• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Freedom for Palestine

Mengkritisi Pemerintah Inggris, Penulis Sally Rooney Berjanji Dukung Palestine Action dan Akan Bantu Menggunakan Royalti dari BBC

by Ave Rosa
18 Agustus 2025 | 23:52 WIB
in Freedom for Palestine
Reading Time: 3 mins read
A A
Mengkritisi Pemerintah Inggris, Penulis Sally Rooney Berjanji Dukung Palestine Action dan Akan Bantu Menggunakan Royalti dari BBC

Gambar: tangkapan layar dari situs The New Arab.

Avesiar – Jakarta

Artikel opini dari penulis ternama Sally Rooney, yang menyatakan dukungannya terhadap kelompok Palestine Action yang kini dilarang, dan mengatakan akan menggunakan royalti dari BBC untuk mendanai kelompok tersebut, menjadi berita utama setelah menulis, dikutip dari The New Arab, Senin (18/8/2025).

Penulis Normal People itu menerbitkan artikelnya di Irish Times, “Saya dengan senang hati akan menerbitkan pernyataan ini di surat kabar Inggris, tetapi itu sekarang illegal,” demikian ia menuliskan.

Tulisan Sally Rooney menyoroti bagaimana polisi Inggris awal bulan ini menangkap lebih dari 500 pengunjuk rasa damai di London karena menyatakan dukungannya terhadap Palestine Action.

Didirikan tahun 2020, Palestine Action melakukan protes aksi langsung terhadap senjata dan produsen senjata, terutama mereka yang mengirim peralatan ke Israel untuk digunakan melawan warga sipil Palestina.

Usai melarangnya sebagai organisasi teroris dengan kedudukan hukum yang sama dengan militan bersenjata seperti kelompok Negara Islam (ISIS) dan al-Qaeda, Pemerintah Inggris menuai kritik luas. Terlebih dengan adanya kebijakan bahwa menunjukkan dukungan apa pun kepada kelompok tersebut dapat dikenakan hukuman hingga 14 tahun penjara.

“Ketika warga negara kami ditangkap di bawah rezim otoriter di tempat lain, Negara dan layanan konsulernya cenderung bertindak, atau setidaknya berpura-pura bertindak, untuk membela hak asasi manusia pemegang paspor Irlandia. Kini, karena yurisdiksi yang dimaksud terletak di sebelah dan bahkan lebih dekat lagi, para pemimpin kami anehnya tampak enggan bertindak,” tulis Rooney.

Rooney kemudian mendesak pemerintah di Dublin untuk mengambil tindakan terkait pendanaan dan dukungan Inggris terhadap Israel dalam perangnya di Gaza.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

“Palestine Action, yang dilarang berdasarkan hukum yang sama, bertanggung jawab atas nol kematian dan tidak pernah menganjurkan penggunaan kekerasan terhadap manusia mana pun. Lalu mengapa para pendukungnya ditangkap karena mengenakan kaus, sementara mural yang merayakan regu pembunuh sejati dibiarkan tidak tersentuh?” lanjutnya.

Novelis tersebut meminta polisi untuk menyelidiki para penjual dan toko yang menjual buku-bukunya jika mereka benar-benar yakin ia melakukan tindakan terorisme dengan mendukung Palestine Action.

“Dalam beberapa tahun terakhir, stasiun televisi pemerintah Inggris juga telah menayangkan dua adaptasi novel saya yang bagus, dan karena itu secara teratur membayar saya biaya residual,” tulisnya.

Ronney juga menegaskan bahwa ia berniat menggunakan hasil penjualan karyanya itu, serta platform publiknya secara umum, untuk terus mendukung Palestine Action dan aksi langsung melawan genosida dengan cara apa pun yang ia bisa.

Dengan sinis ia menyebut supermarket dan peritel Inggris seperti WH Smith sebagai “organisasi yang meragukan” karena menjual karyanya.

Wanita tersebut telah mengambil sikap tegas terhadap perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 61.800 warga Palestina, melukai lebih dari 100.000 lainnya, dan menghancurkan wilayah kantong tersebut.

Sebagaimana yang telah ditetapkan oleh para ahli PBB dan kelompok-kelompok hak asasi manusia sebagai genosida, perang tersebut juga telah menjerumuskan wilayah kantong tersebut ke dalam krisis kemanusiaan yang mendalam karena Israel terus membatasi bantuan secara ketat, yang sejauh ini telah menyebabkan lebih dari 200 orang meninggal karena kelaparan.

