Avesiar – Jakarta
Masyaa Allah! Peristiwa Gerhana Bulan Total (GBT) atau Super Blood Moon pada Rabu, 26 Mei 2021, telah usai. GBT kali ini merupakan salah satu yang langka, karena terjadi selama 195 tahun sekali.
Selama 14 menit 30 detik, demikian durasi fase total gerhana yang cukup singkat. Puncak gerhana sendiri akan terjadi pada pukul 18.18.43 WIB / 19.43.18 WITA / 20.43.18 WIT dengan jarak 357.464 kilometer dari Bumi, sementara itu puncak Perige terjadi pada pukul 08.57.46 WIB / 09.57.46 WITA / 10.57.46 WIT dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiarkan secara langsung melalui detik-detik GBT melalui laman resminya di https://www.bmkg.go.id/gerhana/.
Berikut hasil tangkapan layar fenomena GBT di berbagai kota di Indonesia.

Penampakan Gerhana Bulan Total di Kupang yang terlihat jelas dan detil.

Kantor Stasiun Geofisika Gowa, Sulawesi Selatan menangkap Gerhana Bulan Total dalam bentuk bulat sempurna.

Di pantai Ancol, Jakarta Utara, hanya sebagian sisi bulan yang kemerahan yang terlihat.

Di Ternate, pengamatan bulan terlihat sangat gelap dan tidak terlihat kemerahan.

Di Denpasar, Bali, tampak bulan hanya terlihat sebagian dan gelap.
(ros/sindonews)













Discussion about this post