• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Kisah Nabi Luth Alaihissalam, Azab Allah Kepada Kaum Sodom yang Homoseks

by Avesiar
30 Juli 2025 | 22:57 WIB
in True Story
Reading Time: 9 mins read
A A
Kisah Nabi Luth Alaihissalam, Azab Allah Kepada Kaum Sodom yang Homoseks

Ilustrasi: Meta AI

Avesiar – Jakarta

Nabi Luth Alaihissalam adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim. Ayahnya yang bernama Hasan bin Tareh adalah saudara sekandung dari Nabi Ibrahim. Ia beriman kepada bapak saudaranya Nabi Ibrahim mendampinginya dalam semua perjalanan dan sewaktu mereka  berada di Mesir. Berusaha bersama dalam bidang peternakan yang berhasil dengan baik, binatang ternaknya berkembang biak sehingga dalam waktu yang singkat jumlah  yang sudah berlipat ganda itu tidak dapat ditampung dalam tempat yang disediakan.

Akhirnya perkongsian Ibrahim-Luth dipecah dan binatang ternakan serta harta  milik perusahaan mereka dibagi. Kemudian berpisahlah Luth dengan Ibrahim. Ia pindah ke  Yordania dan bermukim di sebuah tempat bernama Sodom (Sadum).

Nabi Luth Diutuskan oleh Allah Kepada  Rakyat Sodom (Sadum)

Masyarakat Sodom adalah masyarakat yang rendah tingkat  moralnya, rusak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran merajalela dalam pergaulan hidup  mereka.

Pencurian dan perampasan harta milik, merupakan kejadian hari-hari, di mana  yang kuat menjadi kuasa sedang yang lemah menjadi korban penindasan dan  perlakuan sewenang-wenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas  hidup mereka adalah perbuatan homoseks (liwath) di kalangan lelakinya dan lesbian  di kalangan wanitanya.

Kedua jenis kemungkaran ini begitu merajalela di  dalam masyarakat sehingga menjadi suatu kebudayaan bagi kaum  Sodom (Sadum).

Seorang pendatang yang masuk ke kota Sodom tidak akan selamat dari  diganggu oleh mereka. Jika ia membawa barang-barang yang berharga maka dirampaslah barang-barangnya, jika ia melawan atau menolak menyerahkannya, maka nyawanya  tidak akan selamat.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok, maka ia akan menjadi rebutan di antara mereka dan akan  menjadi korban perbuatan keji lelakinya dan sebaliknya jika si pendatang itu  seorang perempuan muda, maka ia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula.

Kepada masyarakat yang sudah sedemikian rupa keruntuhan moralnya dan sedemikian parah penyakit sosialnya, diutuslah nabi Luth Alaihissalam sebagai pesuruh dan  Rasul-Nya untuk mengangkat mereka dari lembah kenistaan, kejahilan dan kesesatan, serta membawa mereka alam yang bersih, bermoral dan berakhlak mulia.

Nabi Luth  mengajak mereka beriman dan beribadah kepada Allah, meninggalkan kebiasaan mungkar menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan kejahatan yang diilhamkan  oleh iblis dan syaitan. Ia memberi penerang kepada mereka bahwa Allah telah  mencipta mereka dan alam sekitar mereka tidak meridhai amal perbuatan mereka yang mendekati sifat dan tabiat kebinatangan.

Hal itu karena tidak sesuai dengan nilai-nilai  kemanusiaan dan bahwa Allah akan memberi ganjaran setimpal dengan amal kebajikan mereka. Yang berbuat baik dan beramal soleh akan diganjar dengan syurga di akhirat, sedang yang melakukan perbuatan mungkar akan dibalaskan dengan  memasukkannya ke dalam neraka Jahanam.

Nabi Luth berseru kepada mereka agar meninggalkan adat kebiasaan iaitu melakukan perbuatan homoseks dan lesbian  karena perbuatan itu bertentangan dengan fitrah dan hati nurani manusia, serta  menyalahi hikmah yang terkandung didalam penciptaan manusia menjadi dua jenis  yaitu laki-laki dan wanita.

Juga kepada mereka diberi nasihat dan dianjurkan supaya menghormati hak dan milik masing-masing dengan meninggalkan perbuatan  perampasan, perompakan, serta pencurian yang selalu mereka lakukan di antara sesama  mereka, dan terutama kepada pengunjung yang datang ke kota Sodom.

Diterangkan bahwa perbuatan-perbuatan itu akan merugikan mereka sendiri, karena akan menimbulkan  kekacauan dan ketidakamanan di dalam negeri, sehingga masing-masing dari mereka tidak merasa aman dan tenteram dalam hidupnya.

