Avesiar – Jakarta
Ketika sedang asyik di kebun, Nasrudin dikagetkan oleh seekor sapi yang tiba-tiba masuk ke dalam dan memakan tanaman-tanaman yang ada di sana. Dengan marah dia mengambil sebatang tongkat yang lalu ia pukulkan ke tubuh binatang tersebut sampai ia lari terbirit-birit.
Seminggu kemudian Nasrudin sedang berjalan-jalan sewaktu secara kebetulan ia melihat sapi tersebut sedang menarik sebuah gerobak. Gerobak yang memuat sayur-sayuran itu milik seorang petani yang mengawalnya.
Tanpa pikir panjang Nasrudin menghampiri si sapi dan memukulinya dengan sebatang tongkat yang di bawanya. Tentu saja sang petani terheran-heran melihat perlakuan Nasrudin. Dia tidak habis pikir.
“Mengapa kamu memukul sapiku? Apa salahnya?” tanya petani itu.
“Jangan ikut campur bodoh! Sapi ini tahu apa salahnya!” jawab Nasrudin.
(adm/sumber suraudotco)













Discussion about this post