• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Psikologi

Uzlah di Tengah Keramaian Wujud Menyendiri yang Menguatkan Hati, Pesan Mustasyar PBNU Gus Mus

by Ave Rosa
23 Februari 2026 | 23:57 WIB
in Psikologi
Reading Time: 3 mins read
A A
Uzlah di Tengah Keramaian Wujud Menyendiri yang Menguatkan Hati, Pesan Mustasyar PBNU Gus Mus

Ilustrasi. Gambar: Meta AI. Gambar hanya rekaan kecerdasan buatan sebagai ilustrasi

Avesiar – Jakarta

Banyaknya teman adalah hal yang biasa dalam kehidupan sosial manusia yang haus akan pengakuan dan mengikuti arus perilaku di masyarakat. Namun, dalam hal spiritual mendekatkan diri kepada Allah dan penguatan hati, ternyata menyendiri atau uzlah adalah pilihan para orang-orang bijak.

Dilansir laman Nahdlatul Ulama, Senin (23/2/2026), Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus, menjelaskan makna uzlah sebagai jalan menyendiri yang justru menguatkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Menurutnya, kesepian tidak perlu ditakuti karena dapat menjadi ruang perenungan yang memperkokoh spiritualitas seseorang.

Ia kembali mengingatkan bahwa kalbu atau hati itu paling bermanfaat jika diisi uzlah dalam medan tafakur. Jika uzlah atau menyendiri hanya untuk tidur, itu tidak ada manfaatnya bagi hati. “Yang dimaksud uzlah adalah menyendiri untuk berpikir dan merenung,” katanya

“Kalau merasa kesepian, carilah Allah. Memang begitu tempatnya. Kalau kamu punya banyak teman lalu tidak ingat kepada Allah, ke sini ada yang mentraktir, ke sana ada yang menyenangkanmu, akhirnya kamu jadi lalai. Tapi kalau tidak kenal siapa-siapa, tidak dikenal orang sama sekali, merasa sepi, maka temanmu hanya Allah,” ujar Gus Mus.

Gus Mus lewat pengajian tersebut menekankan pentingnya menanamkan diri dalam “tanah ketersembunyian” agar pertumbuhan spiritual berlangsung dengan baik. Ia mengingatkan, tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hati (qalb) selain uzlah atau menyendiri yang diisi dengan tafakur (perenungan).

“Apa yang paling bermanfaat bagi hati? Tidak ada yang lebih bermanfaat bagi hati selain uzlah, menyendiri yang diisi dengan tafakur,” tuturnya.

Bacaan Terkait :

Dzikir Sebagai Obat Hati dan Bagaimana Mereka Membuktikannya

Pahlawan-pahlawan Nasional yang Berasal dari Tokoh NU Berdasarkan SK Presiden

Menyendiri atau Uzlah, Manfaatnya Mendekatkan Diri Kepada Allah dan Menjauh dari Keburukan

Ternak yang Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku Tidak Sah Dijadikan Kurban

Nama dan Gambar Gus Mus Dicatut Untuk Serang Keturunan Arab

Seperti Bisnis Waralaba, JK Bangga NU Punya Banyak Pesantren

10 Tokoh Berpengaruh di Nahdlatul Ulama Beserta Profil Singkatnya

Load More

Tidak hanya itu, Gus Mus juga menjelaskan konsep diri menurut Imam Al-Ghazali. Manusia diibaratkan sebagai sebuah kerajaan. Qalb (hati) adalah raja, pikiran bertindak sebagai perdana menteri, sedangkan anggota tubuh seperti tangan, mata, telinga, dan kaki merupakan para punggawa yang menjalankan perintah.

“Mata melihat lalu memberi laporan kepada perdana menteri (pikiran): ini begini, itu begitu, sebaiknya bagaimana? Lalu pikiran mengambil keputusan dan menyampaikannya kepada raja (qalb). Raja menyetujui, seolah-olah menandatangani. Maka lahirlah sebuah perilaku,” bebernya.

Menjaga dan menyehatkan qalb sebagai raja dalam diri menjadi hal yang utama. Gus Mus mengutip untaian hikmah Ibnu Athaillah, bahwa uzlah yang diisi dengan tafakur merupakan cara paling efektif untuk merawat hati.

