• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

MadeinIndonesia Superconnection Sukses Menggelar FGD Membangun Kedaulatan Teknologi

by Ave Rosa
26 September 2021 | 21:56 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 5 mins read
A A
MadeinIndonesia Superconnection Sukses Menggelar FGD Membangun Kedaulatan Teknologi

FGD (Focus Group Discussion) Seri ke-1 “Membangun Kedaulatan Teknologi Indonesia Sebagai Basis Ekosistem Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045“, yang dipandu Ir I Made Dana M. Tangkas, M.Si. IPU, ASEAN Eng, dari PII BKTI sebagai host tersebut menghadirkan keynote speech Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendikbud Ristek diwakili Prof. Nizam DG Dikti Ristek, Ketua Umum PII Dr. Heru Dewanto, mewakili BRIN Dr. Iwan, PII-BKTI, Dr. Purba, Ali Soebroto, Dato Madani (MARii), dan beberapa pembicara lainnya. Foto istimewa.

Avesiar – Jakarta

Badan Kejuruan Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) bersama Kedaireka, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta didukung oleh IBIMA, IOI dan MadeinITB/MadeinIndonesia Superconnection, menyelenggarakan FGD (Focus Group Discussion) Seri ke-1 “Membangun Kedaulatan Teknologi Indonesia Sebagai Basis Ekosistem Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045“, dengan subtema “Arah Kebijakan Pemerintah, Regulasi dan Potensi Aplikasi/Permasalahan serta Beberapa Kemudahan/Insentif Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia”, melalui media online zoom dan Youtube, Kamis (16/9/2021).

Kegiatan tingkat nasional yang dipandu Ir I Made Dana M. Tangkas, M.Si. IPU, ASEAN Eng, dari PII BKTI sebagai host tersebut  menghadirkan keynote speech Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendikbud Ristek diwakili Prof. Nizam DG Dikti Ristek, Ketua Umum PII Dr. Heru Dewanto, mewakili BRIN Dr. Iwan, PII-BKTI, Dr. Purba, Ali Soebroto, Dato Madani (MARii), dan beberapa pembicara lainnya.

Menurut Made Dana Tangkas, kegiatan ini dilatarbelakangi bahwa Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud melalui pertumbuhan ekonomi yang konsisten di kisaran 5,7 persen. Di tengah tantangan penurunan pertumbuhan ekonomi karena pandemi Covid-19, tentunya diperlukan upaya yang lebih ekstra keras untuk menutupi pelemahan yang terjadi sepanjang pandemi.

FGD juga didukung secara penuh oleh BKTI-PII dan Kedaireka KemendikbudRistek DG-Dikti/Ristek, para pelaku K/L lainnya seperti IOI, IBIMA, Komunitas MadeinITB & MadeinIndonesia Superconnection, serta PII Pusat.

“Arah dan kebijakan pemerintah dalam kedaulatan teknologi dan aplikasi potensi serta permasalahannya, termasuk mengatur solusi yang harus digerakkan oleh berbagai stakeholders & multiple helix, menjadi pembahasan pada diskusi seri ke-1 ini,” terang Made Dana Tangkas.

Ditambahkannya, lebih detail roadmap, milestone target dan action plan, akan dibahas di FGD berikutnya. Made mengajak para pengamat, pemerhati, serta para ahli dapat bergabung dan menjadi bagian solusi dari permasalahan industri/teknologi/bisnis yang ada dewasa ini dalam rangka menuju Indonesia Emas Industri Berdikari dan Rakyat Sejahtera 2030.

Ir I Made Dana M. Tangkas, M.Si. IPU, ASEAN Eng, dari PII BKTI sebagai host FGD. Foto istimewa.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa penguasaan Iptek dan Inovasi dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sebagai kekuatan besar untuk pembangunan nasional Jakarta.

