Avesiar – Moskow
Roscosmos Rusia akan berhenti bekerja dengan NASA dan badan antariksa barat lainnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Sabtu (2/4/2022) pagi, direktur Roscosmos Dmitry Rogozin mengecam sanksi internasional terhadap Rusia dan mengatakan kerja sama normal antara badan antariksa dan rekan-rekan baratnya hanya akan mungkin setelah sanksi itu dicabut.
“Tujuan sanksi adalah untuk membunuh ekonomi Rusia, menjerumuskan rakyat kita ke dalam keputusasaan dan kelaparan, dan membuat negara kita bertekuk lutut. Jelas mereka tidak akan berhasil, tetapi niatnya jelas.” Rogozin mengatakan dalam sebuah tweet yang ditemukan oleh Reuters.
“Itulah mengapa saya percaya bahwa pemulihan hubungan normal antara mitra di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan proyek lainnya hanya mungkin dengan penghapusan sanksi ilegal secara penuh dan tanpa syarat,” ujarnya dilansir Engadget, Sabtu (2/4/2022).
Rogozin mengatakan Roscosmos akan mengajukan proposal untuk mengakhiri pekerjaannya dengan NASA dan badan antariksa internasional lainnya kepada otoritas Rusia. Tidak jelas bagaimana keputusan itu akan mempengaruhi stasiun luar angkasa. ISS tidak dimiliki oleh satu negara pun.
AS, Uni Eropa, Rusia, Kanada, dan Jepang mengoperasikan stasiun tersebut melalui perjanjian kerja sama antar negara. Roscosmos, bagaimanapun, sangat penting untuk ISS. Segmen Orbital Rusia menangani kontrol panduan untuk seluruh stasiun.
AS dan banyak negara lain memberlakukan sanksi keras terhadap Rusia setelah invasinya ke Ukraina pada 24 Februari. Di antara efek lainnya, sanksi tersebut membuat rata-rata orang Rusia kehilangan akses ke banyak layanan buatan barat, termasuk Apple Pay dan Google Pay. Mereka juga mempersulit bisnis Rusia untuk menguangkan penghasilan mereka dari platform pasar online seperti Steam.
ISS bukanlah program luar angkasa bersama pertama yang melihat masa depannya dilemparkan ke dalam ketidakpastian karena meningkatnya ketegangan antara Barat dan Rusia.
Pada bulan Maret, Roscosmos mengatakan tidak akan mengangkut satelit internet OneWeb ke luar angkasa sampai pemerintah Inggris menjual sahamnya di perusahaan tersebut. Pada bulan yang sama, Badan Antariksa Eropa mengumumkan menangguhkan misi ExoMars bersama dengan Roscosmos. (ros)













Discussion about this post