• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

Tarik Ulur, PCINU Sedunia Minta Muktamar Sesuai Jadwal

by Avesiar
1 Desember 2021 | 16:38 WIB
in Nasional & Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Tarik Ulur, PCINU Sedunia Minta Muktamar Sesuai Jadwal

SAMPAIKAN SIKAP: Surat PCINU sedunia yang meminta muktamar NU digelar sesuai jadwal dan dilaksanakan secara daring. (PCINU SEDUNIA) via jawapos.com

Avesiar – Jakarta

Jadwal pelaksanaan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) terus menjadi polemik dengan adanya tarik ulur. Hingga kemarin (30/11) muncul tiga kubu yang sama-sama mengusung jadwal sendiri. Seperti dilansir jawapos.com.

Kubu pertama yang didukung sembilan kiai sepuh meminta muktamar diundur hingga akhir Januari 2022.

Kubu kedua yang didukung 27 pengurus wilayah NU (PWNU) meminta muktamar dimajukan jadi 17 Desember sesuai surat Rais Am PBNU KH Miftachul Achyar. Kini muncul kubu ketiga yang menginginkan muktamar tetap digelar sesuai jadwal, yakni 23–25 Desember 2021.

Namun, mereka meminta muktamar dilaksanakan secara daring (online). Keinginan kubu ketiga itu disampaikan para pengurus cabang istimewa NU (PCINU) sedunia.

Surat pernyataan sikap PCINU sedunia itu telah beredar di beberapa grup NU. Hingga tadi malam belum ada perwakilan PCINU sedunia yang bisa dikonfirmasi Jawa Pos mengenai pernyataan sikap tersebut.

Namun, Ketua Ittihatdul Mutakharijin Al Falah Ploso (IMAP) Ustad Syamsudin membenarkan adanya pernyataan sikap PCINU sedunia itu. Syamsudin menjelaskan, pernyataan PCINU sedunia yang mewakili 31 negara tersebut ditujukan kepada PBNU, PWNU, dan PCNU.

”Ada tiga poin yang disampaikan dalam surat itu,” katanya kepada Radar Lampung. Permintaan agar muktamar tetap diadakan sesuai jadwal, yakni 23–25 Desember 2021, berada pada poin ketiga.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Rais Syuriah PCINU Tiongkok periode 2017–2021 Imron Rosyadi Hamid juga telah membaca pernyataan sikap PCINU sedunia tersebut. ”Pernyataan sikap teman-teman itu harus diapresiasi,” katanya.

Meski demikian, dia mempertanyakan kesiapan panitia jika muktamar NU dilaksanakan secara online. ”Kalau soal SDM, saya yakin sangat banyak yang mampu. Tapi, bagaimana dengan kemungkinan kendala teknis di daerah?” ujarnya.

Apalagi, waktu pelaksanaan muktamar sudah dekat.

Imron juga menyatakan, perubahan jadwal muktamar menjadi sebuah keniscayaan setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan PPKM level 3 yang berlaku 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Namun, ada pihak yang berpendapat bahwa keputusan Konbes NU 2021 yang menyatakan muktamar diadakan pada 23 hingga 25 Desember tidak bisa diubah.

Menurut Imron, yang paling masuk akal adalah menjalankan diktum kedua hasil Konbes NU 2021. Diktum kedua itu memberikan kewenangan kepada Pengurus Besar NU (PBNU) untuk memutuskan tanggal perubahan pelaksanaan muktamar.

Imron menerangkan, surat pejabat rais am untuk menyelenggarakan muktamar dengan tenggat 17 Desember 2021 merupakan bagian dari upaya mencari kepastian pelaksanaan muktamar. Kewenangan rais am untuk mengendalikan pelaksanaan kebijakan umum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga NU pasal 58 ayat 1.

Menurut Imron, surat perintah yang ditujukan kepada panitia muktamar itu tidak berlebihan. Sebab, pasal 14 ayat 3 menempatkan syuriah sebagai pimpinan tertinggi NU. Lalu, bagaimana jalan keluarnya?