Bacaan Terkait :

Forum Pengusaha & Eksekutif Bisnis, Industri, dan Korporasi Indonesia yang Digerakkan oleh Komunitas IBIMA  Indonesia

Made Dana Tangkas Jadi Speaker di Expo EV Asia, Business Forum and Business Matching Kuala Lumpur

Founder/CEO IBIMA dan Presiden IOI Made Dana Tangkas Menggelar Buka Puasa Bersama dan Proyeksi Bisnis-Industri 2024-2025

Presiden IOI Made Dana Tangkas dan MARii Berkolaborasi Akan Membentuk Federasi Institut Otomotif ASEAN

Load More

“Pandemi Covid-19 menjadi bagian dari kehidupan global. Pemerintah saat ini terus melalukan upaya pemulihan ekonomi nasional dan ekonomi di triwulan ke-2 tumbuh sebesar 7.07 persen. Ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi sebelumnya serta dibandingkan dengan negara lain seperti Saudi Arabia yang tumbuh 1.5 persen, Korea 5.85 persen, Vietnam 6.61 persen,” jelas Airlangga.

Ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi, lanjut Menko Perekonomian, berkaitan erat dengan laju pertumbuhan ekonomi. Percepatan pembangunan ekonomi berbasis inovasi merupakan tahapan pencapaian visi Indonesia emas di tahun 2045. Maka diharapkan dapat mendorong Indonesia keluar dari negara berpendapatan menengah, menjadi negara berpendapatan tinggi di tahun 2036.

“Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan PDB terbesar ke-7 di tahun 2045, dan untuk itu Indonesia harus tumbuh minimal 5.7 persen per tahun. Hal ini bisa terjadi apabila terjadi struktur penguatan ekonomi dan percepatan pertumbuhan berbasis inovasi dan teknologi,” tambahnya.

Di sisi lain, Dirjen Pendidikan Tinggi dan Ristek Prof. Ir. Nizam, M.S.,DIC, Ph.D.,IPU.,ASEAN Eng, menyampaikan agar Indonesia menjadi pemain, bukan hanya jadi penonton atau pasar. Dia menambahkan bahwa kuncinya ada 2 hal, yaitu sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, produktif, dan berdaya saing, serta yang kedua yaitu inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi. Namun, lanjut dia, tantangan di dalam negeri masih sangat besar.

Dari segi industri, disampaikan Nizam, basis lisensi asing sangat besar lebih dari 90 persen, bahan baku industri masih dominan impor. Begitu juga obat-obatan dan alat kesehatan, serta bahan pangan sebagai negara tropis masih impor. Sementara, kata dia, HDI masih di bawah rata-rata global, peringkat 107 dari 189 negara. Index daya saing Indonesia juga masih rendah di bawah 65 point.

“Perguruan tinggi mempunyai 3 peran besar yang sejalan dengan membangun daya saing bangsa yaitu menyiapkan SDM, pemimpin-pemimpin masa depan yang produktif, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia. Yang ke-2,  melalui penelitian menghasilkan inovasi dan invensi diharapkan dapat mengerakan industri dan roda ekonomi. Yang terakhir melalui pengabdian masyarakat,” beber Nizam.

Ketua BKTI PII Ir. I Made Dana Tangkas, M.Si.,IPU , ASEAN Eng, memaparkan latar belakang dan kondisi bisnis industri, program hilirisasi industry, serta strategi peran insinyur profesional periset inovator leader/eksekutif bisnis dalam membangun kedaulatan teknologi Indonesia.

“Perlu terobosan agar Indonesia terhindar dari jebakan Middle Income Trap dengan teknologi & inovasi. Sehingga pada tahun 2030 PDB/kapita menjadi USD 12,500, serta kontribusi industri pengolahan terhadap PDB menjadi > 30 persen di tahun 2030, yang pada saat ini sementara berkisar 19-20 persen,” terang Made Dana Tangkas.

Dijelaskannya, negara tidak dapat maju tanpa industri, industri tidak dapat maju tanpa teknologi, teknologi tidak bisa maju tanpa insinyur. Namun insinyur tidak bisa bekerja sendiri, perlu collaborative action, dan bukan hanya kemajuan teknologi manufaktur yang diprioritaskan, juga harus diimbangi dengan kemajuan teknologi jasa/services.

