• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Psikologi

Apa Itu ADHD dan Apa Bedanya dengan Autisme?

by Avesiar
3 Januari 2020 | 18:52 WIB
in Psikologi
Reading Time: 3 mins read
A A
Apa Itu ADHD dan Apa Bedanya dengan Autisme?

ANAK ADHD : Meskipun memiliki perbedaan tertentu dari perilaku, anak ADHD tetap memiliki kelebihan tersendiri. (Foto : avesiar.com)

Avesiar – Jakarta

Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau biasa disingkat ADHD adalah salah satu gangguan perilaku yang umum terjadi pada anak. Sekitar 10% anak usia sekolah mengalami ADHD. Namun, gangguan ini tampaknya sulit untuk dipahami. Tak jarang, orang menganggap ADHD sama dengan autisme. Padahal, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Lalu, sebenarnya apa itu ADHD? Apa bedanya ADHD dan autisme?

Apa itu ADHD?

ADHD adalah gangguan perilaku yang dimulai dari masa anak-anak, dan bisa memengaruhi hingga remaja dan dewasa. Dilansir dari National Institute of Mental Health, ADHD adalah gangguan yang terjadi pada otak, ini ditandai dengan kurangnya perhatian dan/atau hiperaktif serta impulsif yang mengganggu fungsi dan perkembangan otak anak.

Anak dengan ADHD mengalami kesulitan untuk tetap fokus. Ia biasanya tidak betah jika harus duduk dan belajar dalam waktu lama. Namun, hal ini bukan karena mereka kurang paham dengan apa yang sedang mereka pelajari.

Anak ADHD merupakan anak yang hiperaktif. Mereka suka terus bergerak, bahkan mungkin sampai mengganggu teman yang ada di dekatnya. Mereka juga suka bertindak impulsif. Artinya, mereka suka melakukan tindakan yang tiba-tiba tanpa memikirkannya terlebih dahulu, mereka tidak suka menunda keinginan atau kepuasan.

Apa bedanya ADHD dan autisme?

Bacaan Terkait :

Berhenti Percaya 6 Mitos Tentang Obat ADHD Sebelum Paham

Keterlambatan Bicara atau Speech Delay, Simak Penjelasan dan Mengatasinya

Load More

Anak dengan ADHD dan autisme sama-sama memiliki masalah dengan perhatian. Perilaku mereka suka berubah tiba-tiba (impulsif) dan juga sulit berkomunikasi. Mereka mempunyai masalah dalam berhubungan dengan orang lain.

Karena terlihat mirip, kadang orang menyamakan kondisi ADHD dengan autisme. Tapi, sebenarnya keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Lalu, apa bedanya?

Jika diperhatikan dengan seksama, anak dengan ADHD akan berbeda dengan anak dengan autisme. ADHD lebih memengaruhi bagaimana cara otak tumbuh dan berkembang. Sedangkan, autisme adalah rangkaian gangguan perkembangan yang memengaruhi kemampuan bahasa, perilaku, interaksi sosial, dan kemampuan belajar.

Dari segi perhatian

Anak ADHD cenderung menghindari hal-hal yang perlu fokus tinggi, seperti membaca buku. Mereka bahkan dari awal sudah terlihat tidak minat dengan hal-hal tersebut. Sedangkan, anak dengan autisme cenderung ingin berusaha untuk fokus pada hal-hal yang mereka sukai. Mereka bisa mempelajari hal-hal yang mereka sukai dengan baik, seperti bermain dengan mainan tertentu.

Dari segi interaksi dan komunikasi dengan orang lain

Anak dengan ADHD cenderung berbicara tanpa henti. Mereka bisa mengganggu saat orang berbicara dan suka jika ia menjadi dominan saat diskusi. Sedangkan, anak dengan autisme sering mengalami kesulitan memasukkan kata-kata ke dalam pikiran dan perasaan. Sehingga, mereka mungkin akan lebih sulit dalam mengutarakan pendapatnya. Mereka juga sulit untuk melakukan kontak mata.

Dalam segi rutinitas

Anak dengan ADHD cenderung tidak suka jika melakukan rutinitas yang sama setiap hari atau dalam waktu lama. Sedangkan anak dengan autisme cenderung suka dengan hal-hal yang sudah tertata, mereka suka dengan ketertiban, dan tidak suka jika rutinitas mereka tiba-tiba berubah.

Apa yang harus diperhatikan saat merawat anak dengan ADHD atau autisme?

Memang sulit bagi Anda sebagai orangtua, bahkan bagi dokter untuk membedakan antara ADHD dengan autisme. Kadang, beberapa anak dengan autisme juga mempunyai ADHD. Namun bagaimanapun, diagnosis ADHD atau autisme harus ditegakkan agar anak mendapatkan perawatan yang tepat.

Perawatan yang tepat bertujuan agar gejala ADHD maupun autisme bisa dikelola, bukan untuk menyembuhkan. Kombinasi terapi obat dan perilaku adalah cara terbaik dalam merawat anak dengan ADHD atau autisme. Terapi perilaku bertujuan untuk membantu anak mengubah perilakunya.

Anak dengan autisme mungkin harus menerima berbagai jenis terapi, terkait perilaku, ucapan, integrasi sensorik, dan pembelajaran, untuk membantunya berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain.

Pengobatan untuk ADHD dapat mengurangi hiperaktif dan impulsif, serta dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi, kerja, pemahaman, dan koordinasi fisik. Kadang beberapa obat dengan jenis dan dosis berbeda harus dicoba sebelum menemukan satu yang tepat untuk anak. (adm/sumber hellosehat)

Tags: ADHDAnak AutisAnak dengan ADHDAnak HiperaktiifAutismeMerawat Anak ADHDMerawat Anak AutisPenderita Autis
ShareTweetSendShare
Previous Post

Jumlah Titik Banjir Jawa Barat Lebih Banyak dari Lokasi Banjir Jakarta 2020

Next Post

Yakin Otak Kiri Lebih Dominan atau Sebaliknya? Ini Kata Sains

Mungkin Anda Juga Suka :

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

11 April 2026

...

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

7 April 2026

...

Uzlah di Tengah Keramaian Wujud Menyendiri yang Menguatkan Hati, Pesan Mustasyar PBNU Gus Mus

Uzlah di Tengah Keramaian Wujud Menyendiri yang Menguatkan Hati, Pesan Mustasyar PBNU Gus Mus

23 Februari 2026

...

Inilah Beberapa Sikap Terhadap Sesama Muslim Disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits

Inilah Beberapa Sikap Terhadap Sesama Muslim Disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits

7 Januari 2026

...

Menghindari dan Mengatasi Hasad atau Dengki, Penyakit Hati yang Berat Dalam Islam

Menghindari dan Mengatasi Hasad atau Dengki, Penyakit Hati yang Berat Dalam Islam

13 Desember 2025

...

Load More
Next Post
Yakin Otak Kiri Lebih Dominan atau Sebaliknya? Ini Kata Sains

Yakin Otak Kiri Lebih Dominan atau Sebaliknya? Ini Kata Sains

Rasulullah SAW Sangat Marah Kepada Orang tua yang Suka Melakukan 4 Hal ini Kepada Anaknya

Rasulullah SAW Sangat Marah Kepada Orang tua yang Suka Melakukan 4 Hal ini Kepada Anaknya

Discussion about this post

TERKINI

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026

Munas XVI IPSI 2026 Dibuka Presiden Prabowo, Pencak Silat Budaya Bangsa Menuju Olimpiade

11 April 2026

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video