Avesiar – Jakarta
Kekejian Israel semakin menjadi dengan blokade yang menghancurkan di Jalur Gaza dan menyebabkan seorang bayi menjadi anak Palestina terbaru yang meninggal akibat malnutrisi di tengah perang. Dikutip dari The New Arab, Sabtu (26/7/2025), hal itu membuat jumlah total kematian akibat kelaparan di wilayah tersebut kini telah mencapai 123 orang dalam 24 jam terakhir, termasuk setidaknya 84 anak-anak dan bayi.
Korban terbaru menurut Al Jazeera English pada hari Sabtu, adalah Zainab Abu Halib, seorang bayi yang mati kelaparan di Gaza.
Kondisi tersebut terjadi saat Inggris, Prancis, dan Jerman pada hari Jumat mendesak diakhirinya “bencana kemanusiaan” di Gaza, karena Program Pangan Dunia memperingatkan hampir sepertiga penduduk di wilayah Palestina yang dilanda perang tersebut tidak makan selama berhari-hari.
Para pemimpin tiga kekuatan Eropa, dalam sebuah pernyataan bersama, mendesak Israel “untuk segera mencabut pembatasan aliran bantuan dan segera mengizinkan PBB” dan LSM untuk “mengambil tindakan melawan kelaparan”.
Krisis yang semakin dalam di Gaza, membuat kekhawatiran yang semakin meningkat dengan kelompok-kelompok bantuan mengatakan bahwa “kelaparan massal” menyebar setelah lebih dari 21 bulan serangan Israel. (ard)











Discussion about this post