• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Harmoni Keluarga

Cara Masuk Islam Kembali Setelah Murtad

by Avesiar
1 November 2026 | 23:55 WIB
in Harmoni Keluarga
Reading Time: 2 mins read
A A
Cara Masuk Islam Kembali Setelah Murtad

Ilustrasi. Foto: Freepik

Avesiar – Jakarta

Cara masuk Islam kembali bagi seorang yang sebelunnya murtad dan kemudian ingin bertaubat dan masuk Islam untuk yang kedua kalinya, perlu dipahami bagi Muslim lainnya untuk bisa memberikan arahan yang baik kepada si pelaku.

Dilansir laman Nahdlatul Ulaman, Senin (13/5/2024), berikut penjelasannya:  

Masuk Islam setelah Sempat Murtad

Menurut Imam Syafi’i yang tertulis dalam kitab Raudlatut Tholibin, bila seseorang yang baru keluar dari Islam kemudian berkeinginan untuk masuk Islam kembali, setidaknya harus melakukan dua komitmen.

“Imam Syafi’i mendeskripsikan langkah taubat seseorang yang murtad. Maka harus mengucapkan dua syahadat dan melepaskan diri sepenuhnya terhadap setiap agama selain Islam”. (Muhyiddin An-Nawawi, Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin, [Beirut, Maktabah Islami: 1991], juz 10, halaman 82).  

Mayoritas Ulama pun berpandangan serupa. Ketika seseorang keluar dari Islam, kemudian berkeinginan masuk kembali dalam agama Islam, maka dia harus mengucapkan dua kalimat syahadat dan benar-benar melepaskan diri dari selain ajaran Islam.    Dasar dari argumentasi ini bersumber dari  hadits Nabi yang berbunyi:  

“Abu Huraira mengabarkan, sesungguhnya Rasulullah bersabda: Aku diperintah untuk membunuh seseorang sampai dia mengucapkan ‘La ilaha Illallah’, kemudian barang siapa mengucapkan ‘La ilaha Illallah’ maka aku menjaga harta dan dirinya sesuai dengan haknya, dan Allah lah yang menimbangnya.” (Abul Husain Muslim, Shahih Muslim, [Riyadh, Baitul Afkar: 1998], juz 1, halaman 43).  

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Ketentuan bagi orang yang murtad berkali-kali Namun menjadi berbeda, ketika seorang muslim murtad lalu kembali Islam berkali-kali.

Berkaitan dengan hal ini, ulama memiliki ragam pendapat. Menurut Al-Ahnaf dan kalangan Syafi’i taubatnya tetap diterima. Berdasar pada petikan ayat 38 surat Al-Anfal.

“Katakanlah (Nabi Muhammad) kepada orang-orang yang kufur itu, “Jika mereka berhenti (dari kekufurannya dan masuk Islam), niscaya akan diampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu”. (QS Al-Anfal:38)  

Sedangkan pendapat kalangan Hanafi dan Hambali. Mereka berpendapat, kembalinya seseorang pada Islam yang sebelumnya murtad  berkali-kali itu tidak diterima. Sebab yang demikian menunjukkan lemahnya aqidah dan atensi seseorang terhadap Islam.

Adapun dasar dari pendapat ini bersumber pada Qur’an surat An-Nisa’ yang berbunyi:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, lalu kafir, kemudian beriman (lagi), kemudian kafir (lagi), lalu bertambah kekafirannya, Allah tidak akan mengampuninya dan tidak (pula) menunjukkan kepadanya jalan (yang lurus)”. (QS An-Nisa’:137). (Majmu’ Muallifin, Mausu’ah Al-Kuwaitiyah, [Kuwait, Dzatul Salasil: 1992], juz 22, halaman 192)  

Tags: Cara Masuk Islam Setelah MurtadDosa MurtadKembali ke IslamTobat dari Murtad
ShareTweetSendShare
Previous Post

Iran Akan Merespons Setiap Serangan dari AS atau Israel dengan Segera dan “Tanpa Batasan Geografis”

Mungkin Anda Juga Suka :

Penjelasan Fiqih Soal Sah dan Tidaknya Kata-kata Ungkapan Cerai atau Talak

Penjelasan Fiqih Soal Sah dan Tidaknya Kata-kata Ungkapan Cerai atau Talak

15 September 2026

...

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

12 Agustus 2026

...

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

Sampai Kapan Anak Yatim Disebut Yatim, Termasuk Saat Ibunya Menikah Lagi

24 Juni 2026

...

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

...

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

23 Mei 2026

...

Load More

Discussion about this post

TERKINI

Cara Masuk Islam Kembali Setelah Murtad

1 November 2026

Iran Akan Merespons Setiap Serangan dari AS atau Israel dengan Segera dan “Tanpa Batasan Geografis”

31 Oktober 2026

Aktor Film Star Trek dan X-Men Patrick Stewart Meninggal di Usia 86 Tahun

30 Oktober 2026

Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Para Games 2026 Diserahkan oleh Presiden Prabowo

29 Oktober 2026

Berantas Judi Online dan Penyakit di Ruang Digital, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Agar Masyarakat Nyaman

28 Oktober 2026

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

27 Oktober 2026

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video