• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Culture

Naudzubillahimindzalik, Jerman Melegalkan Penggunaan Ganja Pribadi per 1 April yang Membuat Penegak Hukum yang Khawatir

by Ave Rosa
1 April 2024 | 23:04 WIB
in Culture
Reading Time: 2 mins read
A A
Naudzubillahimindzalik, Jerman Melegalkan Penggunaan Ganja Pribadi per 1 April yang Membuat Penegak Hukum yang Khawatir

Ilustrasi. Foto: Pexels/Mart Production.

Avesiar – Jakarta

Pemerintah Jerman memperbolehkan orang dewasa membawa hingga 25 gram ganja kering dan menanam hingga tiga tanaman ganja di rumah mulai 1 April 2024. Kebijakan yang memprihatinkan tersebut, dikutip dari The Guardian, Senin (1/4/2024), dirayakan para pengguna ganja di negara itu setelah undang-undang baru yang melegalkan kepemilikan pribadi mulai berlaku.

Menyambut peraturan baru tersebut, yang diberlakukan setelah perdebatan sengit mengenai pro dan kontra dari kemudahan akses terhadap obat tersebut, para pendukungnya berkumpul di Gerbang Brandenburg di Berlin untuk “merokok”.

Alasan dari pemerintah Jerman, dikutip dari The Guardian, bahwa dekriminalisasi akan berdampak pada pasar tersembunyi dan mengurangi penyebaran ganja yang terkontaminasi, sehingga melindungi generasi muda.

“Penggunaan ganja sudah ada kemarin; jumlahnya meningkat,” kata Menteri Kesehatan Jerman, Karl Lauterbach, pada hari Senin.

Sedangkan Menteri Kehakiman Jerman Marco Buschmann, mengatakan kepada media Jerman bahwa legalisasi sebagian akan meringankan beban peradilan dan polisi.

Kritik terhadap mengenai kemungkinan dampaknya terhadap generasi muda dinyatakan seorang terapis di pusat kecanduan narkoba di Berlin, Tannenhof Berlin-Brandenburg, kepada Agence France-Presse (AFP), sebagaimana dikutip dari The Guardian, bahwa dari sudur pandang mereka, undang-undang yang tertulis adalah sebuah bencana.

Disebutkan pula bahwa konsumsi ganja oleh siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun akan tetap ilegal. Meskipun, pemerintah Jerman menyebut undang-undang baru itu juga memiliki beberapa perlindungan untuk melindungi generasi muda, termasuk larangan merokok ganja dalam jarak 100 meter (328 kaki) dari sekolah, taman kanak-kanak, taman bermain atau pusat olahraga.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Sebaliknya, pejabat penegak hukum Jerman menyampaikan kekhawatirannya. “Mulai 1 April, rekan-rekan kami akan berada dalam situasi konflik dengan warga negara, karena ketidakpastian menguasai kedua belah pihak,” kata wakil ketua federal serikat polisi Jerman, Alexander Poitz, seperti yang dilaporkan Deutsche Welle. (ard)

Tags: Bahaya GanjaJerman Legalkan GanjaKekhawatiran Serikat Polisi JermanPro-kotra Legalitas Ganja
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tiga Terduga Pemasok Senjata Api Kepada Pria Israel Ditangkap, Malaysia Tingkatkan Keamanan

Next Post

Riset dan Prototype CCTV Monitor Anti Maling Siswi MAN 1 Yogya Memenangkan Medali Perak di Tunisia

Mungkin Anda Juga Suka :

Dijadikan Lelucon ‘Janda yang Sedang Hamil’, Melania Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel

Dijadikan Lelucon ‘Janda yang Sedang Hamil’, Melania Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel

27 April 2026

...

Trump Sebarkan Video Rasis Obama dan Istri Sebagai Kera, Obama Balas Perilaku MAGA Sangat Meresahkan

Trump Sebarkan Video Rasis Obama dan Istri Sebagai Kera, Obama Balas Perilaku MAGA Sangat Meresahkan

15 Februari 2026

...

Agen-agen ICE Dianggap Meneror dan Membunuh, Demokrat Ancam Blokir RUU Berhubungan dengan Dana Pemerintah AS

Agen-agen ICE Dianggap Meneror dan Membunuh, Demokrat Ancam Blokir RUU Berhubungan dengan Dana Pemerintah AS

29 Januari 2026

...

Prancis Larang Anak-anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial, Macron Puji Parlemen yang Sahkan RUU

Prancis Larang Anak-anak di Bawah 15 Tahun Gunakan Media Sosial, Macron Puji Parlemen yang Sahkan RUU

27 Januari 2026

...

Catatan untuk Ekspatriat, Negara-negara Terbaik Soal Fasilitas Layanan Kesehatan

Catatan untuk Ekspatriat, Negara-negara Terbaik Soal Fasilitas Layanan Kesehatan

24 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Riset dan Prototype CCTV Monitor Anti Maling Siswi MAN 1 Yogya Memenangkan Medali Perak di Tunisia

Riset dan Prototype CCTV Monitor Anti Maling Siswi MAN 1 Yogya Memenangkan Medali Perak di Tunisia

Serangan Israel Menewaskan Staf Bantuan dari Amerika, Inggris, dan Australia, Netanyahu Berdalih Tidak Sengaja

Serangan Israel Menewaskan Staf Bantuan dari Amerika, Inggris, dan Australia, Netanyahu Berdalih Tidak Sengaja

Discussion about this post

TERKINI

Suhu Ekstrem di Prancis Lebih dari 40 Derajat Celcius Termasuk Negara Eropa Lainnya, Masyarakat Disarankan WFH

23 Juni 2026

Inilah Nasab atau Silsilah Suci dari Nabi Muhammad SAW yang Mulia dan Terjaga

23 Juni 2026

Resign Berikutnya, PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur Karena Tekanan Politik

22 Juni 2026

Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Jatim Soroti Tingginya Perceraian dan Krisis Mental Remaja

21 Juni 2026

Sudah Kembali ke Tanah Air 62 Persen, Sebagian Jemaah Masih Bergerak dari Makkah menuju Madinah

20 Juni 2026

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Israel Mempertaruhkan Kesepakatan Iran – AS dengan Menyerang Lebanon

20 Juni 2026

Kelelahan Akibat Pembatasan Perjalanan untuk Bertanding di Piala Dunia, Iran Akan Sampaikan Aduan ke FIFA  

19 Juni 2026

Biaya Maritim Rencananya Akan Berlaku di Selat Hormuz, Iran Mengklaim Kemenangan Bersejarah Atas AS

18 Juni 2026

Daftar Investasi dan Usaha yang Masuk Akal untuk Budget yang Terbatas

17 Juni 2026

Adab-adab dan Sunnah Minum yang Baik Bagi Kesehatan Menurut Islam

16 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video