• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World

Bukan Cuma Beijing, Seoul Juga Terancam Gelombang 2 Corona

by Avesiar
16 Juni 2020 | 21:24 WIB
in World
Reading Time: 2 mins read
A A
Bukan Cuma Beijing, Seoul Juga Terancam Gelombang 2 Corona

Wabah Virus di Korea Selatan (AP/Ahn Young-joon) via CNBCIndonesia.com

Otoritas kesehatan Korea Selatan menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan wabah virus corona (COVID-19) di negaranya. Itu dikarenakan ada banyak kluster wabah baru yang bermunculan akibat penularan dari pengecer produk kesehatan Richway yang berbasis di Seoul.

Pengecer tersebut umumnya memiliki pelanggan orang lanjut usia. Selain itu, pihak berwenang juga dihadapkan pada fakta bahwa banyak pasien yang terinfeksi COVID-19 tidak diketahui jalur penularannya dan tidak menunjukkan gejala.

“Dari 618 kasus yang terdeteksi dalam dua minggu pertama Juni, sebagian besar di Seoul dan provinsi Gyeonggi sekitarnya, 10,2% memiliki rute penularan yang tidak diketahui,” kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), sebagaimana dilaporkan Straits Time, Selasa (16/5/2020).

Ini merupakan kali pertama angka kasus corona Korea Selatan yang tidak diketahui rute penularannya mencapai dua digit. Ini juga kali pertama kasus semacam itu mencapai dua kali lipat dari batas 5% yang telah diharapkan oleh otoritas kesehatan untuk dipertahankan, agar dapat mengelola wabah secara efektif.

Sebab, jika angkanya lebih tinggi dari 5%, dapat memicu rantai infeksi yang lebih luas, kata mereka. Lebih parah lagi, sekitar setengah dari semua infeksi tidak menunjukkan gejala, membuatnya sulit untuk dideteksi.

“Karena kita tidak tahu siapa yang terinfeksi atau tidak, penting bagi setiap orang untuk mengikuti aturan kebersihan (seperti yang direkomendasikan oleh pemerintah) dalam kehidupan sehari-hari mereka dan mempraktikkan jarak sosial,” kata direktur KCDC Jung Eun-kyeong pada konferensi pers.

Korea Selatan pernah menjadi negara dengan kasus corona terbanyak kedua di dunia, setelah China, pusat wabah. Namun negara itu dapat dengan cepat meratakan kurva infeksi karena menjalankan pengujian besar-besaran, pelacakan kontak yang agresif, dan jarak sosial yang ketat.

Sayangnya, sekarang negeri K-Pop dihantui kekhawatiran lahirnya gelombang kedua wabah akibat banyaknya cluster COVID-19 yang bermunculan. Apalagi pada saat ini jumlah kasus baru harian cukup tinggi, berkisar antara 30 hingga 50 kasus.

Bacaan Terkait :

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

Load More

Sebelumnya pada Senin Korea Selatan melaporkan 37 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 12.121 kasus. Sementara angka kematian akibat COVID-19 di negara itu naik menjadi 277 kasus.

Menurut Worldometers, total kasus corona di Korea Selatan per Selasa ini telah mencapai 12.155 kasus dengan 278 kematian dan 10.760 sembuh.

Menteri Kesehatan Park Neung-hoo mengatakan sudah ada 27 wabah kluster yang terbentuk sejak awal Mei, ketika pemerintah melonggarkan aturan jarak sosial karena ada penurunan jumlah kasus harian di bawah 50, dan jumlah kasus yang tidak dapat dilacak di bawah 5%.

Lebih lanjut, Park menambahkan bahwa situasi di daerah ibu kota sangat serius, karena infeksi dari Richway telah menyebar ke setidaknya delapan tempat lain. Richway adalah perusahaan penjualan dari pintu ke pintu yang menyelenggarakan acara pemasaran yang menargetkan orang lanjut usia, seperti seminar kesehatan dan kegiatan rekreasi, untuk menjual produk kepada mereka.

Jumlah kasus yang ditelusuri terhubung ke kluster telah meningkat menjadi 169, termasuk 41 kasus pada mereka yang secara pribadi mengunjungi perusahaan.

Penemuan kasus di kluster Richway terjadi setelah seorang pria berusia 72 tahun yang bekerja untuk Richway dites positif pada 2 Juni. Setelahnya, pihak berwenang menguji 10 rekan kerja pria itu dan 188 orang yang mengunjungi kantor di distrik Gwanak Seoul dari 22 Mei hingga 1 Juni.

Infeksi dari sana telah menyebar ke sebuah perusahaan desain interior (32 kasus), sebuah perusahaan penjualan dari pintu ke pintu yang terpisah (16), sebuah akademi swasta Inggris (14), sebuah call center (11), tempat penampungan bagi para migran China (delapan) dan tiga gereja (25).

Akibat penyebaran yang terjadi di kalangan lansia, pejabat kesehatan telah mengimbau para lansia untuk berhenti berkumpul di ruang kecil tanpa jendela dan untuk memakai masker dan pembersih tangan jika memang harus tetap berkumpul.

Orang-orang lanjut usia adalah kelompok yang paling rentan terinfeksi COVID-19 dengan tingkat kematian tertinggi. Data menunjukkan bahwa 40% kasus baru yang dikonfirmasi di negara itu dari 7-13 Juni menimpa orang-orang yang berusia 60-an atau lebih.

“Orang tua cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah, yang berarti konsekuensi dari infeksi bisa berakibat fatal,” kata Park. (ave/dikutip dari cnbcindonesia.com)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pakai Masker Efektif Kurangi Penularan Corona, Nih Buktinya!

Next Post

Eropa Buka Kembali Perbatasan, China Hadapi Gelombang Kedua

Mungkin Anda Juga Suka :

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026

...

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026

...

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

17 Agustus 2026

...

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026

...

Mengerikan, Trump Pindah Pesawat Naik Truk Katering Tinggalkan Pesawat Kepresidenan dengan Staf dan Wartawan Diumpankan

Mengerikan, Trump Pindah Pesawat Naik Truk Katering Tinggalkan Pesawat Kepresidenan dengan Staf dan Wartawan Diumpankan

11 Agustus 2026

...

Load More
Next Post
Eropa Buka Kembali Perbatasan, China Hadapi Gelombang Kedua

Eropa Buka Kembali Perbatasan, China Hadapi Gelombang Kedua

4 Negara Pesan Vaksin Covid-19, Ada Indonesia?

4 Negara Pesan Vaksin Covid-19, Ada Indonesia?

Discussion about this post

TERKINI

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

29 Agustus 2026

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

28 Agustus 2026

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

27 Agustus 2026

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026

Tanggapi Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Terobosan “Ubi Bombing” dan Pengerahan Tim Alpha

24 Agustus 2026

Soal Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah, Kemenhaj Fasilitasi Proses Mediasi

23 Agustus 2026

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video