• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Perbedaan dan Makna Berhaji atau Umroh serta Pengalaman Muslimah yang Melaksanakannya

by Ave Rosa
19 April 2025 | 23:57 WIB
in True Story
Reading Time: 5 mins read
A A
Perbedaan dan Makna Berhaji atau Umroh serta Pengalaman Muslimah yang Melaksanakannya

Ilustrasi. Foto: dok Avesiar.com & ist. Kolase: Avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Melaksanakan Haji atau Umroh adalah sesuatu yang dapat dilakukan lazimnya oleh Muslim dan Muslimah yang mampu secara finansial. Namun, ibadah tersebut secara syariah bukan perjalanan fisik seperti halnya wisata atau piknik, melainkan perjalanan spiritual yang idealnya membuat seorang Muslim dan Muslimah menjadi manusia yang lebih baik lagi secara tuntunan Islam.

Khusus ibadah Haji, hal ini adalah tuntunan Rukun Islam ke-5, melaksanakan Haji ke Baitullah jika mampu. Sedangkan Umroh, yang hampir sama pelaksanaannya dengan Haji, sering disebut sebagai “Haji Kecil” karena perbedaan Haji dan Umroh juga bisa dilihat dari rukun-rukunnya.

Ada 5 rukun Haji yaitu; niat ihram, wuquf di Arafah, tawaf, sa’i, serta memotong rambut. Sementara, rukun umrah hanya ada 4, yaitu; niat ihram, tawaf, sa’i, dan memotong rambut. Dalam hal ini, wuquf di Arafah bukan termasuk rukun umrah.

Pelaksanaan Haji dilakukan dari rentang waktu mulai dari awal bulan Syawal sampai subuhnya hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah). Sedangkan waktu pelaksanaan umrah bebas bisa kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dimakruhkan.

Untuk waktu-waktu yang dimakruhkan untuk melaksanakan umrah adalah:

• Hari Arafah (tanggal 9 Zulhijah)

• Hari Nahar (tanggal 10 Zulhijah)

Bacaan Terkait :

Sikapi Fenomena Umrah Backpacker, Komisi VIII DPR RI dan Kemenag Bahas Regulasi Pelindungan Jemaah

Dibuka, Tahap 1 Pelunasan Biaya Haji Khusus 12 – 15 Desember 2023

Haji Mabrur Punya 3 Ciri-ciri, Kata Rasulullah SAW

Berjalan Kaki Ribuan Kilometer dari Austria, Pria 52 Tahun Niat Berhaji ke Makkah

Berhasil Berangkatkan 5.955 Jemaah Umroh, Babul Umrah Mandiri Wisata Tetap Profesional

Seorang Pria di Arab Saudi Ditangkap Karena Umrohkan Mendiang Ratu Elizabeth II

Indonesia Paling Membludak, Saat Ratusan Ribu Jemaah Umrah Tiba di Madinah

Load More

• Hari Tasyrik (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah)

Wajib Haji : Niat ihram dari miqat, bermalam di Muzdalifah dan Mina, melempar jumrah, tawaf wada, dan menjaga urutan pelaksanaan.

Bagi Muslimah, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dengan matang untuk bisa melaksanakan ibadah khusus tersebut, terutama Haji. Dikutip dari berbagai sumber, persiapannya antara lain:

1. Persiapan Fisik dan Mental

Menjaga kesehatan, olahraga teratur, dan memperkuat mental untuk menghadapi kondisi ibadah yang cukup melelahkan, sangat penting.

2. Persiapan Keuangan

Mengumpulkan biaya Haji secara halal dan memastikan keuangan keluarga tetap stabil saat ditinggal berHaji adalah bagian dari tanggung jawab yang perlu diperhatikan.

3. Persiapan Administrasi dan Dokumen

Menyiapkan dokumen penting seperti paspor, visa, dan surat kesehatan menjadi langkah penting sebelum berangkat ke Tanah Suci.

4. Ketika Tidak Kuat Menyempurnakan Ibadah

Dalam kondisi tertentu, seperti ketika sakit di Mina dan tidak mampu melempar jumrah, Islam memberikan keringanan. Seorang jemaah boleh mewakilkan lempar jumrah atau menggantinya dengan membayar dam. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat, memahami keterbatasan umatnya.

Beberapa Muslimah yang juga Ibu rumah tangga berikut berbagi pengalaman mereka menunaikan ibadah Haji dan Umroh. Yuk, kita simak!

Lita Dwi Novia, Ibu Rumah Tangga

Lita Dwi Novia, Ibu Rumah Tangga. Foto: istimewa

Menurut Lita Dwi Novia, seorang ibu rumah tangga, ibadah umrah bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan hati. “Melalui umrah kemarin, saya makin sadar akan kebesaran nikmat Allah. Meski tidak bekerja mencari uang, saya sangat bersyukur dan merasa lebih dekat pada Allah,” ujarnya.

Dalam mempersiapkan diri secara mental dan spiritual, ia terus menjaga hubungan dengan Allah. “Saya banyak berdzikir, berdoa dalam hati, dan yakin Allah selalu ada dan menyayangi kita,” tambahnya.

Hikmah terbesar dari perjalanan umrah, kata Lita, adalah keinginan kuat menjadi ahli surga sekeluarga. “Dunia ini sementara, yang kita bawa hanya amal ibadah,” ungkapnya.

Sebagai ibu, Lita juga punya peran dalam mengenalkan makna Haji kepada anak-anak. “Saya tanamkan bahwa mereka anak-anak sholeh yang Allah pilih untuk datang ke rumah-Nya. Mereka harus bersyukur dan meningkatkan ibadahnya,” tuturnya.

