Avesiar – Pati, Jawa Tengah
Hafiz Ulumuddin Karim, Sidqon Difa Haqi Al Karim, dan Talitha Anindiya Norine akan segera berangkat ke Seoul, Korea Selatan, mewakili sekolah mereka Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati, Jawa Tengah pada 14 hingga 18 Juli 2023. Hal tersebut disampaikan Ketua Program Unggulan MTsN 1 Pati Tommy Andriansyah di Pati, Selasa (2/5/2023).
Ketiga remaja itu lolos ke babak final Round World Mathematics Invitation (WMI) Korea Selatan (Korsel) diselenggarakan oleh Edukultur Indonesia (MESO) Pimpinan Mr. Roy Lo.
Sebelum sampai babak final, Hafiz dan kawan-kawan harus melalui seleksi tahap preliminary round (babak penyisihan) yang diselenggarakan serentak se-Indonesia pada 1 April 2023 kemarin. Tahap ini diikuti siswa sekolah dan madrasah bertaraf internasional, antara lain Bambini Junior High School, Highfield Secondary School, SMP Islam Sabilillah Malang, SMP KR. Ipeka Balikpapan, dan Mawar Sharon Christian School.
“Alhamdulillah dari MTsN 1 Pati yang lolos ada tiga siswa, masing-masing satu emas (Hafiz) dan dua perunggu (Haqi dan Talitha),” jelas Tommy dikutip dari laman Kementerian Agama, Rabu (3/5/2023).
Dikatakannya ketiga siswanya dalam waktu dekat akan melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi babak final yang akan datang. “Mohon doanya untuk anak-anak kami, semoga selalu mendapat Rahmat Allah sehingga bisa mempersembahkan yang terbaik untuk dirinya sendiri, keluarga, madrasah, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.
Hafiz bersyukur bisa lolos ke babak final. Dia mengaku tidak menyangka atas hasil yang diraihnya bersama kawan-kawannya. Sebagai persiapan, Hafiz akan berjuang dan belajar lebih optimal agar kembali mendapat hasil yang baik.
“Tentu sangat bersyukur dan tidak menyangka. Ketika mengikuti lomba-lomba tingkat internasional, hal yang sangat menantang bagi saya adalah soal-soalnya yang berbahasa Inggris, tetapi Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan dengan baik,” ucap Hafiz.
Kegembiraan juga disampaikan Siti Saudah, ibu dari Hafiz. “Alhamdulillah sebagai orang tua sangat bangga dan bersyukur sekali. Tetap rendah hati, taat pada Allah, Rasul, dan orang tua,” tuturnya.
Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak, bersyukur atas prestasi siswa didiknya. Prestasi ini semakin melengkapi capaian sebelumnya sebagai satu-satunya madrasah peraih MURI Indonesia tahun 2022. Dia berkomitmen untuk terus berupaya mewujudkan madrasah mandiri berprestasi bertaraf Internasional.
Syafak mengucapkan rasa terima kasih atas perjuangan dan doa dari seluruh elemen madrasah, terutama pembimbing dan pendamping serta para wali siswa. “Semoga di babak final nanti tetap mendapat keberuntungan,” pungkasnya. (put)













Discussion about this post