• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Psikologi

Faedah Tak Terhingga Saat Tak Lupa Berzikir Kala Bahagia

by Avesiar
4 Desember 2019 | 20:47 WIB
in Psikologi
Reading Time: 3 mins read
A A
Faedah Tak Terhingga Saat Tak Lupa Berzikir Kala Bahagia

Foto diambil dari dream.co.id

Mengingat Allah di manapun dan kapanpun adalah keharusan bagi setiap Muslim. Berzikir membuat kita selalu dekat dengan-Nya.

Banyak manfaat bisa kita dapat dari memberbanyak zikir. Di antaranya, kita bisa menjalani kehidupan dengan penuh kepasrahan.

Sayangnya, ada kecenderungan di antara kita berzikir hanya dalam keadaan sulit. Kita hanya mengharap bantuan Allah agar lepas dari masalah semata.

Kita begitu sulit berzikir di kala senang. Kenikmatan yang kita dapat sering membuat lupa untuk mengingat Allah.

Padahal, sangat dianjurkan memperbanyak zikir ketika dalam keadaan senang. Mengapa demikian?

Manfaat Zikir di Kala Senang

Dikutip dari Bincang Syariah, Imam An Nawawi dalam kitabnya Al Adzkar, menjelaskan Rasulullah berpesan kepada umatnya untuk tidak hanya mengingat Allah hanya dalam keadaan susah saja. Hendaknya berzikir juga dilakukan secara istikamah dalam keadaan senang.

Manfaat memperbanyak zikir di waktu senang sangat besar. Salah satunya, zikir saat senang bisa menjadi jalan memudahkan doa terkabul ketika sedang diterpa musibah atau kesusahan.

Bacaan Terkait :

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

Load More

Hal ini seperti tertuang dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah RA.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda, ” Siapa yang ingin dikabulkan oleh Allah SWT ketika tertimpa kesulitan dan kesusahan, hendaknya memperbanyak doa ketika senang.”

Diinggat Allah Ketika Kita Dalam Kesulitan

Dalam hadis lain, Rasulullah mengingatkan kepada kita ketika mengingat Allahdalam keadaan senang, maka Allah akan mengingat kita sewaktu berada dalam kesempitan.

Riwayat ini merupakan pengingat agar umat Islam tidak pernah meninggalkan zikir terutama di kala senang. Kita juga diingatkan untuk tidak memohon sesuatu kepada Allah hanya dalam keadaan susah saja.

Allah sendiri juga mengingatkan hal ini dalam firman-Nya yang tertuang pada Surat Az Zumar ayat 8.
Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu.

Rasulullah sendiri adalah sosok yang rajin berzikir dalam segala keadaan. Zikir selalu mengalun dari bibir Rasulullah apapun kondisinya.

Manfaat di Balik Rutin Mengucap `La Hawla Wa La Quwwata Illa Billah`

Kalimat thayyibah ada banyak jenisnya. Tiap kalimat dibaca untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Di antara sekian banyak kalimat thayyibah, kita mungkin sering mendengar teman atay kerabat mengucapkan ” la hawla wala quwwata illa billah” . Kalimat ini kerap dibaca sebagai bentuk kepasrahan diri.

Ada yang membaca kalimat ini dalam rangkaian zikir. Ada pula yang melafalkannya ketika berhadapan dengan kesulitan saat berusaha.

Umat Islam sangat dianjurkan merutinkan membaca kalimat ini. Ada manfaat yang terkandung di baliknya.

Dikutip dari Bincang Syariah, kalimat ini diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada para sahabatnya, salah satunya Hazim bin Harmalah. Hal ini tercantum dalam hadis riwayat Imam Abu Daud.

Dari Hazim bin Harmalah berkata, ” Aku lewat di dekat Nabi SAW, maka beliau berkata kepadaku, ‘Wahai Hazim, perbanyaklah mengucapkan kalimat La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim (Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah), karena ia adalah simpanan surga’.”

Menjauhkan Kefakiran, Menghapus Kegundahan

Syeikh Nawawi Al Bantani dalam kitab Kasyifatus Saja menjelaskan manfaat di balik kalimat yang dikenal dengan hauqalah ini. Kalimat ini jika dibaca setiap hari maka selamanya tidak akan tertimpa kefakiran.

” Salah satu keistimewaan kalimat hauqalah ini adalah apa yang disebutkan di dalam Fawaidus Syarji, yaitu hadis riwayat Ibnu Abid Dunya dengan sanad tersambung hingga Rasulullah SAW bahwa ia bersabda, ‘Siapa saja yang membaca ‘La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim’ setiap hari sebanyak seratus kali, maka ia selamanya tidak akan ditimpa oleh kefakiran’.”

Masih ada keutamaan lain dari membaca kalimat ini. Salah satunya yaitu mengilangkan kesusahan dan kegundahan.
Membaca kalimat hauqalah dapat membuat hati tenang dan berpasrah diri. Segala kegundahan hilang seketika.

Ini seperti diterangkan oleh Syeikh Nawawi.
” Diriwayatkan di dalam hadis juga bahwa bila kebimbangan hinggap di hati seseorang lalu ia membaca La hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim sebanyak tiga ratus kali, niscaya Allah membukakan jalan keluar baginya, maksudnya Allah mengurangi beban kesulitannya.”
(ave/dikutip dari dream.co.id)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Trik Padu Padan Busana Syar’i untuk Liburan

Next Post

Angkot Seruduk Truk di Parung, Empat Orang Luka Parah

Mungkin Anda Juga Suka :

Balasan dari Allah Bagi yang Membantu dan Meringankan Kesulitan Orang Lain

Balasan dari Allah Bagi yang Membantu dan Meringankan Kesulitan Orang Lain

8 Mei 2026

...

Kewajiban Bersikap Adil Menurut Islam Merujuk pada Al Qur’an dan Hadits

Kewajiban Bersikap Adil Menurut Islam Merujuk pada Al Qur’an dan Hadits

5 Mei 2026

...

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

20 April 2026

...

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

11 April 2026

...

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

7 April 2026

...

Load More
Next Post
Angkot Seruduk Truk di Parung, Empat Orang Luka Parah

Angkot Seruduk Truk di Parung, Empat Orang Luka Parah

27 Kali Lipat Melebihi Kecepatan Suara, Rusia Pamer Rudal Avangard ke AS

27 Kali Lipat Melebihi Kecepatan Suara, Rusia Pamer Rudal Avangard ke AS

Discussion about this post

TERKINI

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026

Judi Online Makan Korban 200 Ribu Anak Indonesia, Termasuk 80 ribu Anak di Bawah 10 Tahun

16 Mei 2026

Man with Leaps, Guz Reza Syarief yang Kini Tidak Hanya Memotivasi Seni Memimpin, Tapi Juga Berdakwah

16 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video