Avesiar – Jakarta
Hujan deras mengakibatkan banjir bandang di sepanjang Sungai Guadalupe di Texas pada Jum’at (4/7/2025) menelan korban sementara sekitar 24 orang tewas. Sementara sesaat kemudian tim penyelamat bergegas menyelamatkan puluhan korban yang terjebak oleh air tinggi atau dilaporkan hilang dalam bencana tersebut, kata pejabat setempat, dikutip dari The Guardian, Sabtu (5/7/2025) .
Kematian dan bencana melanda wilayah tersebut setelah hujan lebat yang hanya turun dalam waktu kurang dari satu jam, membuat sungai naik setinggi 26 kaki atau 7,9 meter.
Banjir menyapu rumah-rumah mobil, kendaraan, dan kabin liburan, tempat orang-orang menghabiskan akhir pekan 4 Juli, kata BBC. Tim pencari melakukan penyelamatan dengan perahu dan helikopter di air yang bergerak cepat yang melewati komunitas tepi sungai dan perkemahan musim panas anak-anak.
Sementara itu, menurut pihak berwenang, di antara yang hilang adalah 23 hingga 25 orang yang terdaftar sebagai orang hilang di sebuah perkemahan musim panas khusus perempuan Kristen yang terletak di tepi Sungai Guadalupe yang diguyur hujan, 65 mil (105 km) di barat laut San Antonio.
Disebutkan bahwa pencarian terhambat akibat terbatasnya akses ke area tersebut. Telepon tidak berfungsi, yang juga membuat komunikasi dengan warga menjadi sulit. Badan Cuaca Nasional AS mengumumkan keadaan darurat banjir bandang untuk beberapa wilayah di daerah Kerr, yang terletak di Texas Hill Country bagian tengah-selatan, menyusul hujan lebat.
Sedikitnya 24 korban tewas telah dipastikan akibat apa yang disebut kantornya sebagai “banjir dahsyat”, kata Sheriff daerah Kerr Larry Leitha.
Pengumuman keadaan darurat di beberapa daerah tersebut membuat Gedung Putih menawarkan bantuan tambahan.
Trump mengatakan “kami akan mengurus mereka,” ketika ditanya tentang bantuan federal untuk bencana tersebut, saat berbicara kepada wartawan di Air Force One, di penghujung acara publik pada hari Jumat.
Sedangkan wakil gubernur Texas Dan Patrick, pada konferensi pers pada Jumat sore, mengatakan 23 anak dari Camp Mystic, sebuah perkemahan musim panas Kristen swasta untuk anak perempuan, tidak diketahui keberadaannya dari 750 orang yang tinggal di sana pada saat itu.
Dan Patrick meminta orang-orang untuk menjauh dari daerah tersebut, dengan mengatakan divisi manajemen darurat Texas memiliki 14 helikopter dan ratusan pekerja darurat yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Menurut dia, Trump telah mendapatkan informasi tersebut dan dan menanggapi dengan kalimat, “Apa pun yang kami butuhkan, kami bisa mendapatkannya.”
Seorang pejabat Texas menyebut seratus polisi juga akan mengambil bagian dalam pencarian dan penyelamatan. Sementara saat berita ini diturunkan kemungkinan bertambahnya korban mungkin akan masih bertambah. (ard)













Discussion about this post