• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Harmoni Keluarga

Allah Mencintai Orang-Orang yang Lisannya Basah karena Zikir

by Avesiar
10 Juni 2020 | 22:05 WIB
in Harmoni Keluarga, Syar'i
Reading Time: 3 mins read
A A
Allah Mencintai Orang-Orang yang Lisannya Basah karena Zikir

Allah Taala menyebutkan zikir dalam ayat yang sangat banyak dalam al-Quran. Foto/Ilustrasi/Ist via sindonews.com

ADA belasan ibadah yang sangat dicintai Allah. Iman kepada Allah adalah yang paling utama. Ibadah lainnya yang juga dicintai Allah adalah silaturahim, amar ma’ruf dan nahi munkar, juga faraidh (kewajiban), witir dan masih banyak lagi.

Memang, banyak riwayat hadis tentang fadhail amal yang menjelaskan tentang amalan yang paling dicintai Allah. Namun para ulama hadis berkata bahwa jawaban Rasulullah dalam hadis-hadis tersebut disesuaikan dengan sang penanya.

Asma` binti Rasyid ar-Ruwaisyid dalam “Ibadah Yang Paling Dicintai Allah” menyebut zikir kepada Allah juga salah satu ibadah yang sangat dicintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( أحب الأعمال إلى الله أن تموت ولسانك رطب من ذكر الله ))

“Ibadah yang paling dicintai Allah subhanahu wa ta’ala bahwa engkau wafat sedangkan lisanmu basah karena zikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala“.

Menurut Ath-Thibiy, basahnya lisan adalah ungkapan karena mudahnya berlakunya sebagaimana keringnya adalah ungkapan kebalikannya, kemudian mengalirnya lisan adalah ungkapan tentang selalu berzikir.

Asma’ mengatakan asal zikir adalah ingatnya hati kepada yang disebutkan dan terjagi baginya. Zikir dengan lisan dinamakan zikir karena ia menunjukan atas zikir hati, namun ketika banyak penggunaan zikir terhadap ucapan dengan lisan, jadilah ia yang dipahami.

Bacaan Terkait :

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

Tanggapi Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Terobosan “Ubi Bombing” dan Pengerahan Tim Alpha

Load More

Zikir adalah mendatangkan dengan lafazh-lafazh ada dorongan mengucapkan dan memperbanyaknya, seperti al-Baqiyat ash-shalihat, yaitu subhanallah, al-hamdulillah, laailaaha illallah, dan Allahu Akbar.

Dan yang lainnya semisal, hauqalah (laahaula wa laaquwwata illa billah), basmalah, hasbalah (hasbiyallahu …), istighfar dan semisal yang demikian itu serta doa untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Zikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala juga ditujukkan dan dimaksudkan tekun melakukan amal ibadah yang wajib atau sunnah seperti membaca al-Qur`an, membaca hadis, mempelajari ilmu dan salat sunnah.

Menurut Asma’, zikir bisa dengan lisan dan pembacanya diberi pahala, akan tetapi disyaratkan bahwa ia tidak bermaksud selain maknanya. Dan bila ditambahkan kepada zikir lisan dengan zikir hati maka ia lebih sempurna. Dan bila ditambahkan kepada hal itu menghadirkan makna zikir dan kandungannya berupa pengagungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan menafikan kekurangan dari-Nya niscaya bertambah sempurna. Maka jika hal itu terjadi dalam amal shalih niscaya bertambah sempurna.

Jika benar pengarahan dan ikhlas kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam hal itu maka ia lebih sempurna.

Zikir Hati
Asma’ mengatakan yang dimaksud zikir lisan adalah lafazh-lafazh yang menunjukkan tasbih, tahmid, dan tamjid.
Yang dimaksud zikir hati adalah tafakkur pada dalil-dalil zat dan sifat, pada dalil-dalil perintah dan larangan sehingga ia mengetahui hukum-hukumnya, pada dalil-dalil berita pembalasan, dan pada rahasia rahasia makhluk-makhluk Allah subhanahu wa ta’ala.

Menurut Asma’ zikir hati ada dua bagian. Salah satunya, yaitu zikir tertinggi dan paling agung, yaitu memikirkan keagungan Allah subhanahu wa ta’ala, jabarut-Nya, malakut-Nya, dan ayat-ayat-Nya di langit dan bumi-Nya.

Kedua, zikir hati di sisi perintah dan larangan, maka ia melaksanakan yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang, karena mengharapkan pahala dan takut terhadap siksa-Nya.

Adapun zikir anggota tubuh, yaitu ia tenggelam dalam taat, dan dari itulah salat dinamakan zikir. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

قال الله تعالى: ﴿ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ﴾ [ الجمعة: 9]

Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah (QS. al-Jum’at:9)

قال تعالى: ﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ﴾ [ الأحزاب: 41]

Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. al-Ahzab:41)

Allah subhanahu wa ta’ala menyuruh hamba-hamba-Nya agar berzikir dan bersyukur kepada-Nya, mempekerjakan lisannya dalam setiap kondisi mereka dengan tasbih, tahlil, tahmid dan takbir.