Demikianlah Nabi Luth  melaksanakan dakwahnya sesuai dengan tugas risalahnya.Ia tidak henti-henti  menggunakan setiap kesempatan dan dalam tiap pertemuan dengan kaumnya secara  berkelompok atau secara berseorangan mengajak agak mereka beriman dan percaya  kepada Allah menyembah-Nya melakukan amal soleh dan meninggalkan perbuatan maksiat dan mungkar.

Akan tetapi keruntuhan moral dan kerusakan akhlak sudah sangat berakar di dalam pergaulan hidup mereka akibat pengaruh hawa nafsu dan  penyesatan syaitan sudah begitu kuat menguasai tindak-tanduk mereka.

Dakwah  dan ajakkan Nabi Luth yang dilaksanakan dengan kesabaran dan ketekunan tidak  mendapat tanah yang subur di dalam hati dan fikiran mereka serta berlalu laksana suasana teriakan di tengah-tengah padang pasir .Telinga-telinga mereka sudah  menjadi pekak bagi ajaran-ajaran Nabi Luth sedang hati dan fikiran mereka sudah  tersumbat rapat dengan ajaran -ajaran syaitan dan iblis.

Akhirnya kaum Luth merasa dan kesal hati mendengar dakwah dan nasihat-nasihat Nabi Luth yang  tidak putus-putus itu dan minta agar ia menghentikan aksi dakwahnya atau  menghadapi pengusir dirinya dari sadum bersama semua keluarganya.

Sedangkan pihak  Nabi Luth pun sudah tidak ada harapan lagi masyarakat kota Sodom dapat terangkat dari  lembah kesesatan dan keruntuhan moral mereka dan bahwa meneruskan dakwah kepada  mereka yang sudah buta-tuli hati dan fikiran serta mensia-siakan masa.

Obat  satu-satunya, menurut fikiran Nabi Luth untuk mencegah penyakit akhlak itu yang  sudah parah itu menular kepada tetangga-tetangga dekatnya, ialah dengan  membasmi mereka dari atas bumi sebagai pembalasan terhadap kekerasan kepala mereka, juga untuk menjadi ibrah dan pengajaran umat-umat di sekelilingnya.

Beliau memohon kepada Allah agar kepada kaumnya masyarakat kota Sodom diberi pengajaran berupa azab di dunia sebelum azab yang menanti mereka di akhirat  kelak.

Para Malaikat  Tamunya Nabi Ibrahim Bertamu Kepada Nabi Luth

Permohonan Nabi Luth dan doanya diperkenankan dan  dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dikirimkanlah kepadanya tiga orang malaikat menyamar sebagai manusia biasa. mereka adalah malaikat yang bertamu kepada Nabi  Ibrahim dengan membawa berita gembira atas kelahiran Nabi Ishaq, dan memberitahu kepada mereka bahwa dia adalah utusan Allah dengan tugas menurunkan azab kepada  kaum Luth penduduk kota Sodom.

Dalam kesempatan pertemuan mana Nabi Ibrahim  telah mohon agar penurunan azab ke atas kaum Sodom ditunda, kalau-kalau mereka  kembali sadar mendengarkan dan mengikuti ajakan Luth serta bertaubat dari segala  maksiat dan perbuatan mungkar.

Juga dalam pertemuan itu Nabi Ibrahim mohon agar  anak saudaranya, Luth, diselamatkan dari azab yang akan diturunkan keatas kaum  Saum permintaan mana oleh para malaikat itu diterima dan dijamin bahwa Luth dan  keluarganya tidak akan terkena azab.

Para malaikat itu sampai di Sadum  dengan menyamar sebagai lelaki remaja yang berparas tampan dan bertubuh yang  elok dan bagus. Dalam perjalanan mereka hendak memasuki kota, mereka berselisih dengan  seorang gadis yang cantik dan ayu sedang mengambil dari sebuah perigi.

Para  malaikat atau lelaki remaja itu bertanya kepada si gadis kalau-kalau mereka  diterima ke rumah sebagai tetamu. Si gadis tidak berani memberi keputusan  sebelum ia beruding terlebih dahulu dengan keluarganya. Maka ditngglkanlah para  lelaki remaja itu oleh si gadis seraya ia pulang ke rumah cepat-cepat untuk  memberitahu ayahnya.

Si ayah iaitu Nabi Luth sendiri mendengar lapuran  puterinya menjadi binggung jawapan apa yang harus ia berikan kepada para  pendatang yang ingin bertamu ke rumahnya untuk beberapa waktu, namun menerima  tamu-tamu remaja yang berparas tampan dan kacak akan mengundang risiko gangguan  kepadanya dan kepada tamu-tamunya dari kaumnya yang tergila-gila oleh  remaja-remaja yang mempunyai tubuh bagus dan wajah elok.

