Avesiar – Jakarta
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan telah menyetujui penjualan senjata senilai 165 juta dolar kepada Israel untuk mendanai trailer tank tugas berat, dilansir The New Arab, Kamis (12/9/2024).
Pengiriman sejata tersebut diperkirakan tidak akan dilakukan hingga tahun 2027. Sistem tersebut meliputi suku cadang dan suku cadang perbaikan, peralatan, serta dukungan teknis dan logistik.
Amerika Serikat awal tahun ini, mengumumkan paket dukungan senjata senilai 20 miliar dolar untuk Israel yang mencakup jet tempur F-15. Seperti trailer tank, sistem tersebut tidak akan dikirimkan selama beberapa tahun dan tidak akan memengaruhi operasi militer Israel saat ini di tengah perangnya yang telah berlangsung selama 11 bulan di Gaza.
Israel dituduh secara sistematis melanggar hukum humaniter internasional melalui serangannya ke Gaza, yang telah menewaskan sedikitnya 40.878 warga Palestina dalam hampir 11 bulan perang.
Bukti telah menunjukkan bahwa senjata AS telah digunakan untuk melakukan pembantaian warga Palestina di Gaza, sementara Washington telah berulang kali menyediakan paket militer bernilai miliaran dolar untuk sekutunya, meskipun ada tentangan dari para aktivis dan anggota sayap kiri progresif AS. (ard)













Discussion about this post