• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Youth Millennial

Rawan Tergoda Berbuat Curang dan Tidak Jujur, Pedagang Online yang Amanah Akan Mendapat Ganjaran Khusus

by Ave Rosa
11 Oktober 2025 | 23:41 WIB
in Millennial
Reading Time: 3 mins read
A A
Rawan Tergoda Berbuat Curang dan Tidak Jujur, Pedagang Online yang Amanah Akan Mendapat Ganjaran Khusus

Ilustrasi. Foto: Pexels

Avesiar – Jakarta

Berdagang di zaman modern seperti saat ini transaksinya tidak hanya bisa dilakukan di toko yang berbentuk secara fisik dan bisa didatangi langsung oleh pembelinya, namun juga ke toko online yang menjadi bagian dari e-commerce.

Jika di toko fisik pembeli bisa secara langsung melihat, memegang, dan mengecek fisik barang tersebut, lain halnya dengan berbelanja di toko online. Hal ini menjadi ujian bagi para pedagang untuk berlaku jujur dan amanah terhadap produk atau barang yang ditawarkan sampai terjadi proses jual dan beli.

Namun, godaan berbuat curang demi keuntungan dan terjualnya produk juga semakin mudah. Hal itu bisa dengan memanipulasi harga, penipuan barang, sampai rekayasa ulasan demi terjualnya barang dagangan.

Perilaku yang demikian sangat bertentangan dengan syariat Islam yang menggunakan prinsip jujur dalam menjalankan aktivitas perdagangan. Maka, beruntunglah para pedagang yang menjaga syariat Islam dalam menjalankan penawaran serta jual-beli.

Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, Ustadz Muhaimin Yasin seorang Alumnus Pondok Pesantren Ishlahul Muslimin Lombok Barat dan Pegiat Kajian Keislaman, melalui tulisan khutbah Jum’at,  menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberikan kabar gembira di dalam haditsnya mengenai hal tersebut. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, bersumber dari Ibnu Sa’id:

“Dari Abu Sa‘id, dari Nabi Saw, beliau bersabda: ‘Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para Nabi, orang-orang yang sangat benar (ash-shiddiqin), dan para syuhada (orang-orang yang mati syahid).” (HR. Tirmidzi)

Hadits tersebut, dituliskannya, menunjukkan bahwa kejujuran dan amanah bukan sekadar akhlak dalam berdagang, tetapi jalan pintas menuju derajat tinggi di sisi Allah. Maka dalam praktiknya, pedagang yang jujur tidak hanya menahan diri dari kecurangan dan penipuan, tetapi juga menjalankan nilai-nilai iman, islam dan ihsan dalam muamalah sehari-hari.

Bacaan Terkait :

Hindari Tertipu Saat Belanja di Toko Online dengan Tips Ini

DSN-MUI Keluarkan Fatwa 6 Cara Jual Beli Online Sesuai Prinsip Syariah

Load More

Ia menuliskan bahwa kejujuran seorang pedagang mencerminkan kebersihan hati. Para ulama dalam menjelaskan makna hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut memaparkan, bahwa kedudukan pedagang yang jujur disejajarkan dengan para nabi, shiddiqin, dan syuhada, bukan karena status sosialnya, tetapi karena kesamaan sifat dan amalnya.

Syekh Hasan al-Fayumi dalam kitab Fathul Qarib al-Mujib ‘alat Targib wat Tarhib (jilid 8, hal 211), dengan mengutip perkataan Ibnu ‘Athaillah dalam Lathaiful Minan, menjelaskan secara rinci:

“Dalam Lathaif al-Minan, Ibnu ‘Atha’illah berkata: ‘Dengan cara apakah seorang pedagang jujur akan dikumpulkan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada? Ia dikumpulkan bersama para nabi karena para nabi memiliki sifat menunaikan amanah dan memberi nasihat dengan tulus. Maka pedagang itu dikumpulkan bersama mereka karena kesamaan sifat. Ia juga dikumpulkan bersama para shiddiqin (orang-orang yang benar) karena mereka itu memiliki kesucian lahir dan batin, Sama halnya dengan pedagang yang jujur. Serta ia dikumpulkan bersama para syuhada karena para syuhada termasuk orang-orang saleh yang menjauhi yang haram dan mengambil yang halal. Maka pedagang jujur itu dikumpulkan bersama mereka karena kesamaan yang dimiliki.”

Pedagang di era digital, demi memperoleh keistimewaan itu kelak di akhirat, harus berlaku jujur kepada konsumen. Adapun langkah pertama yang harus dilakukan untuk menjadi pedagang jujur adalah menata niat dengan benar.

Berdagang bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan niat yang tulus, seorang pedagang akan berusaha menjual barang dengan mempromosikannya sesuai spesifikasi, tidak menipu pembeli, tidak memanipulasi harga, dan tidak menyembunyikan kekurangan produk.

Kemudian, menjaga amanah dalam setiap transaksi. Dunia digital memang memberi kemudahan, tetapi juga menuntut tanggung jawab moral yang besar. Jadilah pedagang yang dapat dipercaya, menepati janji, dan memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Karena dengan kejujuran tersebut, usaha akan tumbuh dengan berkah, kepercayaan akan terjaga, dan hati akan tenang. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, tulisnya, pedagang yang jujur dan amanah akan dikumpulkan bersama para Nabi, para shiddiqin, dan para syuhada. Itu adalah sebuah kedudukan yang mulia bagi siapa pun yang menjadikan kejujuran sebagai jalan hidupnya. (put)

Tags: e-commercePedagang AmanahPedagang JujurPedagang OnlinePedagangan CurangToko Online
ShareTweetSendShare
Previous Post

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

Next Post

Gencatan Senjata Membawa Pulang 500.000 Warga Palestina ke Rumah-rumah Mereka yang Hancur di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka :

Pubertas, Segala yang Perlu Dipahami oleh Remaja, Orang Tua, dan Guru

Pubertas, Segala yang Perlu Dipahami oleh Remaja, Orang Tua, dan Guru

5 April 2026

...

Negara-negara yang Menggunakan Bahasa Prancis di Eropa, Amerika, dan Afrika

Negara-negara yang Menggunakan Bahasa Prancis di Eropa, Amerika, dan Afrika

10 Februari 2026

...

Nama-nama Cinta Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diketahui

Nama-nama Cinta Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diketahui

26 Januari 2026

...

Teknik Menutup ‘Lingkaran Terbuka’ atau Open Loops Anda Jika Sudah Bosan Kelelahan Sepanjang Waktu

Teknik Menutup ‘Lingkaran Terbuka’ atau Open Loops Anda Jika Sudah Bosan Kelelahan Sepanjang Waktu

13 Januari 2026

...

Asli Ngakak, Humor Tukang Ojek yang Sisihkan Uangnya untuk Umroh

Asli Ngakak, Humor Tukang Ojek yang Sisihkan Uangnya untuk Umroh

5 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Gencatan Senjata Membawa Pulang 500.000 Warga Palestina ke Rumah-rumah Mereka yang Hancur di Gaza

Gencatan Senjata Membawa Pulang 500.000 Warga Palestina ke Rumah-rumah Mereka yang Hancur di Gaza

Podcast ‘white noise’ Terancam Dihapus Spotify Demi Menghemat Uang

Spotify Dikritisi Para Musisi Indie Lewat Gerakan “Kematian Spotify” Mengajak Berhenti Menggunakan Aplikasi

Discussion about this post

TERKINI

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video