Avesiar – Jakarta
Keputusan pengadilan di Inggris telah memaksa mengubah nama dari sebuah aplikasi perjodohan khusus Muslim di negara tersebut, setelah naik banding, dikutip dari Arab News, Sabtu (29/4/2023).
Aplikasi yang awalnya bernama Muzmatch akhirnya mengubah mereknya menjadi Muzz, setelah putusan pengadilan pada Juni tahun lalu. Hal itu karena nama aslinya terlalu mirip dengan Match Group, yang juga menjalankan sejumlah situs web dan aplikasi kencan.
“Ada kemungkinan kebingungan sebagai akibat dari penggunaan kata kunci SEO oleh Muzmatch yang terdiri dari kata ‘cocok’ ketika membuat keputusan,” kata pengadilan.
Optimisasi mesin pencari menjelaskan penggunaan kata atau frasa tertentu untuk menarik perhatian dan lalu lintas online.
Pengadilan Banding menguatkan putusan tersebut, yang menurut Muzz “sangat mengkhawatirkan bagi perusahaan rintisan lain di sektor kencan”.
Pendiri dan CEO Muzz Shahzad Younas mengatakan kepada BBC, sebagaimana dikutip dari Arab News, bahwa Match Group, yang antara lain memiliki Tinder, OkCupid, dan Hinge, telah menggunakan pengadilan untuk “mempertahankan posisi dominan global mereka” di pasar aplikasi kencan.
“Bagaimana dengan (Match) yang benar-benar berinovasi dan membangun produk yang lebih baik, daripada menggunakan taktik malas dan predator seperti itu terhadap saingan Anda?” dia menambahkan.
Younas mengatakan Match Group telah mencoba untuk membeli bisnisnya, yang diluncurkan di Inggris pada tahun 2015, pada empat kesempatan terpisah sebelum membawa tindakan hukum, dan kasus serta banding tersebut telah menelan biaya hampir 2 juta dolar untuk biaya hukum dan kerusakan Muzz.
“Ini adalah perubahan kecil untuk konglomerat bernilai miliaran dolar seperti Match Group. Namun, (itu) adalah modal kerja yang berharga untuk start-up seperti kami. Jelas bagi kami bahwa Match Group akan melakukan semua yang mereka bisa untuk membunuh kami dengan maksud agar mereka mempertahankan monopoli mereka di pasar kencan global,” tambahnya.
Match Group, yang aplikasi kencan Muslimnya sendiri ditutup pada bulan Februari, mengatakan kepada BBC, sebagaimana dikutip dari Arab News, bahwa strategi merger dan akuisisinya “tidak memengaruhi keputusan kami untuk melindungi kekayaan intelektual dan merek dagang kami dengan cara apa pun.”
Seorang juru bicara mengatakan bahwa mereka selalu tahu bahwa Muzmatch secara tidak adil mendapatkan keuntungan dari reputasi dan investasi kami dalam merek mereka, dan secara tidak sah memanfaatkan Match Group untuk keuntungannya sendiri.
“Kami akan terus melindungi pekerjaan dan kreativitas karyawan kami saat kami terus menjalin hubungan yang berarti bagi semua lajang, dari semua latar belakang, di seluruh dunia,” kata juru bicara itu. (dwi)













Discussion about this post