Avesiar – Jakarta
Banyak orang menginginkan usus yang sehat. Hal ini dengan mencapai dan mempertahankan mikrobioma yang kuat, triliunan bakteri bermanfaat dan zat kimia berguna yang mereka hasilkan, di bagian bawah saluran pencernaan kita dapat membantu tubuh kita dalam segala hal, mulai dari melawan patogen hingga meningkatkan kesehatan mental kita.
The Huffington Post dalam tayangan beritanya, Senin (22/3/2026), menuliskan bahwa Megan Rossi, seorang pemegang gelar Ph.D. dan ahli diet terdaftar yang dikenal di beberapa kalangan sebagai “ratu kesehatan usus,” memberi sarannya kepada publik.
“Yang saya sarankan kepada orang-orang adalah, pertama-tama, memikirkan untuk mendiversifikasi tanaman mereka dan mencoba mengonsumsi 30 jenis tanaman berbeda sepanjang minggu,” katanya.
Rossi mengatakan bahwa tanaman-tanaman tersebut sebaiknya berasal dari apa yang ia sebut sebagai “enam super”: biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan biji-bijian, sayuran, buah-buahan, polong-polongan, dan rempah-rempah.
“Jika kita menginginkan beragam bakteri di usus kita, yang telah terbukti memiliki beragam kemampuan dan semacam kekuatan super, maka kita perlu memberi mereka beragam pupuk tersebut, jika tidak, mereka akan mati, mereka tidak akan tumbuh,” imbuhnya.
Selain itu, pendiri The Gut Health Clinic di London tersebut juga memberi kiat untuk kesehatan usus yang lebih baik yang bermanfaat apa pun yang Anda masukkan ke dalam mulut Anda yaitu, kunyah makanan Anda lebih lama.
“Ini sebenarnya hanya berkaitan dengan pencernaan. Kita tidak hanya mulai memecah makanan secara fisik di mulut kita, tetapi kita juga memiliki enzim dalam air liur kita yang mulai memecahnya secara kimiawi,” terangnya.
Penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak kita mengunyah, semakin banyak nutrisi yang kita serap dari makanan kita, yang baik untuk usus kita.
“Sebuah studi meneliti kacang almond, dan mereka membandingkan orang yang mengunyah almond 10 kali versus 40 kali,” kata Rossi kepada The Huffington Post.
“Mereka menunjukkan bahwa jika Anda mengunyahnya 40 kali, Anda benar-benar menyerap lebih banyak nutrisi yang baik itu. … Jika Anda hanya mengunyahnya sekitar 10 kali, Anda akan kehilangan banyak nutrisi dan tidak mendapatkan potensi kesehatan sepenuhnya. Jadi mengunyah makanan Anda sangat penting untuk mengekstrak banyak nutrisi tersebut daripada membuangnya melalui feses.”
Rossi mengatakan, bahwa ada banyak aplikasi mengunyah yang berbeda di luar sana (untuk membantu orang mengunyah lebih banyak dan lebih lambat).
“Tetapi yang saya katakan kepada banyak klien saya di klinik adalah, fokuslah pada dua suapan pertama setiap makan. Anda tidak akan pernah mengunyah 30 kali setiap suapan, tetapi fokuslah pada dua suapan pertama dan itu akan mulai membangun kebiasaan. Kemudian Anda akan mulai mengunyah lebih banyak lagi di setiap makan yang Anda makan,” bebernya.
Rossi menambahkan bahwa bahkan hanya tiga kunyahan tambahan dapat membantu meningkatkan kebiasaan mengunyah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesehatan usus.
“Hitunglah saat berikutnya. Hitung secara harfiah berapa kali Anda mengunyah (makanan Anda), lalu tambahkan tiga kunyahan ekstra,” katanya.
Kemudian, lanjut Rossi, setiap kali makan, fokuslah pada dua suapan pertama dengan tiga kunyahan ekstra tersebut. Dan jika setiap beberapa minggu Anda dapat menambahkan satu atau dua kunyahan ekstra, maka dalam enam bulan, Anda akan mencapai jumlah kunyahan yang cukup baik. (adm)













Discussion about this post