Sedangkan Keir Starmer dan pemerintahannya dianggap Ronney telah merampas “hak dan kebebasan dasar” warga negaranya untuk melindungi hubungan Inggris dengan Israel, yang menurutnya memiliki konsekuensi yang mendalam.

Dengan pelarangan Palestine Action bulan lalu, lanjutnya, berarti bahwa banyak seniman, pekerja kreatif, dan penulis tidak lagi dapat berbicara di depan umum dengan aman di Inggris. (ard)

Tags: Palestine ActionPemerintah InggrisPenulis IrlandiaSally Rooney
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kisah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasalam, Sang Kekasih Allah dan Uswatun Hasanah

Next Post

Siswi MTsN 1 Tangsel Aysha Arsyivania Harumkan Bangsa, Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo di Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka :

Diwawancara Piers Morgan, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang

Diwawancara Piers Morgan, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang

30 September 2026

...

Diwarnai Walk-out 77 Perwakilan Negara, Kedatangan dan Pidato Netanyahu di PBB Diprotes Ratusan Termasuk Aktor dan Politisi

Diwarnai Walk-out 77 Perwakilan Negara, Kedatangan dan Pidato Netanyahu di PBB Diprotes Ratusan Termasuk Aktor dan Politisi

26 September 2026

...

Israel dengan Brutal Mencegah Masuknya Lebih dari 900 Kursi Roda untuk Anak-anak Luka dan Teramputasi

Israel dengan Brutal Mencegah Masuknya Lebih dari 900 Kursi Roda untuk Anak-anak Luka dan Teramputasi

24 September 2026

...

Bangunan di Gaza yang Dihantam Israel Runtuh, 21 Orang Meninggal dan Lainnya dalam Pencarian

Bangunan di Gaza yang Dihantam Israel Runtuh, 21 Orang Meninggal dan Lainnya dalam Pencarian

17 September 2026

...

Negara Pecahan Somalia Menawarkan 2.000 Tentara untuk Pasukan Stabilisasi Gaza Sebagai Sekutu Israel

Negara Pecahan Somalia Menawarkan 2.000 Tentara untuk Pasukan Stabilisasi Gaza Sebagai Sekutu Israel

12 September 2026

...

Load More
Next Post
Siswi MTsN 1 Tangsel Aysha Arsyivania Harumkan Bangsa, Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo di Malaysia

Siswi MTsN 1 Tangsel Aysha Arsyivania Harumkan Bangsa, Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo di Malaysia

Dihentikan, ChatGPT yang Sebelumnya Memberikan Saran untuk Putus dengan Pasangan

Alasan AI Tidak Bisa Dijadikan Rujukan dalam Persoalan Hukum Agama atau Fatwa

Discussion about this post

TERKINI

Iran Tetap Menegaskan Keberadaannya Atas Selat Hormuz, Kapal Tanker Diserang di Lepas Pantai Qatar

8 Oktober 2026

Hukum Honorarium Pengacara atau Advokat Sesuai Pembelaaannya

8 Oktober 2026

Beban Biaya Jemaah Haji Turun Rp3,4 Juta, Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027

7 Oktober 2026

Laporan Kongres Sebut Kerugian Militer Besar dari AS Atas Perang yang Dipaksakan Terhadap Iran

7 Oktober 2026

Tentara dan Warga Israel Terganggu Kejiwaannya Sejak Perang Gaza, Hampir Satu Juta Telpon ke Layanan Kejiwaan

6 Oktober 2026

Lima Emas, 11 Perak, dan 23 Perunggu, Jadi Oleh-oleh Membanggakan Kontingen Indonesia dari Asian Games Aichi-Nagoya

6 Oktober 2026

Berkilaunya 7 Jenderal di HUT ke-81 TNI Ketika Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera

5 Oktober 2026

Ada Indikasi AS dan Israel Kembali Menyerang, Jenderal Iran Ancam Akan Balas Lebih Keras Termasuk ke Sekutunya

5 Oktober 2026

Kenali “Dry Begging”, Bentuk Manipulasi Emosional yang Terjadi di Kehidupan Sehari-hari

4 Oktober 2026

Komdigi Gandeng Polri Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal, Buntut Kebocoran Data Lama yang Kembali Beredar

4 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video