Avesiar – Jakarta
Kali ini Gus Baha membagikan sebuah amalan dzikir yang paling ditakuti jin jahat dan setan. Saking dahsyatnya, menurut Gus Baha, dapat melindungi keluarga dari cengkraman jin jahat dan setan sampai 7 keturunan.
Dikutip dari Portal Jember, Sabtu (19/2/2022), Gus Baha awalnya mengisahkan, seorang ulama yang bernama Muhammad bin Wasi’ (Ibnu Wasi’) keluar dari Masjid dan dicegat oleh setan.
Dalam pertemuan itu, terjadi dialog antara Ibnu Wasi’ dan setan. Lalu, Gus Baha menceritakan, bahwa setan mengajukan tawaran kepada ulama tersebut untuk tidak menggoda dirinya hingga anak keturunannya.
Setan berkata: “Wiridan (dzikir) yang Anda baca tadi jangan sampai diajarkan ke manusia. Kompensasinya saya tidak akan menggoda kamu sampai anak turunmu.”
Lebih lanjut, Gus Baha mengisahkan, Ibnu Wasi’ sempat tergiur dengan penawaran tersebut. Namun, terlintas dalam benaknya saat menyetujui perjanjian setan, otomatis ia tunduk dengan perintah bangsa jin golongan jahat itu.
Setelah itu, Gus Baha mengatakan, Ibnu Wasi’ langsung masuk kembali ke dalam masjid untuk berwasiat kepada murid-muridnya.
Ibnu Wasi’ berkata: “Kamu semua saya ajarkan dzikir ini, dan ini harus kamu baca.”
Tak berselang lama, setan akhirnya membeberkan alasannya kenapa melarang Ibnu Wasi’ membagikan bacaan dzikir yang dibacanya.
“Kata setan ‘Gara-gara itu kamu bisa mengalahkan aku.’ Jadi setiap yang diinginkan setan gagal,” terang Gus Baha.
Ditelisik lebih jauh dalam kitab Tuhfah al-habib ala Syarh al-Khatib, akhirnya terkuak, bahwa Ibnu Wasi’ selepas sholat tidak pernah meninggalkan bacaan dzikir ini.
Berikut lafadznya:
اللهم إنك سلطت علينا بذنوبنا عدوّاً بصيراً بعيوبنا ، يرانا هو وقبيله من حيث لا نراهم ، فآيسه منا كما آيسته من رحمتك ، وقنطه منا كما قنطته من عفوك ، وبعد بيننا وبينه كما باعدت بينه وبين جنتك إنك على كل شيء قدير.
Bacaan latin: Allahumma innaka salathta alaina bidzunubina aduwwan bashiran bi ‘uyubina. Yarana huwa wa qabiluhu min haitsu la narahum. Fa ayyishu minna kama ayyastahu min rahmatika. Waqnuthu minna kama qanathtahu min afwika. Wa ba’id bainana wa bainahu kama ba’adta bainahu wa baina jannatika. Inna ala kulli syai’in qadir.
Artinya: “Ya Allah Engkau telah menguasakan kepada kami, seorang musuh yang jelas atas dosa yang telah kami lakukan. Mereka dan golonganya sanggup melihat kami, sedangkan kami tak sanggup untuk melihatnya. Hapuskanlah harapan mereka sebagaimana Engkau memutuskannya dari rahmatmu. Putuskanlah asa mereka sebagaimana Engkau memutusnya dari ampunan-Mu. Jauhkanlah mereka dari kami sebagaimana Engkau menjauhkannya dari surgamu. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Ketika dzikir di atas dibaca dengan istiqomah, rupanya membuat setan, jin jahat, dan iblis merasakan panas di sekujur tubuhnya.
Sehingga golongan jin jahat itu tidak akan pernah mendekati manusia yang mengamalkan amalan dzikir tersebut. (adm)













Discussion about this post