”Bermusyawarahlah, masih ada waktu. Bagaimanapun, kepemimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama itu di syuriah. Tanfidziyah hanya pelaksana,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meninjau venue untuk pembukaan muktamar di Pondok Pesantren Darussaadah, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah. Ditanya soal kepastian tanggal muktamar, Said menyatakan belum ditentukan. ”Belum ditentukan. Rapat dulu dong,” ucapnya kepada Radar Lampung.

Terkait surat rais am yang meminta muktamar dimajukan 17 Desember, Said menyatakan silakan berpendapat. ”Namanya orang berpendapat, boleh-boleh saja. Dilaksanakan 17 Desember 2021 juga siap,” tegasnya.

Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-34 NU Imam Aziz mengungkapkan, pihaknya masih menunggu keputusan PBNU. Namun, dalam rentang waktu tersebut, panitia tetap menggeber persiapan teknis. Utamanya terkait infrastruktur dan fasilitas muktamar yang sedianya dipusatkan di PP Darussaadah Lampung Tengah.

”Saat ini sedang dikebut pembangunan lokal (ruangan-ruangan, Red) untuk para muktamirin. Termasuk penginapan, toilet, sanitasi, dan sebagainya,” jelas dia kemarin.

Panitia juga mengusahakan untuk menguatkan sinyal internet nirkabel (wifi) di beberapa venue. ”Lainnya membangun aula pesantren karena nanti akan dihadiri oleh Bapak Presiden sendiri,” katanya. Imam berharap pembangunan bisa segera diselesaikan. Selain itu, acara-acara pramuktamar berjalan sebagaimana jadwal semula.

Pada 13 Desember nanti PBNU menggelar konser amal koin untuk memperkuat dukungan dana pelaksanaan muktamar. Konser tersebut rencananya digelar di Balai Sarbini, Jakarta, menghadirkan musisi kenamaan tanah air seperti grup Padi Reborn, Addie M.S., dan Seroja. (ard)

Tags: Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulamapengurus cabang istimewa NU (PCINU) seduniaTarik Ulur Jadwal Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama
ShareTweetSendShare
Previous Post

Perubahan Jadwal Reuni 212: Pagi di Patung Kuda, Sore di Masjid Az-Zikra Sentul

Next Post

Ketegasan Khalifah Umar bin Khattab, Memecat Panglima Khalid dan Membela Yahudi Terdzolimi

Mungkin Anda Juga Suka :

Prihatin 50 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual, Komdigi Tunda Akses ke Medsos Sampai Usia 16 Tahun

Prihatin 50 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual, Komdigi Tunda Akses ke Medsos Sampai Usia 16 Tahun

6 Maret 2026

...

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

6 Maret 2026

...

Indonesia Berduka Atas Wafatnya Wapres ke-6 Try Sutrisno, Pemerintah Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 3 Hari

Indonesia Berduka Atas Wafatnya Wapres ke-6 Try Sutrisno, Pemerintah Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 3 Hari

2 Maret 2026

...

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

24 Februari 2026

...

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

16 Februari 2026

...

Load More
Next Post
Ketegasan Khalifah Umar bin Khattab, Memecat Panglima Khalid dan Membela Yahudi Terdzolimi

Ketegasan Khalifah Umar bin Khattab, Memecat Panglima Khalid dan Membela Yahudi Terdzolimi

Kebun-kebun Islam di Zaman Keemasan Islam

Kebun-kebun Islam di Zaman Keemasan Islam

Discussion about this post

TERKINI

Di Ambang Mahacahaya

9 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Nasruddin Hoja Menemani Penguasa dan Kisah Namrudz

9 Maret 2026

Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ayahnya yang Juga Dibenci AS

9 Maret 2026

Tasbih Sunyi di Relung Nurani

8 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Ketika Nasruddin Hoja Menyelamatkan Bulan

8 Maret 2026

Sunyi Sebagai Kitab Terbuka

7 Maret 2026

Prihatin 50 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual, Komdigi Tunda Akses ke Medsos Sampai Usia 16 Tahun

6 Maret 2026

Pemerintah Berikan 66 Ribu Tiket Gratis dan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Penumpang Lebaran

6 Maret 2026

Jadi Tempat Bukber yang Cozy di Mal, Resto Tekko Kebayoran Park Siapkan Paket 90 Ribuan

6 Maret 2026

Humor Saat Puasa, Mencoba Ganti Rokok dengan Kurma

6 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video