Avesiar.com
Setiap kegiatan seorang Muslim tidak lepas dari tuntunan Al Qur’an dan Hadits. Sehingga setiap Muslim dan Muslimah senantiasa terjaga dari keburukan-keburukan yang ada, benar dan baik dalam bertingkah laku, serta tertuntun agar tidak salah dalam hal beribadah serta bermualamah.
Dalam hal ke luar dari rumah atau bepergian pun setiap Muslim dan Muslimah diajarkan dzikir dan doa yang bertujuan mendapat selamat dan dalam perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala selama dalam perjalanan.
Agar dapat mengamalkannya, berikut dzikir dan doa yang dikumpulkan oleh avesiar.com dari berbagai sumber:
Doa berpergian jarak jauh
Allohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Allohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli.
Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga”.
Doa sebelum pergi atau keluar rumah
“Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.”
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja.”
Doa naik kendaraan
“Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi la ghofurur rahim.”
Artinya: “Dengan nama Allah, yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku Pemaaf dan Pengasih.”
Doa ketika memasuki suatu wilayah
“Allaahumma rabbas samaawaatis sab’i wamaa adhlalna wal aradiinas sab’i wamaa aqlalna warabbasy syayaathiini wamaa adhlalna warabbar riyaahi wamaa dzaraina as-aluka khaira haadzihil qaryati wakhaira ahlihaa wakhaira maa fiihaa, wana’uudzu bika min syarri haa wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa.”
Artinya:
“Ya Allah Rabb pemilik tujuh lapis langit dan apa yang dinaunginya, Rabb tujuh lapis bumi dan apa yang dikandungnya, Rabb para syetan dan apa yang disesatkannya dan Rabb angin dan apa yang dihembuskannya, aku mohon kepadaMu kebaikan daerah ini, kebaikan penduduknya, serta kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan daerah ini, keburukan penduduknya serta keburukan yang ada di dalamnya.” (HR. Hakim, Ibnu Hikam dan Baihaqi; shahih).
Doa Bepergian dengan Kendaraan
“Subhaanal ladzii sakhkhara lanaa haadzaa, wamaa kunnaa lahuu muqriniina wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun”.
Artinya:
“Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS Az-Zukhruf 13-14).
Doa untuk melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan.
Berdasarkan hadis, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menganjurkan umatnya untuk istiqomah membaca di sore hari:
“A’udzu bi-kalimatillahi-t-tammati min syarri ma khalaq”
Artinya:
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk ciptaan-Nya.”
Berikut hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,
“Ada seseorang datang kepada Rasulullah dan berkata, ‘wahai Rasulullah, semalam aku bertemu seekor kalajengking yang hendak menyengatku’. Nabi Muhammad berkata, ‘andaikan kamu membaca A’udzu bi-kalimati-llahi-ttaammati min syarri ma khalaq, niscaya ia tidak akan membahayakanmu’.”
Dzikir atau doa untuk terhindar dari marabahaya dan mudharat dibaca pada pagi dan petang
“Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.”
Artinya:
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.” (HR. Abu Daud no. 5088, 5089, Tirmidzi no. 3388, dan Ibnu Majah no. 3869. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
Doa Rasulullah untuk Terhindar dari Wabah Penyakit
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal barashi, wal junūni, wal judzāmi, wa sayyi’il asqāmi.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit yang buruk.”
Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,
“Diriwayatkan kepada kami di kitab Abu Dawud dan An-Nasa’i dengan sanad yang bagus dari Anas–radliyallahu anhu – Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.’ (HR Abu Dawud dengan sanad shahih).”
Membaca ayat Kursi saat ke luar rumah agar para Malaikat turut menjaga
Pertama, didoakan oleh 70 para malaikat. Hal ini sebagaimana riwayat yang disebutkan dalam kitab Nuzhatul Majalis wa Muntakhabin Nafais, dari Abu Hurairah;
“Dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, beliau bersabda; Barangsiapa keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca Ayat Kursi, maka Allah akan mengutus kepadanya tujuh puluh malaikat yang akan memohonkan ampun dan mendoakannya. Kemudian ketika dia kembali ke rumahnya dan masuk rumah dengan membaca Ayat Kursi, maka Allah menghilangkan kefakiran yang ada di depan matanya.”
Kedua, diselamatkan dari semua keburukan dan bahaya hingga pulang ke rumah. Hal ini sebagaimana riwayat yang disebutkan dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar berikut;
“Barangsiapa membaca ayat Kursi ketika keluar dari rumahnya, maka dia tidak terkena keburukan hingga dia kembali.”
Ketiga, hajat akan terpenuhi. Hal ini sebagaimana riwayat yang disebutkan dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar berikut;
“Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada Sayidina Ali; Wahai Ali, jika kamu keluar dari rumahmu untuk suatu hajat, maka hendaklah kamu membaca ayat Kursi. Sesungguhnya hajatmu Insya Allah akan ditunaikan.”
Itulah beberapa dzikir dan doa yang dapat diamalkan saat ke luar rumah dan bepergian. Semoga bermanfaat. Wallahua’alam. (ard)













Discussion about this post