Avesiar – Kairo
Lisensi pertama telah dikeluarkan Otoritas Pengatur Keuangan Mesir kepada Egyptian Microfinance Co., lembaga yang bergerak dalam pembiayaan usaha mikro yang sesuai dengan Syariah.
Menurut sebuah pernyataan, dilansir Arab News, Rabu (31/8/2022), lembaga tersebut dikenal sebagai Maksab.
Aksi tersebut adalah bagian dari upaya FRA untuk mencapai inklusi keuangan dengan mendiversifikasi solusi pembiayaan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kata ketua FRA Mohamed Farid.
Menyusul penerbitan izin Maksab, jumlah perusahaan yang diizinkan untuk terlibat dalam pembiayaan mikro telah mencapai 19.
Negara Afrika Utara bergerak menuju diversifikasi instrumen pembiayaan untuk menutupi utangnya, termasuk mempersiapkan sukuk berdaulat Mesir, menurut Alahram.
Pada hari Senin, Menteri Keuangan Mesir Mohamed Maait mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk menerbitkan sukuk Islam antara 1,5 miliar dan 2 miliar dolar setelah efek perang di Ukraina di pasar global mereda. (ard)













Discussion about this post