Menurut Mujahid, inilah bacaan-bacaan yang diucapkan orang yang bersuci, berhadats dan junub, dan ia berkata: Tiadalah seseorang banyak berzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala sehingga ia berzikir sambil berdiri, duduk dan berbaring.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu menyatakan sesungguhnya Allah Ta’ala tidak mewajibkan kepada hamba-Nya satu kewajiban kecuali menjadikan baginya batasan yang diketahui, kemudian ia memaafkan pelakunya di saat tidak bisa melakukan selain zikir. Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak menjadikan baginya batasan akhirnya dan tidak memaafkan seseorang dalam meninggalkannya kecuali yang terpaksa meninggalkannya.

Allah Ta’ala berfirman:

قال تعالى :﴿ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ ﴾ [النساء: 103]

… ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. (QS. an-Nisaa`:103)

Malam dan siang, di darat dan di laut, saat safar dan menetap, kaya dan fakir, sakit dan sehat, tersembunyi dan tidak, dalam setiap kondisi, bila kamu melakukan hal itu niscaya Allah subhanahu wa ta’ala dan para malaikat-Nya mengucapan shalawat kepadamu.

Mu`adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Tidak ada sesuatu yang lebih menyelamatkan dari siksa Allah Ta’ala selain zikir kepada Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala menyebutkan zikir dalam ayat yang sangat banyak dalam al-Qur`an dan menjadikan zikir-Nya bagi yang berzikir sebagai balasan bagi yang berzikir kepada-Nya, sesungguhnya ia yang terbesar dan menutup amal shalih dengannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( ألا أنبئكم بخير أعمالكم وأزكاها عند مليككم وأرفعها في درجاتكم وخير لكم من إنفاق الذهب والورق وخير لكم من تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم ويضربوا أعناقكم ! قالوا: بلى! قال: ذكر الله تعالى )) [أخرجه الترمذي].

“Maukah kamu kukabarkan amalmu yang terbaik dan paling bersih di sisi Raja-mu, paling tinggi pada derajatmu, lebih baik bagimu dari berinfak emas dan perak, lebih baik dari bertemu musuhmu lalu kamu menebas leher mereka dan mereka menebas lehermu? Mereka menjawab: ‘Tentu.’ Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala.’ (HR At-Tirmidzi).

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( أحب الكلام إلي الله أربع سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر لا يضرك بأيهن بدأت ))
[أخرجه مسلم].

‘Ucapan yang paling dicintai Allah subhanahu wa ta’ala ada empat: ‘subhanallah (maha suci Allah), al-hamdulillah (segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala), laailaaha illallah (Tidak Ilah yang berhak disembah selain Allah subhanahu wa ta’ala), dan allahu akbar (Allah Maha Besar). Tidak mengapa engkau memulai dengan yang manapun”. (HR Muslim).

Faedah ‘laailaaha illallah’ ada dua keistimewaan. Pertama, sesungguhnya semua hurufnya ada jaufiyah (rongga), dan huruf jauf adalah yang tempat keluarnya adalah dari rongga. Tidak ada padanya satu huruf dari huruf syafahiyyah (bibir) yang tempat keluarnya dari dua bibir, seperti ba’, faa`, mim, sebagai isyarat bahwa mendatangkannya dari rongga yang murni, yaitu hati, bukan dari kedua bibir. Wallah’alam. (ave/sindonews.com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hati-hati New Normal

Next Post

Doni Monardo Pastikan Pendidikan Jadi Sektor yang Dibuka Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka :

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

...

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

Jangan Meremehkan 5 Dosa yang Berat Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat Ini

12 Agustus 2026

...

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

6 Agustus 2026

...

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

1 Agustus 2026

...

Kejamnya Fitnah, Hukumnya Menurut Islam, dan Mengetahui Karakter Pembuat Fitnah

Kejamnya Fitnah, Hukumnya Menurut Islam, dan Mengetahui Karakter Pembuat Fitnah

27 Juli 2026

...

Load More
Next Post
Doni Monardo Pastikan Pendidikan Jadi Sektor yang Dibuka Terakhir

Doni Monardo Pastikan Pendidikan Jadi Sektor yang Dibuka Terakhir

Luhut Harus Gelar Debat dengan Rizal Ramli Kalau Tidak Mau Dicap Pembohong

Luhut Harus Gelar Debat dengan Rizal Ramli Kalau Tidak Mau Dicap Pembohong

Discussion about this post

TERKINI

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

28 Agustus 2026

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

27 Agustus 2026

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026

Tanggapi Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Terobosan “Ubi Bombing” dan Pengerahan Tim Alpha

24 Agustus 2026

Soal Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah, Kemenhaj Fasilitasi Proses Mediasi

23 Agustus 2026

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

21 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video