• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nusantara

Rokok dan Candanya Para Kyai yang Diceritakan Gus Baha

by Avesiar
14 Januari 2023 | 23:21 WIB
in Nusantara
Reading Time: 2 mins read
A A
Rokok dan Candanya Para Kyai yang Diceritakan Gus Baha

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Membahas soal rokok, selalu saja ada kontroversinya. Saking banyaknya kontroversi, bahasan soal rokok ini malah kadang membuat orang tertawa karena lelucon yang terjadi. Dikutip dari situs Laduni, Sabtu (14/1/2023), segala macam jenis guyonan yang berkaitan dengan rokok keluar dari orang-orang mulia dan para guru-guru yang tidak perlu diragukan lagi kapasitas keilmuannya tentang agama.

Salah satu yang menarik adalah seperti yang dialami oleh Gus Baha ketika membahas tentang rokok.

Dalam salah satu pengajiannya beliau bercerita, “Saya senang sama bercandanya para kyai-kyai gitu, memang tidak ada orang yang pandai bercanda selain kyai. Saya waktu itu mendatangi acara resepsi di Kudus, di warganya Sarang di keluarganya Om Lukman. Yang mengisi Habib Umar Mubahar, senang katanya bercanda ke kyai-kyai, ya kyai-kyai semua lah termasuk Habib Umar. Ada seorang kyai merokok, ini cerita ya, kyai rokok di depan dokter. Kata dokter, ‘Pak kyai kalau merokok terus nanti mati gimana?’ kyai langsung menjawab, ‘Gampang saya membawa korek.’”

Hal seperti inilah yang membuat para ahli hisap tetap istiqomah pada merokoknya. Jawaban spontan dari kiai memang tidak salah, dan pertanyaan dokter juga tidak salah. Yang salah ketika kita menafsirkan lelucon ini dengan serampangan. “Kyainya ya juga paham maksud dokter tadi. Tenang dok saya masih membawa korek. Maksudnya kalau rokoknya mati tinggal dinyalain lagi. Jadi tidak nyambung,” kata Gus Baha.

Gus Baha melanjutkan ceritanya, “Kalau guyonane (bercandaannya) Habib Umar, ‘Saya sering membaca bahayanya merokok, saya sering baca itu. Setelah tau, saya berhenti membaca.’ Orang itu pikirannya setelah membaca bahayanya rokok, (harusnya) berhenti merokok. Saya sering baca buku atau apapun bahayanya rokok, setelah saya tahu saya berhenti membaca.”

Guyonan seperti ini lah membuat umat senang dan bahagia, sehingga mereka mempunyai alasan untuk meninggalkan maksian.

“Jadi saya punya banyak grup kyai-kyai yang suka bercanda, karena saya khawatir umat ini mencari kesenangan lewat jalur maksiat. Maka saya senang kalau ada kyai bercanda, umat ini punya kesenangan yang tidak maksiat, itu saja,” kata Gus Baha. (adm)

Bacaan Terkait :

Rokok yang Dihisap Orang Mesir Sebanyak 100 Miliar Batang per Tahun

Rokok Vape atau Tembakau, Risikonya Apa Saja

Load More
Tags: bahaya rokokCanda Gus BahaCanda KyaiKontroversi RokokRokok
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sedikitnya 19 Tewas, 6 Ribu Harus Dievakuasi, dan 20 Ribu Rumah Tanpa Listrik

Next Post

Ahli Fikih Curhat, Abu Nawas: Asal Jangan Kau Naiki..

Mungkin Anda Juga Suka :

Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX, Presiden Prabowo Minta Karir Atlet dan Pelatih Diperhatikan

Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games XX, Presiden Prabowo Minta Karir Atlet dan Pelatih Diperhatikan

9 September 2026

...

Hoaks Operasi Pajak Kendaraan Tahun 2026, Korlantas Polri Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya

Hoaks Operasi Pajak Kendaraan Tahun 2026, Korlantas Polri Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya

4 Agustus 2026

...

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

21 Juni 2026

...

Indonesia Raih Pengakuan di WSIS Prizes 2026 PBB Melalui 3 Inovasi Digital

Indonesia Raih Pengakuan di WSIS Prizes 2026 PBB Melalui 3 Inovasi Digital

10 Juni 2026

...

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

Jangan Ketawa, Ini Singkatan-singkatan Pembelajaran Kelas Daring

14 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Ahli Fikih Curhat, Abu Nawas: Asal Jangan Kau Naiki..

Ahli Fikih Curhat, Abu Nawas: Asal Jangan Kau Naiki..

Simpan Buat Belajar, Nama-nama Provinsi di Indonesia dan Sukunya

Simpan Buat Belajar, Nama-nama Provinsi di Indonesia dan Sukunya

Discussion about this post

TERKINI

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video