Tantangan terbesarnya adalah mempersiapkan mental anak-anak. Namun, menurut Lita, soal finansial bukanlah penghalang. “Rezeki milik Allah. Kami memilih mendahulukan ibadah daripada urusan duniawi,” jelasnya.

Setelah umrah, Lita merasa lebih tenang dan ikhlas. “Saya lebih rajin ibadah, bersih hati, dan menerima takdir Allah. Karena sejatinya, hidup kekal itu nanti di akhirat,” pungkasnya.

Rin Nuraeni Trismara, Ibu Rumah Tangga

Rin Nuraeni Trismara, Ibu Rumah Tangga. Foto: istimewa

“Haji itu menghapus dosa dan mengingatkan bahwa semua milik kita hanyalah titipan Allah,” ujarnya. Bagi Rin, seorang ibu rumah tangga, Haji bukan sekadar rukun Islam, tapi perjalanan hati yang memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Untuk mempersiapkannya, ia menekankan pentingnya niat yang lurus karena Allah, pikiran positif, serta menjauhi gosip dan perilaku buruk. “Jaga kesehatan juga penting, mulai dari makan sehat sampai rutin olahraga,” tambahnya.

Soal hikmah, ia menyebut: “Doa terkabul, dosa diampuni, dan hati terasa lebih dekat dengan Allah.”

Sebagai ibu, Rin juga mengenalkan Haji kepada anak sejak dini. “Mulai dari shalat, puasa, sampai akhlak baik dan cerita nabi. Semua itu menumbuhkan cinta anak pada ibadah.”

Namun, persiapan Haji tidak selalu mudah. “Ada tantangan dokumen, stamina, dan kesiapan hati. Tapi kalau niat kita kuat, insyaAllah dimudahkan.”

Setelah memahami makna Haji, ia merasa lebih pasrah, lebih banyak doa, dan lebih tenang menjalani hidup. “Niatkan terus, banyak berdoa, sedekah, dan pasrahkan pada Allah. Jangan pernah menyerah, karena panggilan Haji datang di waktu terbaik,” ucapnya berbagi pesan.

Naning Irawati, Ibu Rumah Tangga

Naning Irawati, Ibu Rumah Tangga. FotoL istimewa

“Haji itu bentuk syukur dan cara kita mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Naning Irawati, seorang ibu rumah tangga yang memaknai Haji sebagai kewajiban sekaligus anugerah luar biasa dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Persiapan mental dan spiritual pun ia lakukan dengan sungguh-sungguh. “Saya banyak belajar, terutama soal kesiapan batin. Karena Haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga jiwa.”

Ia percaya, Haji adalah panggilan khusus. “Saat berhaji, itulah waktu terbaik untuk taubat dan berserah diri. Kita benar-benar hanya bergantung pada Allah.”

Sebagai seorang ibu, Naning juga menanamkan nilai-nilai ini sejak dini kepada anak-anaknya. “Saya ajarkan bahwa Haji itu kewajiban, dan kalau sudah mampu, jangan ditunda, meski masih muda.”

Namun, tantangan tetap ada. “Kadang dana yang disiapkan terpakai lagi untuk kebutuhan keluarga yang mendesak,” ujarnya jujur. Tapi semangatnya tak surut.

Setelah mendalami makna Haji, ia merasa imannya makin kuat. “Saya merasa kecil di hadapan Allah. Dosa banyak, jadi makin ingin dekat dengan-Nya.”

Bagi seorang Muslim dan Muslimah, melaksanakan Haji dan Umroh sepatutnya menjadikannya hamba Allah yang lebih taqwa dalam menjalankan syariat agama dan memberi contoh kepada keluarganya. (Resty)

Tags: HajiPengalaman UmrohUmrahUmroh
ShareTweetSendShare
Previous Post

Olahraga Apa yang Rutin Kamu dan Keluargamu Lakukan Bersama?

Next Post

Warga Israel Minta Pembantaian di Gaza Dihentikan, Netanyahu Nekat Menolak

Mungkin Anda Juga Suka :

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

...

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

...

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

28 Maret 2026

...

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

23 Maret 2026

...

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

2 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Warga Israel Minta Pembantaian di Gaza Dihentikan, Netanyahu Nekat Menolak

Warga Israel Minta Pembantaian di Gaza Dihentikan, Netanyahu Nekat Menolak

Mendidik Anak Secara Islami dan Komentar Para Ibu

Mendidik Anak Secara Islami dan Komentar Para Ibu

Discussion about this post

TERKINI

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

21 Juni 2026

Sudah Kembali ke Tanah Air 62 Persen, Sebagian Jemaah Masih Bergerak dari Makkah menuju Madinah

20 Juni 2026

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026

Kelelahan Akibat Pembatasan Perjalanan untuk Bertanding di Piala Dunia, Iran Akan Sampaikan Aduan ke FIFA  

19 Juni 2026

Biaya Maritim Rencananya Akan Berlaku di Selat Hormuz, Iran Mengklaim Kemenangan Bersejarah Atas AS

18 Juni 2026

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

17 Juni 2026

Adab-adab dan Sunnah Minum yang Baik Bagi Kesehatan Menurut Islam

16 Juni 2026

Wawasan Tentang Bulan Muharram, Peristiwa-peristiwa Penting, dan Puasa Penebus Dosa

15 Juni 2026

Iran Tetap Tekankan Jaminan Keamanan dan Kemerdekaan Teritorial Lebanon Atas Kesepakatan Iran – AS

15 Juni 2026

Perilaku dan Kampanye LGBT Meresahkan, Komisi VIII Dukung Desakan MUI Agar Pemerintah Merumuskan Regulasi Tegas

14 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video