KAMU KUAT – Jakarta
Libur t’lah tiba… Libur t’lah tiba…
Hore! Hore! Hore! (Hore!)
Simpanlah tas dan bukumu
Lupakan keluh-kesahmu
Libur t’lah tiba… Libur t’lah tiba…
Hatiku gembira
(Judul Libur t’lah Tiba, Penulis lagu A.T. Mahmud, penyanyi Tasya Kamila)
Liburan sekolah telah tiba! Wow, saatnya melepas penat dari tumpukan tugas dan rutinitas sekolah. Ini adalah momen terbaik untuk menikmati waktu luang, mengasah kreativitas, atau bahkan sekadar beristirahat di rumah.
Liburan selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para remaja setelah melewati rutinitas sekolah yang padat. Ini adalah waktu yang sempurna untuk bersantai, mengeksplorasi hobi, atau bahkan mencoba hal-hal baru yang menyenangkan.
Tapi sebentar dulu. Bagaimana komentar pada sahabat kanal remaja KAMU KUAT! soal liburan yang di depan mata atau sebagian lain bahkan sudah memulainya. Mari kita simak sambil merencanakan apa saja yang akan kamu buat, Guys.
Kiara Yuki Prabayanti, siswi Kelas 8, SMPN 7 Tangsel

Kiara mengakui bahwa ia sangat menunggu waktunya liburan. Hal ini setelah banyaknya tugas sekolah dan ujian yang menjadikan liburan sekolah jadi hal yang sangat ditunggu.
“Rasanya senang sekali, karena hari libur adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh semua siswa setelah lelahnya belajar. Untuk liburan nanti, rencana saya dan keluarga hendak pergi ke rumah nenek yang ada di Sawangan. Di sana, biasanya cucu cucu nenek kumpul selama liburan dan bermain bersama. Sedangkan tempat yang paling ingin saya kunjungi jika liburan adalah Yogyakarta. Karena Yogyakarta suasananya buat kangen terus, dan ada tante kecilku di sana. Biasanya pergi jalan-jalam. ke Malioboro dan ke Kraton,” ujar Kiara.
Sedangkan jika hanya berlibur di rumah, lanjut Kiara, biasanya ia hanya bermain handphone, membantu orang tua, dan terkadang suka menginap di rumah teman atau sebaliknya teman yang bermain di rumahnya. Hal itu dilakukannya agar bisa bermain sepuasnya dengan teman atau ia menyibukkan diri dengan membaca buku favoritnya berjudul “Malioboro at Midnight” karya Skysphire.
Farah Putri, siswi kelas 12, SMAN 2 Tangsel
“Lega dan bahagia karena setelah melewati aktivitas disekolah yang padat, liburan waktunya untuk me-recharge energy selama liburan. Rencananya, ingin mengeksplore hobi baru, menghabiskan waktu dengan teman, keluarga, dan mungkin jalan jalan ke tempat baru,” ucap Farah.
Sebenarnya jauh hari sebelum liburan dimulai, kata farah, ia sudah merencanakan ingin liburan ke tempat yang tenang, sejuk, dan bisa bersantai sambil lihat pemandangan tanpa hiruk-pikuk kota. Ia sangat menantikan waktu untuk bisa tidur lebih lama tanpa alarm dan menghabiskan waktu untuk marathon film favorit tanpa beban tugas.
“Tapi jika liburan hanya di rumah, saya berusaha untuk mencari kesibukan dengan menonton film Reply 1988, The Uncanny Counter, Under Paris, Cruella, Hospital Playlist, How to Make Million Before Grandma Dies, Charlie and the Chocolate Factory, Inside Out 2, Moana 2, atau bermain game dan mendengarkan musik, jalan jalan atau kegiatan simple lainnya. Dan saya akan mendalami atau belajar fotografi, make up dan beauty care, karena saya ingin belajar lebih. Pesan saya untuk temen teman yang sedang liburan, nikmati liburan kalian dengan seimbang, nyaman, dan bahagia,” ucap Farah.
Ken Nararya Kahfi, siswa Kelas 7, SMPN 3 Gunung Sindur, Bogor

Sedangkan menurut Ken Nararya, sudah pasti ketika liburan sudah tiba rasanya senang sekali. Salah satunya adalah bisa tidur lebih lama dan bermain dengan teman teman lebih lama. Namun, kata dia, liburan kali ini Mama dan Papa mau mengajak ia dan adiknya ke pernikahan om yang ada di luar kota, sekalian berlibur.
“Liburan impian saya adalah liburan ke Bali. Dan tahun ini Mama Papa berjanji akan mengabulkannya. Kenapa ke Bali? Karena saya merasa Bali sangat indah dan saya belum pernah ke sana. Jika hal tersebut tidak terlaksana, liburan kali ini akan saya isi dengan aktivitas olahraga bulu tangkis, sekalian melatih ketangkasan saya dalam olahraga tersebut. Selain itu main HP sambil rebahan, dan kumpul bersama teman-teman bermain Uno, nonton, dan main sepeda,” bebernya.
Noya Shafana Meshia Ave, siswi kelas 12 MIPA 1, SMA Muhammadiyah 4 Depok

