• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Wanita Kesatria di Medan Perang, Nusaibah binti Ka’ab dan Khaulah Binti Azur

by Ave Rosa
30 Juli 2022 | 23:21 WIB
in True Story
Reading Time: 3 mins read
A A
Wanita Kesatria di Medan Perang, Nusaibah binti Ka’ab dan Khaulah Binti Azur

Ilustrasi. Gambar: Freepik.

Avesiar – Jakarta

Sejarah Islam mengukir dua wanita pemberani yang turut berperang bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan sahabat beliau. Meskipun wanita, keberanian mereka tidak kalah dengan para sahabat  lainnya. Mereka adalah Nusaibah Binti Ka’ab radhiyallahu anha dan Khaulah Binti Azur, seperti dilansir umma.id.

Nusaibah Binti Ka’ab, Si Perisai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Nusaibah binti Ka’ab miliki panggilan Ummu umarah. Ia adalah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari kalangan wanita yang telah mengukirkan banyak jasa untuk dakwah Islam. Nusaibah binti Ka’ab adalah wanita yang tangguh lagi pemberani dan lambang keberanian yang abadi. Kisahnya yang paling dikenal adalah ketika umat Islam berperang melawan orang-orang kafir dalam Perang Uhud.

Ketika itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tengah berdiri di puncak Uhud dan pada saat itu pula para pasukan musuh tengah mendekat ke arah Rasulullah untuk menyerang beliau. Nusaibah binti Ka’ab yang melihat hal itu lalu mencoba melindungi Rasulullah dengan mengibas-ngibaskan pedangnya untuk menghalau anak panah yang mengarah kepada Rasulullah.

Ia berperang dengan sungguh-sungguh dan penuh keberanian. Bahkan demi melindungi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, ia tidak memperdulikan keselamatan dirinya sendiri. Meskipun pada saat itu Nusaibah menderita luka-luka, namun ia tetap berusaha melindungi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Ketika melihat Nusaibah binti Ka’ab terluka, beliau Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian bersabda,

“Wahai Abdullah (putra Nusaibah), balutlah luka Ibumu! Ya Allah, jadikanlah Nusaibah dan anaknya sebagai sahabatku di dalam surga.”

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Mendengar doa dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, semangatnya justru menjadi semakin bergejolak dan tidak lagi mempedulikan rasa sakit akibat luka dan terus berperang untuk membela agama Allah dan Rasul-Nya, Nusaibah berkata, “Aku telah meninggalkan urusan duniawi.”

Nusaibah pun mengisahkan perjuangannya dalam pertempuran Uhud, “…saya pergi ke Uhud dan melihat apa yang dilakukan orang. Pada waktu itu saya membawa tempat air. Kemudian saya sampai kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, kemudian ikut serta di dalam medan pertempuran. Saya berusaha melindungi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan pedang, saya juga menggunakan panah sehingga akhirnya saya terluka.”

Nusaibah juga merupakan wanita yang sabar, ia selalu mementingkan kepentingan orang lain. Contoh dari kesabarannya adalah ketika ia menerima kabar bahwa salah seorang putranya syahid. Ia tidak bersedih, namun justru bangga karena ia yakin bahwa Allah akan memuliakan anaknya di akhirat kelak.

Selain Perang Uhud, Nusaibah bersama suami dan putra-putranya juga ikut dalam peristiwa Hudaibiyah, Perang Khaibar, Perang Hunain, dan Perang Yamamah. Dalam berbagai pertempuran itu Nusaibah tidak hanya membantu mengurus logistik dan merawat orang-orang yang terluka, tapi juga memanggul senjata menyambut serangan musuh. Nusaibah meninggal dunia beberapa tahun setelah perang Yamamah.

Khaulah Binti Azur, Pedang Allah dari Kalangan Wanita

Julukan “Pedang Allah” adalah julukan untuk Khalid bin Walid. Namun, Khaulah binti Azur juga memiliki julukan yang sama yakni “Pedang Allah” dari kalangan wanita. Ia adalah salah satu sosok wanita tangguh dan pemberani. Jiwa dan raganya ia korbankan untuk membela Islam. Pada saat kaum Muslimin berhadapan dengan para pasukan Romawi, ia pada mulanya hanyalah sebagai petugas medis dan pemasok logistik bagi para mujahid-mujahidin lainnya.

Suatu ketika, kaum Muslimin yang dipimpin oleh Khalid bin Walid tengah dalam keadaan terdesak. Kemudian datanglah seseorang yang dengan gagah perkasa menunggangi kuda dan menyergap pasukan-pasukan musuh dan membunuh mereka. Pasukan Muslimin pun dibuat tercengang dan penasaran.

Kemudian panglima Khalid bin Walid mendekati orang misterius itu dan berkata, “Demi Allah yang telah melindungi seorang pejuang yang berani membela agama-Nya dan menentang kaum musyrik. Tolong buka wajahmu.” Namun karena masih banyak musuh yang harus dihadapi, Khaulah tidak menjawab pertanyaan Khalid.

Khalid bin Walid kembali bertanya kepadanya, dan Khaulah pun memberitahukan bahwa dirinya adalah Khaulah bin Azur. Mendengar bahwa pejuang yang gagah berani itu adalah seorang wanita, seketika para mujahidin kembali terbakar semangatnya untuk berperang melawan musuh-musuh Allah. (dwi)

Tags: Nusaibah binti Ka’abPejuang WanitaPerang IslamWanita Kesatria
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pembebasan 55 WNI Korban Trafficking di Kamboja Berhasil, 5 Lainnya dalam Proses

Next Post

WNI Korban Human Trafficking yang Berhasil Dibebaskan Bertambah 7 Orang

Mungkin Anda Juga Suka :

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

6 Agustus 2026

...

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

1 Agustus 2026

...

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

19 Juli 2026

...

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

...

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

...

Load More
Next Post
WNI Korban Human Trafficking yang Berhasil Dibebaskan Bertambah 7 Orang

WNI Korban Human Trafficking yang Berhasil Dibebaskan Bertambah 7 Orang

Ketua PWNU DKI Jakarta Kasih Ungkapan Khusus ke Orang Betawi

Ketua PWNU DKI Jakarta Kasih Ungkapan Khusus ke Orang Betawi

Discussion about this post

TERKINI

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026

Tanggapi Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Terobosan “Ubi Bombing” dan Pengerahan Tim Alpha

24 Agustus 2026

Soal Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah, Kemenhaj Fasilitasi Proses Mediasi

23 Agustus 2026

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

21 Agustus 2026

Atas Instruksi Presiden, Hingga Hari Kelima 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT

20 Agustus 2026

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

19 Agustus 2026

Serunya Lomba Mewarnai dan Makan Rendang Saat Rayakan HUT RI ke-81 di Gadang Barubah

18 Agustus 2026

Delapan Mahasiswa Ajukan Uji Konstitusionalitas Akreditasi Perguruan Tinggi ke MK, Soal A Menjadi B

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video