Avesiar – Jakarta
Universitas Airlangga (Unair) mencatat Ainun Albarr Qolby Mecca sebagai mahasiswa termuda 2021. Mahasiswa Fakultas Kedokteran ini baru berusia 15 tahun 9 bulan. Bagaimana Albarr bisa kuliah di Unair?
Albarr mengaku semasa SMA sering mengikuti berbagai kegiatan. “Saya pernah berhasil lolos hingga final dalam Olimpiade Kedokteran Internasional, yaitu MEDSPIN 2020 yang diselenggarakan Unair,” kata dia seperti dikutip Tempo dari laman Unair News, Jumat, 10 September 2021.
Ia juga pernah menjadi peserta termuda Lomba Kuis Kihajar yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Selain itu, ia juga aktif mengikuti ekstra kulikuler Bahasa Inggris dan Karya Tulis Ilmiah (KTI).
Perjuangannya memasuki Unair tak lepas dari dukungan keluarga. Albarr, yang semasa sekolah mengikuti program akselerasi ini, merasa dukungan keluarganya sangat besar karena mereka selalu berusaha memfasilitasi kebutuhan pendidikannya.
Selain keluarga, kata dia, teman-temannya juga memiliki peran tak kalah penting. “Saya sering belajar bersama mereka dan mereka juga mendukung impian besar saya untuk menjadi dokter,” ungkap alumni SMA Negeri 2 Lamongan ini.
Dalam proses pendaftaran hingga ia diterima di FK Unair tentu tidak mudah. Ia mengikuti berbagai seleksi hingga jalur tes mandiri supaya bisa berkuliah demi mencapai cita-citanya. Proses tersebut menjadi pembelajaran bagi Albarr.
Tak lupa ia berpesan kepada pelajar lainnya supaya menyeimbangkan waktu belajar dengan kehidupan sosial. “Belajar dan istirahat itu harus seimbang. Istirahat di sini adalah kegiatan di luar belajar dan bisa berarti olahraga, ngobrol, refreshing, dan lain-lain,” ujar dia.
Ke depannya, mahasiswa kelahiran 30 November 2005 tersebut berencana mencari teman sebanyak mungkin, serta memperbanyak pengalaman, ilmu, dan soft skill. Ia juga ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya. (dwi)













Discussion about this post