Avesiar.com
Humor Keluarga : Mencari Kucing Hilang
Seorang gadis menangis di pinggir jalan. Lalu seorang bapak menghampiri dan menyapanya.
“Adik manis, kenapa menangis?”
“Kucing saya hilang…,” jawabnya dengan isakan tangis.
“Bolehkah saya bantu untuk mengiklankannya di Internet?”
“Percuma Pak, kucing saya kan tidak bisa akses internet.”
Humor Anak Sekolah : Pulang Sekolah Lebih Cepat
Ibu: “Ron, kenapa kamu pulang sekolah lebih cepat dari biasanya?
Roni: “Karena hanya Roni Mah… yang bisa menjawab pertanyaan Pak Guru. Dapat libur 3 hari lagi?
Ibu: “WAHH….bagusss…itu baru namanya anak mama…Pertanyaan apa sih yang Pak Guru tanyakan?
Roni: “Siapa yang barusan melempar kapur ke kepala saya?

Pergi Menonton Konser
Murid-murid dari sebuah sekolah diajak menonton sebuah konser oleh gurunya yang memiliki selera tinggi dalam hal musik.
Murid-murid itu juga ditraktir minum teh botol, makan kue, kacang, cokelat, dan makanan kecil lainnya untuk membuat mereka senang.
“senang kalian pergi menonton konser?” tanya Guru.
“Ya, Pak,” jawab mereka serempak, “Kecuali musiknya!”
Penyebab Rasa Sakit
Budi baru pulang dari sekolah mengeluh kepada ibunya,
Budi : “Bu, perutku sakit.”
Ibu : “Itu karena perutmu kosong. Sana makan dulu, kalau sudah diisi akan sembuh sendiri,” ujar ibunya bijak.
Sore itu, ayah Budi baru pulang kerja dan berkata pada ibunya,
Ayah : “Aduh ma, tiba-tiba kepalaku sakit.”
Sebelum ibunya menjawab sepontan saja Budi berkata,
Budi : “Itu karena kepala Ayah kosong!”
?????!!!!!????
Jokes Anak Kecil : Baru Lapor Polisi
Seorang anak kecil tergopoh-gopoh menghubungi polisi melalui handphone-nya.
Anak : “Hallo pak polisi? Tolong pak, saat ini paman saya sedang dikeroyok oleh 4 orang preman?
Polisi : “Sudah berapa lama, Dik?
Anak : “Sejak 20 menit yang lalu, Pak?
Polisi : “Lho?? Kenapa baru telepon sekarang?
Anak : “Soalnya sampai 20 menit yang lalu paman saya masih unggul Pak?
Nilai Rapot Merah Semua
Cerita ini mengisahkan seorang anak yang memperlihatkan nilai laporan sekolahnya ke pada bapakknya.
Joni : “Pak Pak Joni sudah dibagi rapot…”
Bapak : “Udah di bagi rapot? Coba bapak liat…”
Joni : “Tuh di meja pak ambil saja.”
Bapak : “Coba bapak liat… Waduhhh kamu ini Joni jadi anak bodo banget masa nilai di rapot kamu merah semua. Kalau begini Bapak percuma sekolahin kamu!!!” (dengan penuh emosi dan amarah yang meledak-ledak)
Joni : “Pak Pak sebentar dulu…” (bingung) “Masa sih pak, nilai Joni kan bagus semua gak ada yang merah…” (agak emosi dan takut dan aneh)
Bapak : “Terus ini apa warna apa? Bukan warna merahhhhh??!!”
Joni : “Coba Mana Liat!! Waduhhhhh kok banyak merahnya yaaa padahal tadi di sekolah gak ada merahnya sumpah deh, Pak..”
Bapak : “Ah, kamu ini alasan!!”
Joni : “Ehh, sebentar. Kok ini rapot laporan tahun 1989, taun sekarang kan tahun 2010… Coba lihat dulu sampul depannya ini rapot siapa. Yeee ini mah RAPOT BAPAK WAKTU DULU…”
Bapak : “???”
(ard/dongengceritarakyat.com)













Discussion about this post