• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini

Hati-hati New Normal

by Avesiar
10 Juni 2020 | 21:03 WIB
in Nasional & Opini, Sosial
Reading Time: 1 min read
A A
Hati-hati New Normal

Ilustrasi menjaga jarak sosial di bank. Foto: Dok. BRI via kumparan.com

Pemerintah melalui Kemenhub sudah menghapus ketentuan batas maksimum di transportasi umum yakni 50 persen. Hal itu tertuang dalam Permenhub No 41 Tahun 2020.

Berbagai pelonggaran yang dilakukan pemerintah itu menuai pro dan kontra. Sebab, kasus positif virus corona saban hari masih tinggi.

Sejumlah negara bisa menjadi contoh, salah satunya Korea Selatan di mana kasus corona kembali melonjak setelah semua dibuka. Perlu ada kehati-hatian dalam penerapan new normal.

Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mengingatkan pemerintah, setiap kebijakan yang diambil dalam penerapan new normal haruslah berbasis data.

“Wacana New Normal tanpa tahapan berbasis data, hanya akan menimbulkan masalah baru. Jangan sampai ada peningkatan yang lebih tajam lagi angka positif COVID-19,” kata Mufida saat dimintai tanggapan, Rabu (10/6).

DKI sendiri yang masih dalam masa transisi mengalami kenaikan kasus positif signifikan. Pekan ini rata-rata mencapai 105 kasus, itu tercatat pada 4 hingga 8 Juni.

Mufida mengingatkan, pertimbangan data kasus COVID-19 yang tinggi itu harus menjadi pertimbangan serius pemerintah. Dia meminta agar pemerintah tak terburu-buru melakukan penormalan.

“Jangan terburu-buru ambil kebijakan penormalan tanpa data, tanpa persiapan dan sebelum memenuhi kriteria WHO,” sebut Politikus PKS itu.

Bacaan Terkait :

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

Load More

Dia juga mengomentari urutan Indonesia yang masuk posisi buncit dalam 100 negara aman dari COVID-19 versi majalah Forbes. Indonesia berada di nomor 97 jauh di bawah Malaysia, Thailand, bahkan Myanmar. Menurut Mufida harus ada evaluasi dalam penanganan COVID-19 saat ini.

“Harus jadi evaluasi bagi pemerintah Indonesia. Apalagi dengan penambahan positif menembus di atas 1.000 kasus. Harus ada evaluasi dan perbaikan penanganan wabah COVID-19 di Indonesia,” katanya.

“Kesehatan dan keselamatan jiwa rakyat Indonesia harus diutamakan dari apa pun,” pungkas Mufida. (ave/dikutip dari kumparan. com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Yuri Jelaskan Penyebab Rekor Baru Penambahan Kasus Baru Covid-19

Next Post

Allah Mencintai Orang-Orang yang Lisannya Basah karena Zikir

Mungkin Anda Juga Suka :

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

...

Pelantikan Jenderal Tandyo Budi Revita Sebagai KSAD dan Jenderal Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI

Pelantikan Jenderal Tandyo Budi Revita Sebagai KSAD dan Jenderal Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI

16 Oktober 2026

...

Pernyataan Sikap MUI, Pembatalan Konser Andrea Bocelli Simpatisan Israel di Indonesia Harus Dilakukan

Pernyataan Sikap MUI, Pembatalan Konser Andrea Bocelli Simpatisan Israel di Indonesia Harus Dilakukan

16 Oktober 2026

...

Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Beras Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Beras Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

15 Oktober 2026

...

Pesan yang Disampaikan Habib Umar bin Hafidz Saat Silaturahmi ke Kantor PBNU

Pesan yang Disampaikan Habib Umar bin Hafidz Saat Silaturahmi ke Kantor PBNU

13 Oktober 2026

...

Load More
Next Post
Allah Mencintai Orang-Orang yang Lisannya Basah karena Zikir

Allah Mencintai Orang-Orang yang Lisannya Basah karena Zikir

Doni Monardo Pastikan Pendidikan Jadi Sektor yang Dibuka Terakhir

Doni Monardo Pastikan Pendidikan Jadi Sektor yang Dibuka Terakhir

Discussion about this post

TERKINI

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

18 Oktober 2026

Cara Mensucikan Ketika Tanpa Sengaja Memakan Daging Babi

17 Oktober 2026

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video