• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nusantara Metro

Ketua PWNU DKI Jakarta Kasih Ungkapan Khusus ke Orang Betawi

by Ave Rosa
31 Juli 2022 | 23:20 WIB
in Metro
Reading Time: 3 mins read
A A
Ketua PWNU DKI Jakarta Kasih Ungkapan Khusus ke Orang Betawi

Foto; istimewa via nu.or.id

Avesiar – Jakarta

Semua orang Betawi, menurut Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif, adalah orang NU atau Nahdliyin.  Demikian ungkapan yang sering disampaikannya dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II NU DKI Jakarta di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Ahad (31/7/2022).

“Al-Battawiyyuna kulluhum An-Nahdliyun illa man aba. Semua orang Betawi adalah NU kecuali yang tidak mau,” ungkap Kiai Samsul dilansir nu.or.id.

Kiai Samsul mengutip tulisan Imam Zabidi yang menulis Kitab Ithaf Sadatil Muttaqin Syarah Ihya Ulumuddin. Di kitab itu Imam Zabidi mengungkapkan, apabila diucapkan kata Ahlussunnah wal Jamaah, maka yang dimaksud adalah pengikut Imam Asy’ari (Abu Hasan Al-Asy’ari) dan Imam Maturidi (Abu Mansur Al-Maturidi). 

“Kalau di Indonesia, saya mengatakan apabila disebutkan kata Ahlussunnah wal Jamaah maka yang dimaksud dengan mereka adalah pengikut Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari,” ujar Kiai Samsul, disambut tepuk tangan hadirin. 

Pelopor gerakan perbaikan

Kiai Samsul juga mengajak seluruh pengurus NU di DKI Jakarta untuk mampu menjadi pelopor gerakan perbaikan atau harakah islahiyah. Dalam hal ini, Kiai Samsul ingin agar para pengurus menjadi orang yang tidak hanya sekadar baik, tetapi juga mampu melakukan perbaikan-perbaikan. 

Dia kemudian mengisahkan sebuah percakapan antara Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi dengan seorang santrinya. Suatu ketika, saat sedang menulis Kitab Al-Mughni, Ibnu Qudamah ditanya tentang perbedaan antara orang yang baik (shaleh) dengan orang yang memperbaiki (muslih). 

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

“Beliau menjawab, orang yang baik (shaleh) itu kebaikannya hanya untuk dirinya saja. Tetapi orang yang mampu memperbaiki (muslih) itu kebaikannya tidak hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk kepentingan masyarakat banyak,” bebernya. 

Kiai Samsul menambahkan bahwa, kata beliau, orang yang baik (shaleh) itu dicintai oleh banyak orang. Tetapi orang yang memperbaiki (muslih), kadang-kadang justru malah dibenci oleh banyak orang,” tambah Kiai Samsul. 

Sebagai contoh, Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebelum mendapat gelar kenabian, semua kelompok pada saat itu mencintainya. Sebab ketika itu, Nabi Muhammad masih dalam kategori shaleh. 

Namun, saat Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberikan gelar kenabian, maka sejak itulah Nabi Muhammad berstatus sebagai muslih yang hendak melakukan perubahan besar dan berbagai perbaikan. Ketika sudah mendapat gelar kenabian dan berstatus muslih itu, terdapat banyak yang membenci Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. 

Dalam hal ini, Kiai Samsul mengingatkan para pengurus NU agar memiliki sifat sabar dan lapang dada. Menurutnya, menjadi pengurus dari perkumpulan sebesar NU terdapat banyak risiko yang harus dihadapi. 

“Diomongin banyak orang, dikritik, dicaci maki, diomongin, difitnah, itu hal biasa. Maka yang harus kita pasang adalah pengurus harus sabar,” ungkapnya.

Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta H Marullah Matali yang hadir dalam Muskerwil II NU DKI Jakarta itu menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh. Bahkan ia berharap, antara Pemprov dan PWNU DKI Jakarta bisa berkolaborasi. 