Sedang kalau hal yang  demikian itu terjadi ia sebagai tuan rumah harus bertanggungjawab terhadap  keselamatan tamunya, padahal ia merasa bahwa ia tidak akan berdaya menghadapi  kaumnya yang bengis-bengis dan haus maksiat itu.

Timbang punya timbang dan fikir punya fikir akhirnya diputuskan oleh Nabi Luth bahwa ia akan menerima  mereka sebagai tamu di rumahnya apa pun yang akan terjadi sebagai akibat  keputusannya ia pasrahkan kepada Allah yang akan melindunginya. Lalu pergilah ia  sendiri menjemput tamu-tamu yang sedang menanti di pinggir kota dan diajaklah  mereka bersama-sama ke rumah pada saat kota Sodom sudah diliputi kegelapan dan  manusianya sudah nyenyak tidur di rumah masing-masing.

Nabi Luth berusaha dan  berpesan kepada isterinya dan kedua puterinya agar merahasiakan kedatangan  tamu-tamu, jangan sampai terdengar dan diketahui oleh kaumnya. Akan tetapi  isteri Nabi Luth yang memang sehaluan dan sependirian dengan penduduk Sodom  telah membocorkan berita kedatangan para tamu dan terdengarlah oleh  pemuka-pemuka mereka bahwa Luth kedatangan tamu yang terdiri dari remaja-remaja yang  tampan parasnya dan memiliki tubuh yang sangat menarik bagi para penggemar  homoseks.

Terjadilah apa yang dikhawatirkan oleh Nabi Luth. Begitu tersiar  dari mulut ke mulut berita kedatangan tamu-tamu remaja di rumah Luth,  datanglah mereka ke rumahnya untuk melihat para tamunya dan memuaskan  nafsunya. Nabi Luth tidak membuka pintu bagi mereka dan berseru agar mereka kembali ke  rumah masing-masing dan jangan mengganggu tamu-tamu yang datangnya dari jauh yang  sepatutnya dihormati dan dimuliakan.

Mereka diberi nasihat agar meninggalkan adat  kebiasaan yang keji itu yang bertentangan dengan fitrah manusia dan kodrat alam,  di mana Tuhan telah menciptkan manusia berpasangan antara lelaki dengan  perempuan untuk menjaga kelangsungan perkembangan umat manusia sebagai makhluk  yang termulia di atas bumi. Nabi Luth berseru agar mereka kembali kepada  isteri-isteri mereka dan meninggalkan perbuatan maksiat dan mungkar yang tidak  senonoh, sebelum mereka dilanda azab dan siksaan Allah.

Seruan dan  nasihat-nasihat Nabi Luth dihiraukan dan dipedulikan, mereka bahkan mendesak akan  menolak pintu rumahnya dengan paksa dan kekerasan kalau pintu tidak dibuka  dengan sukarela.

Merasa bahwa dirinya sudah tidak berdaya untuk menahan arus  orang-orang penyerbu dari kaumnya itu yang akan memaksakan kehendaknya dengan  kekerasan, berkatalah Nabi Luth secara terus terang kepada para tamunya:

“Sesungguhnya aku tidak berdaya lagi menahan orang-orang itu menyerbu ke dalam. Aku tidak memiliki senjata dan kekuatan fisik yang dapat menolak kekerasan  mereka, tidak pula mempunyai keluarga atau sanak saudara yang disegani mereka yang  dapat aku mintai pertolongannya, maka aku merasa sangat kecewa, bahwa sebagai  tuan rumah aku tidak dapat menghalaukan gangguan terhadap tamu-tamuku dirumahku  sendiri.”

Begitu Nabi Luth selesai mengucapkan keluh-kesahnya, para tamu segera mengenalkan diri kepadanya dan memberi identitinya, bahwa mereka adalah malaikat-malaikat yang menyamar sebagai manusia yang bertamu kepadanya dan bahwa  mereka datang kepada kaum Sodom untuk melaksanakan tugas menurunkan azab dan siksa atas  rakyatnya yang membangkang dan enggan membersihkan masyarakatnya dari segala  kemungkaran dan kemaksiatan yang keji dan kotor.

Kepada Nabi Luth, para malaikat itu menyarankan agar pintu rumahnya dibuka lebar-lebar untuk memberi kesempatan bagi orang -orang yang haus homoseks itu masuk. Namun, malangnya ketika pintu  dibuka dan para penyerbu meninjakkan kaki untuk masuk, tiba-tiba gelaplah  pandangan mereka dan tidak dapat melihat sesuatu. Mereka mengusap-usap mata, tetapi  ternyata sudah menjadi buta.

