Avesiar – Jakarta
Bisnis biro perjalanan Haji dan Umroh Khusus setelah pandemi Covid-19 berangsur mereda, kembali menggeliat. Terlebih dengan kemudahan-kemudahan akses yang dibuka oleh Arab Saudi dibandingkan saat pandemi.
Biro perjalanan Haji dan Umroh Khusus di Indonesia terbilang menjamur. Mulai dari yang kecil, hingga yang melayani permintaan khusus dengan aneka fasilitas. Harus diakui, bahwa setiap biro perjalanan di bidang ibadah ini memiliki kemampuan masing-masing.
Kehati-hatian juga diperlukan saat memilih biro perjalanan ibadah ini. Jika salah pilih, bukan tidak mungkin akan mengecewakan, bahkan membuat jemaah merugi karena batal berangkat. Mengecek track record biro perjalanan Haji dan Umroh juga diperlukan.
Wartawan avesiar.com berkesempatan mewawancarai secara khusus direktur dari PT. Babul Umrah Mandiri Wisata, perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus dan umrah yang didirikan pada tanggal 21 September 2012.
“Niat kami membantu para tamu Allah dalam melaksanakan ibadah Haji dan Umrah. Nama “Babul” sendiri mempunyai arti “pintu”. Yaitu pintu untuk menuju kemaslahatan dunia akhirat, berupa hubungan antara manusia dan hubungan dengan Allah Yang Maha Esa sebagai Sang Khaliq,” terang direktur PT. Babul Umrah Mandiri Wisata H. Saifulloh Ali Syahman, baru-baru ini.

Awalnya, Saifulloh mengawali karirnya sebagai operator yang membantu travel-travel dalam pemesanan hotel, dan tiket pesawat. Pengalaman yang dimilikinya membuat ia memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri berupa biro perjalanan ibadah Umrah dan Haji.
Saifulloh mengaku dengan ketekunan, kesabaran, dan tetap berusaha menjaga kepercayaan jemaah, akhirnya saat ini Babul Umrah Mandiri Wisata menjadi salah satu biro penyelenggara Haji dan Umrah yang diperhitungkan di Indonesia.
Biro perjalanan ibadah yang didirikannya, kata dia, telah mendapatkan izin PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) no. 953 pada tahun 2019, dan izin PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) no. 691 tahun 2020, dari Kementerian Agama RI.
“Saat ini Babul Umrah Mandiri Wisata telah memiliki 13 Cabang berizin SK Kanwil Kemenag, 9 Cabang Berakte Notaris, dan 23 Top Agent yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini untuk membuktikan bahwa Babul Umrah Mandiri Wisata memang biro perjalanan Umrah dan Haji yang terpercaya,” katanya berpromosi.
Untuk jumlah jemaah Umroh, Saifulloh mengakui bahwa perusahaan miliknya itu telah memberangkatkan 354 orang pada 2015, 656 orang pada 2016, 1.045 orang pada 2017, 1.258 orang pada 2018, 1.585 orang pada 2019, dan 1.057 orang pada 2020.
Penurunan jemaah di tahun 2020, lanjutnya, seperti diketahui bersama, akibat wabah Covid-19. “Alhamdulillah pada tahun 2022, setelah pemerintah Arab Saudi mulai membuka kembali ibadah Umrah dan Haji, saat ini Babul Umrah Mandiri Wisata mulai berbenah kembali dan mulai memberangkatkan lagi jemaah Umrah,” ujarnya bersemangat.
Untuk paket ibadah, kata dia, program Umrah reguler Babul Umrah Wisata Mandiri disajikan kepada individu dan keluarga yang program perjalanannya merupakan standar dasar dalam setiap keberangkatan umrah, dengan melakukan pencarian arti dan makna di Makkah dan Medinah.
“Paket ini waktu perjalanannya bisa dipilih sesuai dengan durasi hari yang disediakan yaitu 9 hari, 12 hari, 14 hari, dan Program Umrah Spesial,” ucap Saifulloh.
Sedangkan program Haji khusus, imbuhnya, Babul Umrah Mandiri Wisata menyediakan fasilitas terbaik, yakni berupa penyediaan hotel, makanan, dan transportasi yang lebih baik dari fasilitas yang diberikan oleh pemerintah. Mereka pun memberikan waktu yang relatif singkat dibandingkan waktu tunggu jemaah haji yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Agar pelayanan memuaskan bagi jemaah, Babul Umrah Mandiri Wisata menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Saudi Airlines, Etihad Airways, dan Citilink. Selain Umrah dan Haji, pelayanan yang kami sediakan yaitu Paket Tur Muslim (Turki, Palestina, Domestik), Pemesanan Tiket, Pembuatan Visa, Pemesanan Hotel, Event Organizer, dan Outbound,” bebernya pemilik biro perjalanan Haji dan Umroh yang terletak di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu dan Kalibata, Jakarta Selatan itu. (app/pro)













Discussion about this post