Avesiar – Jakarta
Mantan kepala operasi militer Israel Mayor Jenderal Israel Ziv, mendesak Israel untuk menarik diri dari Gaza sesegera mungkin, dan menggambarkan situasi tersebut sebagai “rawa yang mengerikan”, dikutip dari TRT World, Sabtu (14/9/2024).
Ia, menurut Channel 12 Israel, mengkritik perang yang sedang berlangsung, dengan menyatakan bahwa Israel “terjebak di Gaza dan berdarah-darah.”
Perang tersebut, ditegaskan pria yang sebelumnya memimpin Divisi Gaza itu, telah menjadi sumber stabilitas politik bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya.
Kemudian Ziv menyarankan agar Netanyahu memperpanjang perang untuk mempertahankan posisi politiknya dan menunda persidangan korupsinya, yang dapat berujung pada hukuman penjara.
Setelah setahun mengalami apa yang disebutnya sebagai perang terpanjang dan paling melelahkan dalam sejarah Israel, ia menyebut bahwa negara tersebut mendapati dirinya terjebak dalam krisis keamanan berkelanjutan tanpa akhir yang terlihat.
Israel menghadapi tuduhan genosida atas tindakannya di Gaza di Mahkamah Internasional. (ard)











Discussion about this post