“Artinya, menyendiri yang diisi dengan perenungan. Di situ kamu bisa merenung dengan tenang: aku ini diciptakan Allah untuk apa?” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Dalam tradisi tasawuf, jelas Gus Mus, uzlah tidak selalu berarti mengasingkan diri secara fisik. Ada tingkatan yang lebih tinggi, yang dalam istilah Jawa dikenal sebagai tapangrame atau poso ngrame, yakni kemampuan untuk tetap menyendiri secara batin di tengah keramaian.

“Kalau tapa yang tidak ramai biasanya di gunung, di dalam gua, di hutan. untuk membersihkan hati. Namun yang lebih tinggi adalah tapa ngrame: menyendiri di tengah keramaian. Misalnya di pasar. Di pasar itu sulit, terganggu penjual, terganggu pembeli. Tapi orang yang bisa tapa ngrame justru di situ ia tetap damai, tidak terpengaruh apa pun,” ungkapnya.

Pesan dari kiai yang juga budayawan ini adalah agar setiap orang belajar menyembunyikan diri dari popularitas dan pujian. Dengan menanamkan diri di ardil khumul atau tanah ketersembunyian, pertumbuhan batin akan menjadi lebih terarah dan sempurna.

Menurut para ahli tasawuf, lanjut Gus Mus, hati (qalb) itu seperti cermin. Jika seseorang banyak dosa, hatinya kotor oleh iri, dengki, sombong, dan berbagai penyakit batin lainnya, maka cermin itu menjadi buram. “Padahal cermin yang seharusnya bisa memantulkan sesuatu tidak akan bisa memantulkan apa-apa jika tertutup kotoran. Jika dibersihkan sampai benar-benar bersih, barulah ia mampu memantulkan apa yang ada di hadapannya,” ungkapnya. (adm)

Tags: Gus MusKH Ahmad Mustofa BisriMenyendiriMenyendiri Menguatkan HatiNahdlatul UlamaObat HatiUzlah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Meksiko Membunuh Kartel Narkoba Terkuat “El Mencho”, Anggota Kartel Membuat Kekacauan Langsung Dibasmi Tentara

Next Post

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Mungkin Anda Juga Suka :

Inilah Beberapa Sikap Terhadap Sesama Muslim Disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits

Inilah Beberapa Sikap Terhadap Sesama Muslim Disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits

7 Januari 2026

...

Menghindari dan Mengatasi Hasad atau Dengki, Penyakit Hati yang Berat Dalam Islam

Menghindari dan Mengatasi Hasad atau Dengki, Penyakit Hati yang Berat Dalam Islam

13 Desember 2025

...

Naudzubillah, Waspada Atas Dicabutnya Rasa Syukur dari Hati Muslim

Naudzubillah, Waspada Atas Dicabutnya Rasa Syukur dari Hati Muslim

20 November 2025

...

Penjelasan Soal Beriman Kepada Qada dan Qadar serta Bagaimana Mereka Menjalankannya

Penjelasan Soal Beriman Kepada Qada dan Qadar serta Bagaimana Mereka Menjalankannya

17 Mei 2025

...

Parenting Islami Mengenali Bakat Anak

Parenting Islami Mengenali Bakat Anak

12 Mei 2025

...

Load More
Next Post
Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Ave Rosa A Djalil, Founder Avesiar.com Bercerita Sejarah Kanal & Podcast KAMU KUAT! untuk Anak Muda

Discussion about this post

TERKINI

Iran Belum Menghentikan Serangan Pembalasannya dengan Terus Menghantam Negara-negara Teluk Arab, Trump Mengumpat Sejadinya

13 Maret 2026

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

13 Maret 2026

Kegiatan yang Dikerjakan Mu’takif Saat Itikaf, Waktu Terbaik, Rukun serta Syaratnya

12 Maret 2026

Pidato Publik Pertama Mojtaba Tegaskan Hormuz Tetap Ditutup Sebagai Pembalasan Serangan AS – Israel dan Atas Darah Warga Iran

12 Maret 2026

Bacaan Niat atau Bernadzar Itikaf di Masjid

11 Maret 2026

Dilaporkan Luka Akibat Perang, Putra Presiden Iran Umumkan Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru ‘Aman dan Sehat’

11 Maret 2026

Prabowo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Infrastruktur Siap Menjelang Lebaran

11 Maret 2026

Amalan serta Ibadah yang Pahalanya Setara atau Seperti Melaksanakan Haji dan atau Umroh

10 Maret 2026

Durasi Perang Trump Terhadap Iran yang Belum Dapat Dipastikan Selesainya Termasuk Dampak Ekonomi, Menurut Pengamat

10 Maret 2026

Di Ambang Mahacahaya

9 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video