Cerita lain datang dari Noya yang cukup antusias menghadapi liburan akhir semester satu ini. Dikarenakan liburan kali ini juga cukup panjang dan ia adalah siswi kelas 12, tentu sangat mengefisienkan waktu liburan sebelum kembali ke banyaknya kegiatan ujian yang padat.
“Saya dapat memanfaatkannya untuk berkumpul bersama keluarga seperti jalan-jalan, olahraga bersama, dan lainnya. Di liburan kali ini saya ingin berwisata ke tempat tempat menarik dan menikmati keindahan alam di sekitar wilayah yang tidak jauh dari tempat tinggal. Jika saya liburan ke luar kota, inginnya sih ke Surabaya. Karena itu merupakan kampung halaman orang tua saya. Dapat bertemu sanak saudara dan menghabiskan waktu bersama,” ungkap Noya.
Sedangkan untuk mengisi waktu liburan di rumah, imbuhnya, biasanya ia lebih banyak membantu orang tua dalam pekerjaan rumah, berolahraga, menonton film, dan ia juga akan bermain game Teka teki Silang karena itu adalah game yang sangat mengasah otak.
“Kegiatan lainnya yang ingin saya lakukan ketika liburan sekolah saya ingin lebih mendalami ilmu jurnalistik di masa liburan, agar memiliki kegiatan yang bermanfaat. Karena liburan bukan hanya untuk hiburan semata. Kita harus pandai memanfaatkan waktu yang ada,” ucapnya.
Tips seru untuk teman-teman agar liburannya tetap produktif menurut Noya, hendaknya berdiskusi dengan anggota keluarga atau teman untuk menentukan liburan yang seru dan menyenangkan serta disetujui bersama. Membuat jadwal kegiatan outdoor, membaca novel, dan menyalurkan hobi bersama bisa jadi pilihan menarik.
Lalu, bagaimana komentar orang tua tentang liburan anak sekolah dan dukungan mereka untuk berlibur? Simak penuturan berikut.
Estu Melani, Ibu Rumah Tangga dan Pemilik I’m Cake and Pastry

Biasanya sebelum liburan, menurut Estu Melani yang seorang ibu, jauh-jauh hari ia akan mengatur budget keuangan yang akan dikeluarkan, sehingga dapat menyesuaikan dengan tempat tujuan liburan.
“Menurut saya, liburan panjang kan tidak setiap minggu atau bulan. Jadi ketika anak anak libur sekolah menjadi momen penting untuk menjalin keharmonisan antara anak dan orang tua di mana sebelumnya memiliki kesibukan masing-masing. Biasanya saya liburan ke tempat-tempat hiburan seperti mall ataupun tempat tempat wisata atau hanya sekedar makan bersama di restoran. Momen kebersamaan tersebut menjadi tempat berkomunikasi dan saling bercerita atau bercanda antara anggota keluarga kami,” ungkapnya.
Ketika hendak liburan, kata Estu, biasanya ia membagi bagi tugas. Misalkan untuk anak laki-laki untuk menentukan perencanaan seperti booking hotel, destinasi liburan yang sesuai budget. Sedangkan anak perempuan lebih ke urusan packing makanan dan baju
“Biasanya anak remaja lebih memilih bermain bersama-teman. Jika demikian, saya memberikan kesempatan dengan teman-temannya. Namun tetap harus dipantau dengan mengetahui dengan siapa dia main, ke mana tujuannya, dan berapa jam. Sebagai orang tua saya tetap mengingatkan kapan harus dengan keluarga, kapan harus dengan teman. Biasanya saya menyarankan untuk mengutamakan dengan keluarga. Aktivitas yang bermanfaat selama liburan untuk anak-anak dengan cara menyalurkan hobinya seperti bermain musik, bersepeda ataupun hal hal yg disenangi,” papar Estu.
Yuli Rahmawati S.E, Guru, SMP Islam Terpadu Insan Harapan, Tangsel

Menurut Yuli, liburan memang penting bagi remaja. Selain bisa mendekatkan diri antar keluarga, juga bisa menemukan pembelajaran yang tidak ditemui di sekolah. Liburan tidak selalu harus diisi dengan jalan keluar kota atau luar negeri. Mereka bisa mengisi liburan dengan hal yang bermanfaat. Misalnya, mulai menekuni hobi baru. Entah itu sekedar membuat sketsa atau menjahit atau bisa membuat konten yang bermanfaat.
“Saran saya agar remaja tetap produktif selama liburan tanpa harus membebani mereka, yaitu lakukan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan diri sendiri. Kalau cuma sekedar Fomo, sebaiknya dipikirkan ulang. Banyak aktivitas bermanfaat, salah satunya memiliki komunitas yang saling mendukung dan memiliki kesukaan atau hobbi yang sama,” terangnya.
Aktivitas yang menurut Yuli sangat bermanfaat bagi remaja selama liburan, salah satunya mengikuti pelatihan atau hobi yang membawa manfaat. Namun, itupun harus didukung keadaan keuangan dan hasil diskusi keluarga. Dukungan dari orang tua sangatlah penting. Karena orang tua yang akan mengarahkan remaja untuk bisa menemukan jati diri yg baik dan belajar untuk mandiri serta bertanggung jawab.
Sebisa mungkin selama liburan orang tua dan anak dicoba untuk mengurangi waktu di depan gadget dan mulai memperbayak waktu kebersamaan seperti bercengkrama, bercanda, bermain game, olahraga ataupun aktivitas lainya yang bisa membangun Bonding kebersamaan antara anak dan oarang tua, itu juga membangun kesehatan mental remaja.
So guys, masa liburan bisa dimanfaatkan dengan bijak. Baik untuk bersenang-senang, maupun mengembangkan diri. Liburan yang bermakna bukan soal seberapa jauh pergi berlibur, namun seberapa banyak hal positif yang bisa dilakukan. Jadikan liburan kali ini sebagai momen yang tak terlupakan dan penuh manfaat ya! (Resty)













Discussion about this post