes darah dan pemindaian ultrasound.

Bacaan Terkait :

Memerangi Rokok, Prancis Rencananya Melarang Vape Sekali Pakai

Rokok Vape atau Tembakau, Risikonya Apa Saja

Load More

“Para perokok dan pengguna vape lebih sering kehabisan napas, mengalami kelelahan kaki yang hebat, dan memiliki kadar laktat yang lebih tinggi dalam darah mereka, tanda kelelahan otot, bahkan sebelum mereka mencapai tingkat latihan maksimal,” terangnya.

Proporsi orang dewasa di Inggris yang menggunakan vape telah meningkat secara stabil selama beberapa tahun terakhir, dari 4,2 persen pada tahun 2014 menjadi 11 persen, dengan banyak perokok menggunakannya sebagai cara untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Namun, proporsi remaja berusia 11 hingga 17 tahun yang menggunakan vape telah meningkat jauh lebih tajam selama periode yang sama, dari 1,3 persen menjadi 7,6 persen.

Peneliti medis telah menemukan bukti bahwa vape meningkatkan risiko kanker, karena mengubah DNA mereka, dan juga dapat merusak otak dan organ vital karena aerosol dan cairan rokok elektrik dapat mengandung jejak logam beracun seperti timbal dan uranium.

Ketua komite pengendalian tembakau ESC Dr Filippos Filippidis dan seorang pembaca kesehatan masyarakat di Imperial College London, mengatakan: “Vapes dijual dengan harga murah dan dalam berbagai rasa untuk menarik minat kaum muda. Akibatnya, kita melihat semakin banyak anak muda yang mulai terbiasa tanpa mengetahui konsekuensi jangka panjangnya terhadap kesehatan mereka,” ujarnya.

Dokter dan pembuat kebijakan, lanjutnya, perlu mengetahui risiko vaping dan harus melakukan semua yang kita bisa untuk mendukung anak-anak dan orang muda agar menghindari atau berhenti menggunakan vaping. (ard)

Tags: Bahaya Rokok ElektrikBahaya VapePenelitian RokokPerokok Mudarokok elektrikRokok KonvensionalvapeVape Merusak Paru-paru
ShareTweetSendShare
Previous Post

Menjadi Keledai di Siang Hari dan 5 Sifat Lainnya yang Allah Benci

Next Post

Pembaruan Kepemimpinan atau Kepemimpinan yang Membarui, Regenerasi yang Menyesuaikan Kebutuhan Zaman

Mungkin Anda Juga Suka :

Mengenal Sindrom Pria Kecil atau Napoleon Complex dan Risikonya

Mengenal Sindrom Pria Kecil atau Napoleon Complex dan Risikonya

16 Juli 2025

...

Benarkah? Ponsel Pintar Anda Adalah Parasit, Menurut Evolusi

Benarkah? Ponsel Pintar Anda Adalah Parasit, Menurut Evolusi

5 Juni 2025

...

Studi Pengobatan Kanker Diterbitkan Lagi, Ganja Medis Berpotensi Melawan Kanker

Studi Pengobatan Kanker Diterbitkan Lagi, Ganja Medis Berpotensi Melawan Kanker

18 April 2025

...

Alhamdulillah, Terobosan Medis Ini Membuat Anak-anak Tunanetra Dapat Melihat untuk Pertama Kalinya

Alhamdulillah, Terobosan Medis Ini Membuat Anak-anak Tunanetra Dapat Melihat untuk Pertama Kalinya

27 Februari 2025

...

Baik atau Burukkah Menggaruk Rasa Gatal pada Kulit? Penelitian Berikut Menjelaskannya

Baik atau Burukkah Menggaruk Rasa Gatal pada Kulit? Penelitian Berikut Menjelaskannya

30 Januari 2025

...

Load More
Next Post
Demo Masak Hasil Kolaborasi Kuliner Nicky Tirta Bersama Komunitas di Rumah Indofood JFK Kemayoran

Pembaruan Kepemimpinan atau Kepemimpinan yang Membarui, Regenerasi yang Menyesuaikan Kebutuhan Zaman

MAN Insan Cendikia Tanah Laut Meraih Juara 1 Samsung Innovation Campus, Inovasinya Berteknologi AI

MAN Insan Cendikia Tanah Laut Meraih Juara 1 Samsung Innovation Campus, Inovasinya Berteknologi AI

Discussion about this post

TERKINI

Iran Tetap Tekankan Jaminan Keamanan dan Kemerdekaan Teritorial Lebanon Atas Kesepakatan Iran – AS

15 Juni 2026

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

14 Juni 2026

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

Gempur Afrika Selatan 2 – 0, Kemenangan Tim Mexico Mengawali Pembukaan Piala Dunia 2026

12 Juni 2026

Lagi, Lewat Sosmednya Trump Sebut Serangan ke Iran Dibatalkan dan Mengklaim Kesepakatan Telah Disetujui

11 Juni 2026

SAPX Express Cetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Makro Ekonomi dan Raih 2 Penghargaan

11 Juni 2026

Pembukaan Seleksi Beasiswa S1 RMI NU ke Al-Azhar Mesir untuk 30 Peserta Dimulai 10 – 17 Juni

11 Juni 2026

Tidak Ada Takutnya, Iran Hantamkan Rudal ke Pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait

10 Juni 2026

Asperindo Desak Pembatalan Biaya Tarif Jasper dan SGHA Karena Efeknya Kenaikan Harga ke Konsumen

10 Juni 2026

Indonesia Raih Pengakuan di WSIS Prizes 2026 PBB Melalui 3 Inovasi Digital

10 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video