Sementara para penyerbu rumah Nabi Luth  berada dalam keadaan kacau balau berbentur antara satu dengan lain, berteriak-teriak menanya-nanya gerangan apa yang menjadikan mereka buta dengan  mendadak.

Para malaikat berseru kepada Nabi Luth agar meninggalkan segera perkampungan itu bersama keluarganya, karena masanya telah tiba bagi azab Allah yang akan  ditimpakan. Para malaikat berpesan kepada Nabi Luth dan keluarganya agar berjalan ke luar kota serta jangan seorang pun dari mereka menoleh ke  belakang.

Nabi Luth keluar dari rumahnya sehabis tengah malam, bersama  keluarganya, terdiri dari seorang isteri dan dua puterinya berjalan cepat menuju  keluar kota, tidak menoleh ke kanan maupun ke kiri sesuai dengan petunjuk para  malaikat yang menjadi tamunya.

Akan tetapi si isteri yang menjadi musuh dalam selimut bagi Nabi Luth tidak tergerak meninggalkan kaumnya. Ia berada di belakang rombongan Nabi Luth berjalan perlahan-lahan tidak secepat langkah suaminya dan tidak henti-henti menoleh ke belakang karena ingin mengetahui apa yang akan  menimpa atas kaumnya, seakan-akan meragukan kebenaran ancaman para malaikat yang telah didengarnya sendiri.

Dan begitu langkah Nabi Luth berserta kedua puterinya melewati batas kota Sodom, sewaktu fajar menyingsing, bergetarlah bumi  dengan dahsyatnya di bawah kaki rakyat Sodom, tidak terkecuali isteri Nabi Luth  yang munafik itu. Getaran itu mendahului suatu gempa bumi yang kuat dan hebat disertai angin yang kencang dan hujan batu sijjil yang menghancurkan dengan  serta-merta kota Sodom beserta semua pemghuninya. Demikianlah mukjizat dan ayat Allah yang diturunkan untuk menjadi pengajaran dan ibrah bagi hamba-hamba-Nya yang mendatang.

Kisah  Nabi Luth di Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran terdapat pada 85 ayat dalam 12  surah di antaranya surah “Al-Anbiyaa” ayat 74 dan 75, surah “Asy-Syu’ara” ayat  160 sehingga ayat 175, surah “Hud” ayat 77 sehingga ayat 83, surah “Al-Qamar”  ayat 33 sehingga 39, dan surah “At-Tahrim” ayat 10.

Wallahua’lam. (adm/Dikutip dari Kisah 25 Nabi & Rasul)

Tags: Kaum SodomKisah Nabi LuthNabi Luth AlaihissalamNabi Luth AS
ShareTweetSendShare
Previous Post

Perdana Menteri Australia Albanese dan Presiden Trump Tidak Percaya dan Menepis Klaim “Tidak Ada Kelaparan” di Gaza

Next Post

Giliran India Kena Tarif 25 Persen, Termasuk Denda Karena Beli Peralatan Militer dan Energi dari Rusia

Mungkin Anda Juga Suka :

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

...

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

Mustajabnya Doa Sahabat Rasulullah SAW Sa’ad bin Abi Waqqash yang Difitnah oleh Usamah bin Qatadah

28 Maret 2026

...

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

Ancaman Bagi yang Berbuat Dzolim Menurut Al Qur’an dan Hadis, Agar Segera Meminta Kehalalan atau Maafnya

23 Maret 2026

...

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

Sahabat Abu Dzar al-Ghifari, Pria Zuhud Berasal dari Kabilah yang Suka Merampok

2 Januari 2026

...

Kisah Pria yang Akhirnya Dikeluarkan dari Neraka dan Terakhir Masuk Surga

Kisah Pria yang Akhirnya Dikeluarkan dari Neraka dan Terakhir Masuk Surga

30 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Giliran India Kena Tarif 25 Persen, Termasuk Denda Karena Beli Peralatan Militer dan Energi dari Rusia

Giliran India Kena Tarif 25 Persen, Termasuk Denda Karena Beli Peralatan Militer dan Energi dari Rusia

Kisah Nabi Ismail Alaihissalam, Anak Sholeh yang Diiringi dengan Mukzijat Air Zamzam dan Qurban

Kisah Nabi Ismail Alaihissalam, Anak Sholeh yang Diiringi dengan Mukzijat Air Zamzam dan Qurban

Discussion about this post

TERKINI

Ben-Gvir dari Israel Dilarang Masuk ke Prancis Akibat Kebrutalannya Kepada Aktivis Armada Global Sumud

24 Mei 2026

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

23 Mei 2026

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video