BKTI-PII, papar Made Dana Tangkas, mendukung program pemerintah bersama berbagai stakeholder (Akademisi, Bisnis, Community, Government, Financing, Media/hexahelix – ABGCFM) dalam program menuju kedaulatan teknologi Indonesia sebagai basis ekosistem pertumbuhan ekonomi tinggi menuju Indonesia Emas 2045.

“Terdapat beberapa strategi melalui pengembangan SDM yang unggul (cerdas ESQ, capability/ability, motivasi, karakter) dan juga pendekatan terpadu 4 in 1 (Diklat, Sertifikasi, Penempatan dan Wirausaha), serta strategi alih teknologi yaitu ATMI atau Amati-Tiru-Modifikasi-Inovasi, Copas, reversed engineering, value analysis, value engineering dan lainnya,” terang dia.

Ketua Umum PII Dr.Ir. Heru Dewanto ST.,M.Sc(Eng), IPU, ASEANEng, dalam opening speech mengangkat terminologi kapabilitas teknologi yaitu bagaimana kapabilitas teknologi itu dibangun, berikut tahapannya. Mulai dari operational capabilities, duplicated capabilities, adaptive capabilities, hingga innovative capabilities. Salah satu strategi adalah melalui reverse engineering seperti yang dilakukan almarhum Habibie yang seorang teknokrat di bidang teknologi dirgantara.

Pada kesempatan itu, Made Dana Tangkas selaku host juga menyampaikan bahwa pemaparan selengkapnya dari para narasumber dapat dilihat pada link youtube channel BKTI PII. Diinformasikan Made Dana Tangkas, bahwa kegiatan selanjutnya adalah FGD Kedaulatan Teknologi Indonesia Seri ke-2 dengan sub-tema, “Kemampuan R&D, SDM Unggul, Pemetaan Teknologi Produk, Proses, dan Platform Digitalisasi, yang rencananya akan diadakan pada Oktober 2021. (ave)

Tags: FGD Membangun Kedaulatan Teknologi Indonesiamade dana tangkasMadeinIndonesia Superconnection Sukses Menggelar FGDMenko Perekonomian Airlangga Hartanto
ShareTweetSendShare
Previous Post

Total Harta Kekayaan Azis Syamsuddin

Next Post

Datangi Lokasi 158 Gerai Vaksinasi Merdeka yang Digelar Polres Depok

Mungkin Anda Juga Suka :

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

...

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

...

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026

...

Menuju Arafah, Jemaah Haji Diminta Agar Jaga Kesehatan Selama Armuzna

Menuju Arafah, Jemaah Haji Diminta Agar Jaga Kesehatan Selama Armuzna

25 Mei 2026

...

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Datangi Lokasi 158 Gerai Vaksinasi Merdeka yang Digelar Polres Depok

Datangi Lokasi 158 Gerai Vaksinasi Merdeka yang Digelar Polres Depok

Sikapi Polemik Pemecatan Novel Baswedan Cs, BEM SI Gelar 5 Tuntutan

Sikapi Polemik Pemecatan Novel Baswedan Cs, BEM SI Gelar 5 Tuntutan

Discussion about this post

TERKINI

Khusyuknya Abdul Kholiq, Dosen PTIQ Juara Hafidz Qur’an, Pengurus NU Depok, Dai dan Assesor Nasional

4 Juni 2026

Gelar 104 Pertandingan Terdiri dari 48 Tim dan 12 Grup di 16 Kota 16 Stadion serta Harga Tiket

3 Juni 2026

Budiyanto Darmastono “The Pioneer Minded”, Bos Kurir SAP Ekspres yang Terapkan IT Terdepan untuk COD

3 Juni 2026

Memahami Tarekat atau Thoriqoh, Terminologi, Pengertian, dan Para Tokohnya

2 Juni 2026

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video