Avesiar – Jakarta
Lebanon menutup jaringan televisi publik pertama milik mereka, Tele Liban, di tengah kekhawatiran masa pendanaan dan tenaga kerja, dikutip dari Arab News, Senin (14/8/2023). Penutupan dilakukan oleh Menteri Penerangan Ziad Makary.
Hal tersebut menurut Kantor Berita Nasional Lebanon, merupakan buntut dari berbagai tantangan termasuk gaji yang belum dibayar selama berbulan-bulan.
Karyawan outlet media melakukan pemogokan terbuka awal bulan ini karena gaji yang belum dibayar dan pemotongan tunjangan lainnya.
Makary mengumumkan bahwa pemerintah telah mengeluarkan dana untuk membayar karyawan, tetapi karena pengurangan staf di lembaga publik, transaksi menjadi lambat.
Banyak keprihatinan di media sosial bahwa pemerintah Lebanon berencana menutup jaringan itu secara permanen. (ard)












Discussion about this post