• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Hidup Sehat

Nutrisi yang Diperlukan Dalam Masa Pandemi Rekomendasi WHO

by Avesiar
6 Juli 2021 | 15:00 WIB
in Hidup Sehat
Reading Time: 3 mins read
A A
Nutrisi yang Diperlukan Dalam Masa Pandemi Rekomendasi WHO

Ilustrasi. Jenis-jenis makanan bernutrisi baik. Foto : Freepik

Avesiar – Jakarta

Kejenuhan masyarakat dengan berlangsungnya pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari 1 tahun ini memunculkan banyak pendapat. Beberapa teori-teori baru juga mengemukan, seperti mengenai makanan apa saja yang harus dikonsumsi untuk mencegah penularan corona sehingga masyarakat dapat lebih bebas beraktivitas.

Terbaru, saat ini sedang heboh mengenai susu beruang atau Bear Brand produksi Nestle yang diklaim dapat menyembuhkan atau mencegah penularan virus corona. Hal ini membuat warga beramai-ramai memborong susu itu hingga langka di pasaran.

Pandangan ini pun dibantah oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membantah bahwa susu beruang mampu melawan Covid-19.Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban menyebut bahwa kandungan susu beruang tidak bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dalam tubuh.

Sebenarnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengeluarkan beberapa masukan mengenai nutrisi yang diperlukan dalam masa pandemi ini. Ada beberapa poin kriteria makanan yang disarankan oleh organisasi naungan PBB itu.

1. Makan makanan segar dan tidak instan

WHO menyarankan dalam memakan makanan segar yang disertai denganbuah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian (misalnya jagung yang belum diproses, millet, gandum, gandum, beras merah atau umbi seperti kentang, ubi, talas atau singkong), dan makanan dari hewani sumber (misalnya daging, ikan, telur dan susu).

Untuk camilan, pilihlah sayuran mentah dan buah segar daripada makanan yang tinggi gula, lemak, atau garam. Dan dalam memasak sayuran dan buah-buahan, WHO menyarankan agar tidak memasaknya terlalu lama sehingga kandungan vitaminnya tidak hilang.

Bacaan Terkait :

Dokter Terawan Agus Putranto Berpeluang Diterima IDI Lagi

Load More

2. Minum air dengan kadar yang mencukupi

Air sangat penting untuk kehidupan. Air mengangkut nutrisi dan senyawa dalam darah, mengatur suhu tubuh , membuang limbah, dan menjadi pelumas bagi bantalan sendi.

WHO menyarankan agar meminum 8 hingga 10 gelas air putih setiap hari. Selain air putih, WHO juga menyarankanminuman lain, buah-buahan dan sayuran yang mengandung air, misalnya jus lemon (diencerkan dalam air dan tanpa pemanis), teh dan kopi.

Namun khusus teh dan kopi, WHO menegaskan bahwa kadarnya harus diatur sehingga tidak terdapat terlalu banyak kafein dalam tubuh. Selain itu, disarankan untuk menghindari jus buah manis, sirup, konsentrat jus buah, minuman bersoda dan minuman ringan karena semuanya mengandung gula.

3. Konsumsi lemak dalam jumlah yang cukup

WHO mengatakan lebih baik bagi masyarakat agar mengkonsumsilemak tak jenuh (misalnya ditemukan pada ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, kedelai, canola, bunga matahari dan minyak jagung) daripada lemak jenuh (misalnya ditemukan dalam daging berlemak, mentega, minyak kelapa, krim, dan keju).

Selain itu, WHO menyebut agar masyarakat mengurangi konsumsi dagingolahan karena tinggi lemak dan garam. Tak hanya itu, masyarakat juga diminta mengurangilemak yang diproduksi secara industri. Ini sering ditemukan dalam makanan olahan, makanan cepat saji, makanan ringan, gorengan, pizza beku, pai, kue, margarin dan olesan.

Jika memungkinkan, pilihlah susu dan produk susu versi rendah lemak atau rendah lemak.

4. Kurangi makan garam dan gula

Saat memasak dan menyiapkan makanan, batasi jumlah garam dan bumbu bernatrium tinggi (seperti kecap dan kecap ikan).

Batasi asupan garam harian hingga kurang dari 5 g (sekitar 1 sendok teh), dan gunakan garam beryodium. Tak hanya itu, batasi asupan minuman ringan atau soda dan minuman lain yang tinggi gula (misalnya jus buah, konsentrat jus buah dan sirup, susu rasa dan minuman yogurt).

Selain itu WHO menyarankan agar masyarakat menghindari makanan (misalnya makanan ringan) yang tinggi garam dan gula.

Pilih buah-buahan segar daripada camilan manis seperti kue kering, kue, dan coklat.

5.Hindari makan di luar

WHO menyebut bahwa makan di dalam rumah akan menghindari resiko terpapar virus corona. Pasalnya menjaga jarak di restoran dan kafe merupakan hal yang sangat sulit dilakukan.

Badan yang berpusat di Jenewa itu mengatakan bahwa droplet atau tetesan air kecil dari orang yang terinfeksi Covid-19 seringkali menempel pada permukaan-permukaan meja dan alas tempat makan. Selain itu banyak media-media penularan lain di tempat umum yang tidak dapat diketahui secara pasti. (ros/cnbcindonesia)

Tags: iakatan dokter indonesiaidimakanan saat pandemirekomendasi who
ShareTweetSendShare
Previous Post

Joe Biden : Kami Telah Menang Melawan Virus Ini

Next Post

Vaksin Terampuh adalah Ibadah dan Sabar

Mungkin Anda Juga Suka :

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

...

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

11 Mei 2026

...

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

5 Mei 2026

...

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

22 April 2026

...

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

Manfaat Susu Kambing Etawa di Antaranya Menurunkan Kolesterol, Kesehatan Jantung, serta Menetralisir Asma dan TBC

30 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Vaksin Terampuh adalah Ibadah dan Sabar

Vaksin Terampuh adalah Ibadah dan Sabar

Responsif PPKM Darurat, BSI Ubah Skema Migrasi Nasabah

Responsif PPKM Darurat, BSI Ubah Skema Migrasi Nasabah

Discussion about this post

TERKINI

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video