“Mudah-mudahan Pemprov bisa jalan bareng-bareng dengan NU DKI Jakarta. Kami tidak ragu,” katanya. 

Ketidakraguan yang disampaikan Marullah itu cukup beralasan. Sebab NU ini berbeda dengan perkumpulan-perkumpulan lain. Perbedaan itu terletak dari nama yang disematkan. Perkumpulan yang lain biasanya hanya mengatasnamakan rakyat jelata, masyarakat biasa. 

“Sementara NU itu menggunakan kata ulama. Bukan perkumpulan muridnya ulama, tapi ulama. Kebangkitan ulama. Maka yang hadir pada kesempatan ini, yang berkumpul dan musyawarah untuk merumuskan rekomendasi dalam Muskerwil ini adalah para ulama,” ungkap Marullah. 

Oleh karena itulah, sebagai pemerintah, Marullah merasa berkewajiban untuk mengamini berbagai hal yang disampaikan para ulama. Sebab menurutnya, seorang ulama tidak pernah sembarangan saat menyampaikan sesuatu. Semua yang disampaikan ulama pasti berdasarkan rasa takut kepada Allah, bukan atas dasar keinginan dan nafsu. 

“Ulama lebih banyak nafsunya adalah nafsu muthmainnah yang tenang, baik, dan sudah dipikirkan secara matang-matang. Ketika para ulama berkumpul merumuskan sesuatu dengan cara musyawarah mufakat, Insyaa Allah mendapatkan sesuatu yang patut mendapatkan dukungan dari pemerintah,” kata dia. (dwi)

Tags: BetawiOrang BetawiPWNU JakartaUngkapan
ShareTweetSendShare
Previous Post

WNI Korban Human Trafficking yang Berhasil Dibebaskan Bertambah 7 Orang

Next Post

Penyebaran Islam di Jawa: Wali Songo, Arti, Nasab, dan Sejarahnya (1)

Mungkin Anda Juga Suka :

Paska Tragedi SMK Lingga Kencana, Terbit SE Pemkot Depok dan Kemenag Memperketat Aturan Study Tour

Paska Tragedi SMK Lingga Kencana, Terbit SE Pemkot Depok dan Kemenag Memperketat Aturan Study Tour

14 Mei 2024

...

Sertifikasi Halal Gratis 200 UMK di Bali Kerja Sama Pemda dan LPPOM MUI

Sertifikasi Halal Gratis 200 UMK di Bali Kerja Sama Pemda dan LPPOM MUI

15 Maret 2024

...

Penumpang LRT Boleh Buka Puasa 1 Jam di Kereta Jabodebek

Penumpang LRT Boleh Buka Puasa 1 Jam di Kereta Jabodebek

12 Maret 2024

...

Komitmen Transformasi Pendidikan Berkelanjutan Melalui Implementasi Merdeka Belajar Menjadi Fokus Mercu Buana

Komitmen Transformasi Pendidikan Berkelanjutan Melalui Implementasi Merdeka Belajar Menjadi Fokus Mercu Buana

17 Desember 2023

...

MUI Sulsel Keluarkan Fatwa Haram Beri Santunan ke Manusia Silver dan Badut

MUI Sulsel Keluarkan Fatwa Haram Beri Santunan ke Manusia Silver dan Badut

7 Januari 2023

...

Load More
Next Post
Penyebaran Islam di Jawa: Wali Songo, Arti, Nasab, dan Sejarahnya (1)

Penyebaran Islam di Jawa: Wali Songo, Arti, Nasab, dan Sejarahnya (1)

Putin: Sanksi Terhadap Rusia Tidak Mencerminkan Realitas Politik dan Ekonomi Global

Putin: Sanksi Terhadap Rusia Tidak Mencerminkan Realitas Politik dan Ekonomi Global

Discussion about this post

TERKINI

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video